Tuesday, September 29, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Pengguna Chrome Disarankan Periksa Folder Tersembunyi, Ada File AI 4 GB yang Muncul Tanpa Izin

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
May 13, 2026
in Berita
0
Pengguna Chrome Disarankan Periksa Folder Tersembunyi, Ada File AI 4 GB yang Muncul Tanpa Izin
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Para pemakai browser Google Chrome wajib buru-buru memeriksa kapasitas penyimpanan laptop atau PC mereka. Pasalnya, Chrome diam-diam mengunduh file model kecerdasan buatan (AI) milik Google yang bernama Gemini Nano berukuran sekitar 4 GB. Yang lebih mengkhawatirkan, proses ini berlangsung tanpa pemberitahuan sedikit pun dan jelas-jelas tanpa izin dari pengguna.

Peneliti privasi kenamaan, Alexander Hanff, untuk pertama kalinya mengungkap temuan mencengangkan ini. Ia secara tidak sengaja menemukan sebuah file mencurigakan bernama “weights.bin” yang tersimpan rapi di folder khusus Chrome. Ukurannya? Wah, jangan kaget—mencapai sekitar 4 GB! Bayangkan, sebesar itu tanpa sepengetahuan kita.

Related posts

Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

Table of Contents

Toggle
  • Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta
  • Soroti Risiko Senjata Digital, Bill Gates Desak Pembuat Hukum Buat Aturan Ketat untuk AI
    • Begini Cara Praktis Mengeceknya di Windows:
  • Google Akhirnya Buka Suara
  • Cara Mematikan dan Menghapusnya dengan Mudah

Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

September 29, 2026
Soroti Risiko Senjata Digital, Bill Gates Desak Pembuat Hukum Buat Aturan Ketat untuk AI

Soroti Risiko Senjata Digital, Bill Gates Desak Pembuat Hukum Buat Aturan Ketat untuk AI

September 28, 2026

Lalu, file sebesar itu sebenarnya apa? Ternyata, file tersebut tidak lain merupakan model AI Gemini Nano versi lokal (on-device) yang Google pakai untuk menjalankan sejumlah fitur AI di browser Chrome. Jadi, Google sudah menggelar “tamu tak diundang” di laptop kita.

Begini Cara Praktis Mengeceknya di Windows:

Pertama, tekan tombol Windows + R di keyboard kamu. Kemudian, ketik %LOCALAPPDATA% dan tekan enter. Setelah itu, ikuti petualangan kecil mencari folder “Google\Chrome\User Data\OptGuideOnDeviceModel”. Nah, di dalam sana, segera cek apakah ada file bernama “weights.bin” dengan ukuran sekitar 4 GB. Jika ada, berarti laptop kamu jadi “korban” diam-diam Google.

Selain di Windows, keberadaan file serupa juga muncul di perangkat Mac berbasis Apple Silicon dan komputer Linux Ubuntu. Jadi, pengguna Mac jangan senang dulu, ya! Untuk kamu yang pakai Mac, buka Terminal dan masukkan perintah berikut ini:
du -sh ~/Library/Application\ Support/Google/Chrome/Default/OptGuideOnDeviceModel/

Proses unduhan berlangsung diam-diam di latar belakang tanpa satu pun notifikasi atau peringatan kepada pengguna. Menurut laporan yang beredar, unduhan otomatis ini aktif begitu fitur AI Chrome menyala. Ironisnya, fitur tersebut secara default sudah dalam posisi “on” di versi terbaru Chrome. Jadi, tanpa sadar, kita sudah memberi “tiket masuk” bagi file raksasa ini.

Ukuran file 4 GB jelas cukup membebani banyak pengguna. Apalagi bagi pemilik laptop dengan kapasitas penyimpanan kecil, misalnya 256 GB, atau mereka yang berlangganan internet dengan kuota terbatas. Satu file ini bisa menghabiskan ruang berharga dan menguras kuota tanpa izin. Namun, masalahnya bukan cuma soal penyimpanan dan kuota. Yang lebih parah adalah minimnya informasi yang Google berikan kepada kita, para pengguna, tentang fungsi sebenarnya dari model AI tersebut.

Chrome versi terbaru, tepatnya versi 147, memang menghadirkan tombol keren “AI Mode” di address bar. Banyak dari kita mengira fitur AI itu berjalan memanfaatkan model Gemini Nano lokal yang sudah diunduh ke perangkat. Ternyata dugaan itu meleset! Menurut temuan Hanff yang mencengangkan, fitur AI Mode tetap mengirimkan semua permintaan pengguna ke server Google. Sementara model Gemini Nano lokal yang membuang-buang ruang itu justru dipakai untuk fitur lain seperti “Help me write” atau “Bantu saya menulis”. Jadi, jelas ada kesenjangan informasi di sini.

Tidak berhenti di situ, Hanff juga menuding Google berpotensi besar melanggar aturan privasi Uni Eropa, khususnya ePrivacy Directive. Pasalnya, Google menyimpan data di perangkat pengguna tanpa persetujuan eksplisit. Ini pelanggaran serius di kawasan yang sangat melindungi data warganya.

Google Akhirnya Buka Suara

Setelah ramai diperbincangkan, Google pun memberikan tanggapan resmi. Perusahaan raksasa itu mengatakan bahwa Gemini Nano sudah tersedia di Chrome sejak tahun 2024 sebagai model AI ringan yang dirancang berjalan langsung di perangkat (on-device). Menurut Google, model tersebut dipakai untuk mendukung fitur keamanan seperti deteksi penipuan dan API pengembang. Dengan cara ini, Google mengklaim tidak perlu mengirim data sensitif pengguna ke cloud.

Google juga menambahkan klausul menarik: model AI itu akan otomatis terhapus jika perangkat kekurangan ruang penyimpanan. Namun, apakah kita mau menunggu sampai laptop kita kehabisan memori baru file ini hilang? Tentu tidak.

Lebih lanjut, Google menyatakan, “Pada Februari, kami mulai meluncurkan kemampuan bagi pengguna untuk mematikan dan menghapus model langsung dari pengaturan Chrome. Setelah dinonaktifkan, model tidak akan lagi diunduh atau diperbarui.” Nah, ini baru namanya solusi.

Cara Mematikan dan Menghapusnya dengan Mudah

Pengguna juga bisa menonaktifkan fitur tersebut secara manual melalui menu chrome://flags. Setelah masuk, cari opsi bertuliskan “on-device optimization guide”, lalu ubah pengaturannya menjadi “disabled”. Selesai! Selain itu, bagi pengguna Windows, terdapat cara lebih teknis, yaitu memblokir unduhan permanen lewat pengaturan registry. Cara ini direkomendasikan bagi mereka yang benar-benar tidak ingin Google “iseng” lagi di masa depan, sebagaimana dirangkum dari laporan Android Headlines.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera cek laptop atau PC kamu sekarang juga. Jika menemukan file “weights.bin” sebesar 4 GB, segera hapus dan nonaktifkan fitur tersembunyi ini. Jangan biarkan Google diam-diam menggerogoti ruang penyimpanan dan kuota internetmu tanpa izin. Tetap waspada dan kendalikan perangkatmu sendiri!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Google Chrome
Previous Post

Mulai dari Zenbook S14 hingga Vivobook 14 Flip OLED, ASUS Resmi Bawa Laptop AI ke Pasar Indonesia

Next Post

Harga Mulai Rp 35 Juta, Acer Predator Helios Neo 16S AI Hadir dengan Garansi 3 Tahun di Indonesia

Next Post
Pengguna Chrome Disarankan Periksa Folder Tersembunyi, Ada File AI 4 GB yang Muncul Tanpa Izin

Harga Mulai Rp 35 Juta, Acer Predator Helios Neo 16S AI Hadir dengan Garansi 3 Tahun di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Sinyal iPad mini 8 Makin Jelas: Hadirkan Chip A20 Pro dan Kamera Baru, Upgrade Layar OLED Masih Dinanti

Sinyal iPad mini 8 Makin Jelas: Hadirkan Chip A20 Pro dan Kamera Baru, Upgrade Layar OLED Masih Dinanti

1 day ago
Kurangi Ketergantungan pada Nvidia, Microsoft Luncurkan Chip AI Maia 200, Dibangun dengan Proses 3nm TSMC

Kurangi Ketergantungan pada Nvidia, Microsoft Luncurkan Chip AI Maia 200, Dibangun dengan Proses 3nm TSMC

8 months ago
Realme Neo 8 Akhirnya Rilis, Bawa Chipset Terbaru dan Kapasitas Baterai Ekstra Besar

Realme Neo 8 Akhirnya Rilis, Bawa Chipset Terbaru dan Kapasitas Baterai Ekstra Besar

8 months ago
Fitur Baru Spotify: Kini Bisa Bikin Podcast Otomatis Berbasis AI dari Aktivitas Digital Anda

Situs Polymarket Tidak Bisa Diakses Lagi di Indonesia, Komdigi: Ini Bentuk Judi Online

4 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Strategi Adaptif Dragon Hatch Produk PG Soft Mendorong Saldo Dana Cair Evaluasi Komprehensif 5 Lions Megaways dari Pragmatic Play Buat Saldo Riset Algoritma Caishen Wins Besutan PG Soft Bikin Saldo Dana Observasi Probabilitas Buffalo King Megaways dari Pragmatic Play Mendorong Saldo Teknik Membaca Fluktuasi Ganesha Fortune Karya PG Soft Buat Saldo Analisis Kejutan Sugar Rush Xmas Milik Pragmatic Play Bikin Saldo Strategi Riset Treasures of Aztec Produk PG Soft Mendorong Saldo Menyelami Desain Visual PGSoft Rahasia Grafis 3D yang Memikat Pemain 7 Game PGSoft dengan Tema Nusantara yang Wajib Dicoba PANDUAN Memilih Slot pgsoft Berdasarkan Volatilitas dan Gaya Bermain Inovasi Fitur Megaways dan Cluster di Game PGSoft Apa Bedanya PGSoft Di Era mobile Mengapa tampilannya Semakin Ringan Dan Cepat Dari Aztec Hingga samurai Perjalanan tema Legendaris Dalam Slot PGSoft Tips Mengenali Game pgsoft Berkualitas dari Animasi Suara Dan Simbol Rahasia Di Balik simbol Scatter dan Bonus Buy Di PGSoft Tren Slot 2026 judul PGSoft yang Diprediksi Paling Banyak Dicari Bermain PGSoft SECARA bertanggung Jawab batasan Waktu Budget Dan Hiburan Mahjong Ways dari PG Soft Analisis Game Puzzle Wild West Gold Pragmatic Play Nuansa Game Koboi Gates of Olympus Game Multiplier Mekanisme Permainan Sweet Bonanza Game Match Style Penuh Warna Starlight Princess Pragmatic Play Game Fantasi Mahjong Wins 3 PG Soft Game Puzzle Modern Lucky Neko Game Arcade dan Puzzle Sugar Rush 1000 Konsep Match Style Dinamis Sweet Bonanza Xmas Tema Musiman Match Style Wild Bounty Showdown Tema Wild West Multiplier Mahjong Ways 2 PG Soft Struktur Game Puzzle Baccarat Online Game Kartu Klasik Ragam Game Digital PG Soft Pragmatic Play Dari Mahjong Hingga Game Multiplier Tren Permainan PG Soft Pragmatic Play Beragam Genre Game Online Perbedaan Game Puzzle Match Style Kartu Multiplier Mahjong Ways Lucky Neko Sweet Bonanza Tren Game Online 2026 Wild West Gold Starlight Princess Analisis Sistem Transaksi Game PG Soft Pragmatic Play Puzzle Arcade Match Style Hingga Game Kartu Di Balik Layar PGSoft Rahasia Animasi UX yang Bikin Game Terasa Hidup Membedah Formula Kreatif PGSoft Tema Karakter dan Narasi yang Menonjol PGSoft Dan Revolusi Mobile First Kenapa tampilannya Ringan di HP Anatomi Game PGSoft Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus dari Sisi Desain Dari Mahjong Ways ke Wild Bandito Evolusi Tema Populer di PGSoft PGSoft Vs Provider global Siapa Lebih Inovatif Dalam Grafis dan Mekanisme Tren Mekanik Di pgsoft Cluster Pays Megaways Dan Fitur interaktif Lainnya Psikologi Gamifikasi PGSoft Kenapa Game Mereka Mudah Dipahami Pemain Baru Kelebihan dan Kekurangan PGSoft Ulasan Netral untuk Konten Edukasi Masa Depan PGSoft AI VR dan Personalisasi dalam Industri Game Digital Mengupas Bahasa VISUAL PGSoft Warna Simbol dan Hierarki Informasi Di Layar Kecil Sound Design PGSoft Rahasia Musik dan Efek Suara yang Membuat Game Terasa Imersif Desain UI Mobile PGSoft Navigasi Cepat Tombol Responsif dan Aksesibilitas Pemain Baru Matematika di Balik PGSoft Probabilitas Frekuensi Kemenangan dan Pola Kejutan Lokalisasi Budaya dalam Game PGSoft Strategi Menembus Pasar Asia hingga Global Bedah Fitur Buy Free Spins PGSoft Daya Tarik Instan vs Tantangan Desain Turnamen dan Kompetisi di PGSoft Membangun Interaksi Sosial yang Sehat Dari Sketsa ke Rilis Alur Kerja Desain Game PGSoft di Balik Satu Judul UX Retensi PGSoft Elemen yang Membuat Pemain Ingin Kembali Lagi PGSoft dan Tren Game Vertikal Peluang dan Tantangan di Era Mobile First Animasi dan Timing Seni Membangun Antisipasi di Setiap Putaran PGSoft Psikologi warna PGSoft Membaca Emosi Pemain lewat Palet Dan Kontras Mikrointeraksi dan Haptics Sentuhan Kecil yang Membuat UI PGSoft Terasa Hidup Dari Data ke Desain Analitik Perilaku dan Iterasi Cepat di Game PGSoft Volatilitas sebagai Narasi Mengatur Sensasi Hasil ala PGSoft Maskot dan Dunia Visual Membangun IP yang Mudah Diingat dari Game PGSoft Onboarding Detik Cara PGSoft Mengajarkan Mekanik Tanpa Terasa Menggurui Live Ops dan Event Musiman Strategi PGSoft Menjaga Permainan Tetap Segar RNG Audit dan Transparansi Menjaga Kepercayaan di Balik Layar PGSoft Performa di HP Kelas Bawah Tantangan Optimasi Grafis dan Koneksi PGSoft
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lini Laptop Bisnis Terbaru, ASUS ExpertBook P3 G1 Hadirkan Intel Core Ultra H dan Fleksibilitas Upgrade
  • Solusi Mudah Beli Game, Sony Patenkan Controller PlayStation Berfitur NFC
  • Atomos Rilis Shogun AV-19M, Monitor Hibrida 4K HDR 19 Inci untuk Kebutuhan Siaran dan Studio

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Lini Laptop Bisnis Terbaru, ASUS ExpertBook P3 G1 Hadirkan Intel Core Ultra H dan Fleksibilitas Upgrade

Lini Laptop Bisnis Terbaru, ASUS ExpertBook P3 G1 Hadirkan Intel Core Ultra H dan Fleksibilitas Upgrade

September 29, 2026
Solusi Mudah Beli Game, Sony Patenkan Controller PlayStation Berfitur NFC

Solusi Mudah Beli Game, Sony Patenkan Controller PlayStation Berfitur NFC

September 29, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In