Saturday, October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Sony Kembali Wacanakan Penutupan PlayStation Store di PS3 dan PS Vita, Kali Ini Eksekusi Total

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
July 8, 2026
in Berita
0
Sony Alihkan Produksi Pabrik Cakram PlayStation ke Mikro Optik dengan Investasi Rp 629 M
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Kabar buruk menghantam para pecinta game klasik! Sony secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menutup PlayStation Store untuk PS3 dan PS Vita, dua konsol legendaris yang telah menemani perjalanan gaming selama bertahun-tahun. Keputusan ini tentu saja membuat banyak gamer merasa kehilangan akses untuk membeli game-game digital favorit mereka di kedua platform tersebut.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, Sony akhirnya mengambil langkah tegas untuk menghentikan operasional toko digital di kedua konsol lawas ini. Para pemain tidak akan bisa lagi melakukan transaksi pembelian game digital PS3 dan PS Vita begitu toko resmi ditutup. Namun, ada sedikit kabar lega bagi para kolektor game, karena Sony menegaskan bahwa game-game yang sudah terlanjur dibeli sebelumnya tetap bisa diunduh kembali kapan saja.

Related posts

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Table of Contents

Toggle
    • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
    • Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff
  • Penutupan Bertahap Dimulai 2026, Global Baru 2027
  • Sony Akui Keputusan Berat, Tapi Terpaksa Dilakukan
  • Gamer Klasik Bergerak, Aksi Panic Buying Mengancam
  • Nasib Game Digital Jadi Sorotan, Bisakah Diunduh Selamanya?
  • Kesempatan Terakhir, Manfaatkan Saldo Dompet PlayStation-mu!

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026
Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

October 17, 2026

Penutupan Bertahap Dimulai 2026, Global Baru 2027

Direktur Senior Komunikasi Konten Sony Interactive Entertainment, Sid Shuman, mengungkapkan secara terbuka bahwa PlayStation Store di PS3 akan mulai kehilangan dukungan di beberapa pasar tertentu mulai tahun ini. Setelah itu, perusahaan akan melanjutkan penutupan secara global untuk PS3 dan juga PS Vita pada tahun 2027 mendatang. Tentu saja, kabar ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas gamer seluruh dunia.

Shuman menjelaskan bahwa keputusan berat ini terpaksa diambil karena PlayStation Store terus berkembang untuk mendukung sistem perdagangan modern dengan standar pemrosesan pembayaran terbaru. Sayangnya, PS3 dan PS Vita dianggap sudah tidak mampu lagi mengikuti pembaruan teknis yang dibutuhkan di era digital saat ini. Akibatnya, Sony harus menghentikan layanan toko digital di perangkat-perangkat klasik tersebut demi menjaga kualitas layanan secara keseluruhan.

Toko digital PlayStation Store akan dinonaktifkan secara bertahap di beberapa negara, dimulai dari Meksiko, Honduras, dan Nikaragua pada Agustus 2026 mendatang. Setelah itu, giliran negara-negara Amerika Latin lainnya serta beberapa wilayah di Timur Tengah yang akan mengalami penghentian dukungan pada akhir tahun 2026. Terakhir, penutupan secara global akan dilaksanakan pada Juli 2027, menandai berakhirnya era pembelian game digital di kedua konsol legendaris ini.

Sony Akui Keputusan Berat, Tapi Terpaksa Dilakukan

Sony sendiri mengakui bahwa berita ini mungkin sangat mengecewakan bagi para pemain setia PS3 dan PS Vita yang memiliki kenangan indah dengan generasi game tersebut. Shuman menambahkan bahwa PS3 dan PS Vita mewakili era penting dalam sejarah PlayStation, sehingga keputusan untuk menghentikan layanan ini bukanlah hal yang mudah bagi pihak perusahaan. Namun, di sisi lain, Sony harus terus bergerak maju dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Tim Sony akan lebih fokus memberikan pengalaman bermain terbaik bagi para gamer di perangkat-perangkat baru PlayStation. Karena itu, perusahaan memutuskan untuk mengalihkan banyak karyawan mereka demi mewujudkan visi besar tersebut. Langkah ini diambil agar sumber daya yang ada bisa dimaksimalkan untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Menariknya, sebenarnya rencana penutupan PlayStation Store di PS3 dan PS Vita sudah pernah diumumkan pada tahun 2021 lalu. Namun, Sony memutuskan untuk membatalkan keputusan tersebut setelah mendapatkan gelombang protes keras dari para penggemar setianya. Saat itu, mantan bos PlayStation, Jim Ryan, secara terbuka mengakui bahwa mereka telah membuat keputusan yang salah dan memutuskan untuk mempertahankan layanan toko digital di kedua konsol tersebut.

Gamer Klasik Bergerak, Aksi Panic Buying Mengancam

Setelah pengumuman pembatalan itu, antusiasme para pemain untuk membeli game-game klasik di PS3 dan PS Vita justru melonjak drastis. Banyak gamer yang berbondong-bondong mengoleksi judul-judul legendaris sebelum semuanya menghilang dari peredaran. Ryan pada saat itu mengatakan bahwa Sony akan tetap memberikan dukungan pembelian di kedua konsol lawas ini untuk memenuhi kebutuhan komunitas yang sangat mencintai platform tersebut.

Namun, sepertinya kali ini rencana penutupan akan benar-benar terealisasi tanpa bisa dihindari lagi. Berbeda dengan tahun 2021, hingga saat ini belum terlihat adanya respons penolakan massal dari para gamer terkait penutupan PlayStation Store di PS3 dan PS Vita. Kondisi ini menunjukkan bahwa mungkin para pemain sudah mulai menerima kenyataan bahwa era konsol klasik perlahan akan ditinggalkan demi masa depan industri gaming yang lebih modern.

Para pengamat industri menilai bahwa keputusan Sony ini sebenarnya sudah sangat masuk akal mengingat usia PS3 yang sudah mencapai lebih dari satu dekade. Dengan semakin maraknya konsol generasi terbaru seperti PS5 dan layanan cloud gaming, sudah waktunya bagi perusahaan untuk memfokuskan sumber daya pada teknologi yang lebih mutakhir. Meskipun demikian, tetap ada rasa haru dan nostalgia ketika mengingat bagaimana PS3 dan PS Vita pernah menjadi primadona di zamannya.

Banyak kolektor game yang kini mulai panic buying dan berusaha mengamankan judul-judul favorit mereka sebelum PlayStation Store benar-benar gelap. Fenomena ini mengingatkan kita pada momen ketika Sony hampir menutup toko digital pada tahun 2021 lalu, di mana penjualan game klasik meroket tajam dalam waktu singkat. Para pemain tampaknya tidak ingin kehilangan kesempatan untuk memiliki game-game legendaris secara digital sebelum semuanya lenyap ditelan waktu.

Nasib Game Digital Jadi Sorotan, Bisakah Diunduh Selamanya?

Di sisi lain, beberapa komunitas gamer mulai menyuarakan kekhawatiran tentang nasib game digital yang mereka miliki. Meskipun Sony menjamin bahwa game yang sudah dibeli tetap bisa diunduh, tidak ada yang tahu pasti berapa lama dukungan unduhan ini akan bertahan ke depannya. Hal ini menjadi pengingat penting bahwa kepemilikan game digital sebenarnya tidak sepenuhnya abadi dan sangat bergantung pada kebijakan platform yang menyediakannya.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, banyak pemain yang merencanakan untuk melakukan pembelian besar-besaran sebelum batas waktu yang ditentukan. Mereka ingin memastikan bahwa koleksi digital mereka tetap lengkap meskipun toko resmi sudah tidak bisa diakses lagi. Beberapa game lawas yang selama ini sulit ditemukan dalam bentuk fisik kini menjadi buruan utama para kolektor yang tidak ingin kehilangan momen emas ini.

Sony sendiri sebenarnya sudah memberikan sinyal sejak lama bahwa mereka akan mengurangi dukungan terhadap perangkat-perangkat lama. Perusahaan terus mendorong para pemain untuk beralih ke konsol generasi terbaru yang menawarkan pengalaman bermain lebih canggih dan grafis memukau. Meskipun demikian, keputusan penutupan ini tetap terasa menyakitkan bagi mereka yang masih setia dengan PS3 dan PS Vita hingga saat ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, kita memang menyaksikan pergeseran besar dalam industri game dari yang berbasis fisik menuju digital sepenuhnya. Konsol modern seperti PS5 bahkan hadir dengan edisi digital yang tidak memiliki drive fisik sama sekali. Kondisi ini semakin memperkuat alasan Sony untuk menghentikan layanan lama dan fokus mengembangkan ekosistem digital yang lebih terintegrasi.

Para analis memprediksi bahwa penutupan ini akan menjadi tren yang diikuti oleh platform lain di masa mendatang. Seiring dengan perkembangan teknologi, semakin banyak perangkat lawas yang akan ditinggalkan demi efisiensi dan inovasi yang lebih baik. Namun, bagi para gamer sejati, kenangan bermain di PS3 dan PS Vita akan selalu menjadi bagian tak terlupakan dalam perjalanan mereka menjelajahi dunia maya.

Kesempatan Terakhir, Manfaatkan Saldo Dompet PlayStation-mu!

Di tengah kabar duka ini, sebaiknya kita tetap bersyukur karena Sony masih memberikan kesempatan bagi pemain untuk mengunduh ulang game yang sudah dimiliki. Beberapa platform lain mungkin akan langsung mematikan akses sepenuhnya tanpa memberikan opsi unduhan ulang bagi para penggunanya. Dengan demikian, langkah Sony ini terbilang cukup manusiawi meskipun tetap mengecewakan bagi sebagian pihak.

Bagi kamu yang masih memiliki saldo dompet PlayStation di PS3 atau PS Vita, segera manfaatkan kesempatan ini untuk membeli game-game incaran sebelum semuanya tertutup. Jangan sampai penyesalan datang di kemudian hari ketika toko digital sudah tidak bisa diakses lagi dan koleksi impianmu tidak sempat terkumpul. Mumpung masih ada waktu hingga pertengahan 2027, manfaatkan momen ini sebaik mungkin.

Ke depannya, para gamer klasik mungkin harus mulai berpikir untuk beralih ke platform modern atau mengoleksi game dalam bentuk fisik sebelum semuanya hilang. Memang tidak mudah melepaskan konsol yang sudah menemani bertahun-tahun, tetapi perubahan adalah bagian yang tak terhindarkan dalam dunia teknologi. Yang terpenting, semangat untuk terus bermain dan menikmati game tidak boleh padam hanya karena sebuah toko digital ditutup.

Sony sendiri berjanji akan terus memberikan dukungan teknis untuk konsol PS3 dan PS Vita meskipun toko digitalnya ditutup. Pembaruan sistem dan layanan online lainnya kemungkinan masih akan berjalan selama beberapa waktu ke depan. Namun, cepat atau lambat, semua layanan tersebut pasti akan dihentikan seiring dengan semakin tuanya usia kedua konsol legendaris ini.

Akhir kata, mari kita nikmati sisa waktu yang ada untuk terus bermain dan mengoleksi game-game favorit di PS3 dan PS Vita. Jadikan setiap momen bermain sebagai kenangan indah yang akan selalu dikenang di masa depan. Siapa tahu, suatu saat nanti Sony akan merilis ulang game-game klasik ini di platform modern sehingga generasi baru bisa merasakan keajaiban yang sama seperti yang kita rasakan saat ini.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: sony
Previous Post

Pocket, Aplikasi AI Meta yang Mengubah Prompt Menjadi Game Interaktif Siap Main

Next Post

DJI Mic Mini 2S Siap Jadi Andalan Kreator, Bisa Sambungkan 4 Mikrofon Sekaligus dalam Satu Receiver

Next Post
Sony Alihkan Produksi Pabrik Cakram PlayStation ke Mikro Optik dengan Investasi Rp 629 M

DJI Mic Mini 2S Siap Jadi Andalan Kreator, Bisa Sambungkan 4 Mikrofon Sekaligus dalam Satu Receiver

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Kebijakan TKDN Dilonggarkan untuk Produk AS, iPhone dan Google Pixel Berpeluang Masuk Tanpa Hambatan

T-Rex Ultra 2 Hadir dengan Material Titanium dan Layar 3.000 Nits, Siap Hadapi Medan Berat

8 months ago
Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

Lebih Tangguh dari Versi Global, Honor 600 Super Edition Resmi Meluncur di China

5 months ago
World Humanoid Robot Games 2025 dimulai di Beijing, China

World Humanoid Robot Games 2025 dimulai di Beijing, China

1 year ago
Globalstar Resmi Diakuisisi Amazon, Layanan Emergency SOS di iPhone Tetap Berjalan

Globalstar Resmi Diakuisisi Amazon, Layanan Emergency SOS di iPhone Tetap Berjalan

6 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
  • Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff
  • Unik dan Modular, CMF Hadirkan Speaker Bluetooth Bergaya Kotak Susu dengan Tampilan Bongkar-Pasang

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026
Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In