Olympic.or.id – Wah, gila banget nih! Acer akhirnya secara resmi meluncurkan handheld gaming terbaru mereka yang diberi nama Predator Atlas 8. Perangkat keren ini langsung mencuri perhatian karena menjadi salah satu yang pertama di dunia yang mengadopsi chip Intel Arc G3 Series. Yap, chip anyar dari Intel ini memang dirancang khusus untuk konsol PC genggam, dan Acer berani jadi yang pertama.
Dua Varian Gila: Biasa vs Extreme
Nah, yang bikin makin seru, Predator Atlas 8 ini hadir dalam dua varian berbeda. Pertama, model dengan chip Intel Arc G3 standar. Kedua, versi yang jauh lebih bertenaga menggunakan Intel Arc G3 Extreme. Pilihannya jelas, mau yang sudah kencang atau yang benar-benar ngebut!
Keduanya sama-sama dibekali prosesor (CPU) dengan jumlah inti mencapai 14 core serta Intel Smart Cache 12 MB. Untuk kecepatan clock, Arc G3 berlari di 4,6 GHz, sementara Arc G3 Extreme sedikit lebih cepat dengan 4,7 GHz. Bedanya tipis, tapi pasti terasa saat main game berat.
Perbedaan paling signifikan ternyata terletak pada unit pengolah grafis (GPU) yang digunakan. Arc G3 dibekali GPU Arc B370 yang memiliki 10 inti GPU Xe3, sedangkan Arc G3 Extreme menggunakan GPU Arc B390 dengan 12 inti GPU Xe3. Dua core tambahan ini jelas bakal bikin performa grafisnya lebih garang.
Teknologi AI XeSS 3: Saingan DLSS dan FSR
Meskipun jumlah inti GPU berbeda, kedua chip tersebut ternyata sama-sama mendukung teknologi Intel XeSS 3. Teknologi canggih ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan frame rate melalui teknik upscaling dan frame generation. Jadi, game berat pun bisa tetap mulus!
Buat yang belum tahu, teknologi ini bisa dibilang serupa dengan Nvidia DLSS (Deep Learning Super Sampling) dan AMD FSR (FidelityFX Super Resolution) yang banyak digunakan pada game modern. Intel tidak mau ketinggalan, dan mereka membawa fitur ini ke handheld gaming pertama mereka.
Untuk menggenjot pemrosesan AI lebih lanjut, Intel Arc G3 Series mengandalkan chip pengolah AI (NPU) yang memiliki kemampuan 46 Platform TOPS (PTOPS). Angka ini tergolong besar untuk perangkat genggam, sehingga pengalaman bermain game dengan AI enhancement bakal terasa mulus.
Layar 120 Hz dan Koneksi Thunderbolt 4 yang Ngebut
Acer Predator Atlas 8 varian Intel Arc G3 dan Arc G3 Extreme sama-sama mengusung layar sentuh IPS berukuran 8 inci dengan resolusi WUXGA (1.920 x 1.200 piksel). Layar sebesar ini pas banget buat main game di mana saja!
Layar tersebut mendukung refresh rate hingga 120 Hz dengan dukungan Variable Refresh Rate (VRR), tingkat kecerahan 500 nit, serta aspect ratio 16:10. Hasilnya, gerakan game terlihat sangat mulus tanpa robekan layar. Panel handheld gaming PC ini juga dilindungi Gorilla Glass Victus dan lapisan anti-pantulan Corning DXC. Jadi, tidak perlu khawatir layar tergores atau silau saat main di luar ruangan.
Dari sisi kontrol gaming, Predator Atlas 8 dibekali trigger Hall Effect dengan pengaturan hair-trigger stop. Dua tombol tambahan juga disematkan di belakang perangkat, plus sensor sidik jari di tombol power. Memang praktis banget!
Sayangnya, perangkat ini masih dibekali joystick dengan model carbon film biasa, bukan Hall Effect atau TMR yang lebih tahan dari masalah drifting. Ya, semoga ke depannya Acer bisa meningkatkannya.
Baterai Gede dan Konektivitas Masa Depan
Pada aspek daya, Predator Atlas 8 dibekali baterai hingga 80 Wh dan memiliki bobot sekitar 810 gram. Sayangnya, Acer belum mengungkapkan berapa daya tahan baterai PC gaming handheld ini. Yang jelas, kapasitas 80 Wh terbilang besar untuk ukuran handheld.
Untuk konektivitas, Acer menyematkan dua port Thunderbolt 4 yang menawarkan bandwidth lebih tinggi dibanding USB 4, yaitu hingga 40 Gbps. Kencang banget! Perangkat ini juga mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, slot microSD UHS-II, serta jack audio 3,5 mm. Semua kebutuhan koneksi masa depan sudah terakomodasi.
Acer turut membekali handheld ini dengan dua speaker 2 watt berteknologi DTS:X Ultra dan dua mikrofon yang didukung fitur peredam bising berbasis AI, Acer PurifiedVoice. Jadi, komunikasi saat main game online bakal tetap jernih.
Software dan Harga Masih Misteri
Di sektor software, handheld gaming ini menjalankan sistem operasi (OS) Windows 11 dengan Xbox Mode dan mendukung Xbox Game Pass. Pengguna bisa langsung mengakses ribuan game dari awal.
Namun, yang paling bikin penasaran, Acer belum mengumumkan harga Predator Atlas 8. Informasi itu kemungkinan akan disampaikan menjelang peluncuran globalnya yang dijadwalkan sekitar Oktober 2026, sebagaimana dirangkum dari Gizmodo. Masih cukup lama memang, tapi antisipasinya sudah bisa dimulai dari sekarang!
Bukan yang Pertama dari Acer
Predator Atlas 8 sendiri ternyata bukan merupakan handheld gaming PC pertama Acer. Sebelumnya, mereka sudah meluncurkan perangkat serupa dengan nama Nitro Blaze 7 pada September 2024 lalu. Perbedaan mencolok ada di dapur pacu, karena Nitro Blaze 7 tidak ditenagai chip AMD Ryzen Z1 Series seperti handheld gaming PC kekinian. Sebagai gantinya, Acer memutuskan mengadopsi prosesor laptop Ryzen 7 8840HS ke dalam perangkat yang lebih ringkas.
Kesimpulannya, Acer Predator Atlas 8 layak ditunggu kehadirannya. Dengan chip Intel Arc G3 Series yang bertenaga, layar 120 Hz, koneksi Thunderbolt 4, dan dukungan AI mumpuni, handheld ini bisa menjadi game-changer di pasar konsol genggam. Tinggal tunggu harganya saja apakah akan bersahabat atau menguras kantong. Siap-siap nabung dari sekarang, gamer!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










