Olympic.or.id – Alphabet (induk Google) baru saja mengguncang jagat teknologi dengan kabar yang benar-benar gila. Mereka dikabarkan akan menggelontorkan dana segar hingga 40 miliar dolar AS! Jika dikonversi ke rupiah, jumlahnya mencapai sekitar Rp 670 triliun. Wah, bisa buat bangun berapa ribu kota pintar, ya? Berdasarkan pantauan, investasi raksasa ini bakal meluncur deras ke perusahaan kecerdasan buatan bernama Anthropic. Jangan salah, informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg, lalu langsung dikutip oleh Reuters pada Jumat (24/4/2026). Jadi, ini bukan sekadar gosip, melainkan bocoran serius dari sumber terpercaya.
Awal Mula: Google Tak Main-Main, Langsung Cemplok Rp 168 Triliun
Dalam laporan tersebut, saya melihat bahwa Alphabet tidak pilih-pilih waktu. Mereka akan mengucurkan dana awal sekitar 10 miliar dolar AS terlebih dahulu. Hitung sendiri, itu setara dengan Rp 168 triliun! Bayangkan, baru tahap pertama saja nilai fantastis itu sudah melayang ke kantong Anthropic.
Namun, kejutan sebenarnya masih panjang. Perusahaan raksasa itu menyiapkan tambahan investasi hingga 30 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 504 triliun. Pencairan tahap kedua ini tidak akan diberikan begitu saja, lho. Google memilih memberikannya secara bertahap, dan semua itu tergantung pada pencapaian target kinerja Anthropic di masa depan. Jadi, Anthropic harus benar-benar bekerja ekstra keras jika ingin menikmati seluruh kue investasi ini.
Hubungan Mencengangkan: Sahabat Sekaligus Musuh
Bukan cuma soal angka, langkah ini sekaligus memperlihatkan hubungan yang sangat unik antara Google dan Anthropic. Di satu sisi, mereka menjadi mitra strategis yang saling mendukung. Namun di sisi lain, mereka juga merupakan pesaing berat dalam pengembangan teknologi AI. “Alphabet akan berinvestasi hingga 40 miliar dolar AS… seiring memperdalam kemitraan dengan startup tersebut,” tulis Reuters dalam laporannya. Jadi, jelas bahwa Alphabet tidak sedang bercanda. Mereka benar-benar memperkokoh ikatan dengan startup yang sebenarnya bisa menjadi ancaman bagi bisnis AI mereka sendiri.
Selain pendanaan melimpah, kerja sama ini juga mencakup dukungan penuh untuk ekspansi kapasitas komputasi. Artinya, Google membantu Anthropic membangun “otot” digital yang lebih kuat agar model AI milik Anthropic bisa berjalan lebih cepat dan efisien. Dengan kata lain, Google sendiri yang membantu pesaingnya menjadi lebih garang. Gila, bukan?
Valuasi Melambung Tinggi: 350 Miliar Dolar AS
Yang tidak kalah mencengangkan, pendanaan tersebut dilakukan pada valuasi sekitar 350 miliar dolar AS. Angka sebesar ini jelas mencerminkan tingginya minat investor terhadap Anthropic. Mengapa mereka begitu percaya diri? Karena Anthropic sudah dikenal luas lewat model AI canggih mereka, yaitu Claude. Claude bukan sekadar asisten virtual biasa; ia mampu bersaing dengan model-model besar dari OpenAI.
Nah, inilah bagian paling panas yang pasti membuat para pegiat AI ternganga. Dalam perkembangan paling mutakhir, valuasi Anthropic bahkan sempat melampaui rival utamanya, yaitu OpenAI. Meskipun bukan pada valuasi resmi pendanaan, lonjakan ini tetap menjadi fenomena luar biasa. Berdasarkan laporan pasar sekunder, valuasi Anthropic melonjak drastis hingga sekitar 1 triliun dolar AS! Sementara itu, OpenAI “hanya” berada di kisaran 850 miliar dolar AS. Namun, perlu diingat bahwa angka ini bersifat spekulatif dan tidak mencerminkan valuasi resmi kedua perusahaan.
Lantas, apa yang memicu kenaikan gila-gilaan ini? Ternyata, pertumbuhan bisnis Anthropic berjalan sangat cepat. Pendapatan tahunan perusahaan ini disebut telah melonjak menjadi sekitar 30 miliar dolar AS pada April 2026. Bandingkan dengan akhir 2025 yang masih berada di angka sekitar 9 miliar dolar AS. Lonjakan pendapatannya lebih dari tiga kali lipat hanya dalam hitungan bulan! Permintaan terhadap model AI mereka seperti Claude memang sedang meningkat pesat. Banyak perusahaan besar rela antre demi menggunakan teknologi canggih dari Anthropic.
Investasi besar-besaran dari Google ini tidak terjadi di ruang hampa. Di tengah derasnya aliran dana ke perusahaan AI, Amazon juga tidak mau ketinggalan. Sebelumnya, raksasa e-commerce itu telah mengumumkan komitmen investasi hingga 25 miliar dolar AS ke Anthropic. Jadi, saat Google mengucurkan Rp 670 triliun, Amazon pun sudah lebih dulu menggelontorkan sekitar Rp 400 triliun. Dengan dua pilar teknologi dunia ini sama-sama mendukung Anthropic, jelas bahwa masa depan AI sedang dibangun di atas fondasi yang sangat kokoh. Saya rasa, persaingan antara Google, Amazon, dan OpenAI akan semakin seru untuk disimak ke depannya.
Jadi, tunggu apa lagi? Dunia sedang berubah, dan Anthropic adalah salah satu kuncinya. Jangan sampai Anda ketinggalan berita terhangat seputar revolusi kecerdasan buatan ini!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









