Friday, October 2, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

AS Tutup Pintu Router Asing Demi Bentengi Infrastruktur dari Serangan Siber

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
March 27, 2026
in Berita
0
AS Tutup Pintu Router Asing Demi Bentengi Infrastruktur dari Serangan Siber
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Pemerintah Amerika Serikat bikin gebrakan yang menggegerkan industri teknologi! Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) secara resmi mengumumkan bahwa mereka memblokir impor sekaligus mencabut izin edar untuk semua produk router internet model terbaru yang diproduksi di luar negeri. Keputusan dramatis ini mulai berlaku pada Senin (23/3/2026) dan langsung menjadi buah bibir di kalangan pegiat teknologi.

Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari “Ketetapan Keamanan Nasional” yang diterbitkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump pada Jumat pekan lalu. Pemerintah AS mengambil kebijakan ini karena mereka bertekad melindungi infrastruktur telekomunikasi negara dari ancaman serangan siber dan aksi spionase yang kian merajalela.

Related posts

Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li

Table of Contents

Toggle
  • Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li
  • Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta
    • Ancaman Spionase Jadi Alasan Utama
    • Nasib Router Lama dan Pengecualian

Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li

October 1, 2026
Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

September 29, 2026

Kebijakan pemblokiran ini benar-benar mengejutkan banyak pihak karena cakupannya sangat luas dan tanpa kompromi. FCC secara terang-terangan memasukkan kategori “semua router yang diproduksi di negara asing” ke dalam daftar hitam atau covered list. Dengan begitu, mereka secara efektif menutup pintu bagi perangkat asing untuk masuk ke pasar AS.

Meski aturan FCC ini tidak secara khusus menyebutkan satu negara tertentu, para analis industri sepakat bahwa langkah ini secara jelas membidik pembendungan perangkat keras asal China. Mereka melihat ini sebagai eskalasi terbaru dalam persaingan teknologi antara dua negara adidaya.

Saat ini, produk perusahaan China menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar router rumahan di Amerika Serikat. Angka ini menunjukkan betapa dominannya merek-merek asal Negeri Tirai Bambu di rumah-rumah warga AS.

Pabrikan besar seperti TP-Link, yang didirikan di China dan kini berkantor pusat di California, dilaporkan tengah diselidiki oleh pemerintahan AS terkait potensi risiko keamanan dari perangkatnya. Pemerintah AS mencurigai adanya celah yang bisa dieksploitasi untuk kepentingan asing.

Namun, menariknya, efek dari aturan pemblokiran ini justru ikut memukul raksasa teknologi asal AS sendiri. Merek-merek router populer buatan AS, seperti Netgear, Google Nest, Amazon Eero, Cisco, dan Linksys, terancam tidak bisa merilis model baru di negaranya sendiri. Mengapa demikian? Sebab, hampir sebagian besar perangkat keras dari merek-merek tersebut dirakit dan diproduksi di pabrik luar negeri, seperti di Taiwan, Vietnam, Thailand, dan China. Jadi, mereka pun terkena imbas dari kebijakan yang dibuat negaranya sendiri.

Ancaman Spionase Jadi Alasan Utama

Router

Pihak FCC berargumen bahwa router buatan asing telah menciptakan celah kerentanan fatal yang membahayakan keamanan nasional. Mereka menilai perangkat ini sejatinya bertindak sebagai gerbang utama yang menghubungkan komputer, ponsel, dan perangkat pintar warga sipil ke jaringan internet. Keberadaannya sangat krusial, namun rawan disusupi karena menjadi pintu masuk utama data.

Menurut laporan komisi tersebut, peretas semakin sering memanfaatkan celah pada router rumahan untuk melancarkan aksinya. FCC secara spesifik menuding bahwa router asing telah memfasilitasi kampanye peretasan skala besar seperti operasi Volt, Flax, dan Salt Typhoon. Mereka menganggap ini bukan sekadar ancaman, melainkan serangan yang sudah terjadi.

Serangan-serangan tersebut diketahui secara agresif menargetkan sektor infrastruktur kritis Amerika. Peretas menyasar sistem komunikasi, jaringan energi, transportasi, hingga fasilitas air. Karena itu, pemerintah AS merasa harus mengambil tindakan tegas untuk mengamankan sektor-sektor vital ini.

Pemerintah menerapkan aturan ketat ini demi memutus kelonggaran rantai pasok dan memastikan tidak ada “pintu belakang” (backdoor) yang tertanam secara bawaan pada jaringan rumah warga AS. Mereka tidak ingin mengambil risiko dengan membiarkan perangkat asing yang belum terverifikasi keamanannya masuk ke ekosistem digital Amerika.

Nasib Router Lama dan Pengecualian

Lantas, bagaimana nasib router WiFi buatan luar negeri yang saat ini sudah telanjur digunakan oleh konsumen di rumah? Apakah mereka harus membuang semua perangkatnya? Jangan khawatir, FCC memastikan bahwa larangan ini hanya berlaku untuk pengajuan perizinan model perangkat baru. Jadi, aturan ini tidak berlaku untuk semua produk router luar negeri yang sudah dipasarkan di AS.

Konsumen masih bisa menggunakan router yang sudah dibeli sebelumnya. Toko-toko juga tetap diperbolehkan menjual model yang telah mendapatkan persetujuan FCC sebelum kebijakan ini diterapkan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu panik mengganti perangkat mereka secara mendadak.

FCC memberikan kelonggaran berupa dukungan pembaruan software untuk perangkat yang terdampak. Mereka menjamin pembaruan keamanan masih akan diberikan setidaknya hingga 1 Maret 2027 mendatang. Ini memberi waktu bagi produsen dan konsumen untuk beradaptasi dengan kebijakan baru.

FCC juga masih membuka peluang bagi produsen untuk tetap memasarkan produknya melalui mekanisme persetujuan bersyarat. Mereka tidak sepenuhnya menutup keran bagi perusahaan asing yang ingin berbisnis di AS. Izin ini dapat diberikan oleh lembaga seperti Departemen Keamanan Dalam Negeri. Namun, ada syaratnya: perusahaan harus menunjukkan rencana untuk memindahkan sebagian produksi ke dalam negeri AS. Dengan begitu, pemerintah ingin mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: ASRouter
Previous Post

Asus ROG Strix G16 dan G18 (2026) Resmi Diperkenalkan, Ini Spesifikasi Unggulannya

Next Post

Strategi Baru Arm: Tak Lagi Hanya Mendesain, Kini Memproduksi Chip AI Sendiri

Next Post
AS Tutup Pintu Router Asing Demi Bentengi Infrastruktur dari Serangan Siber

Strategi Baru Arm: Tak Lagi Hanya Mendesain, Kini Memproduksi Chip AI Sendiri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Casio Luncurkan A1000SP-7, Jawaban bagi Penggemar Jam Tangan Digital yang Ingin Tampil Mewah

Indosat Siap Perluas Jaringan 5G dan FWA Berkat Spektrum Tambahan 80 MHz

2 months ago
Geger! 30.000 Orang Terkena PHK, 12.000 di India, Oracle Kirim Surat Pemecatan Saat Fajar

Peluncuran Artemis II Tandai Era Baru Eksplorasi Bulan Pasca-Program Apollo

6 months ago
Bloomberg dan WSJ: SpaceX Sudah Setor Dokumen IPO ke SEC, Nilai Bisa Tembus 80 Miliar Dolar AS

Uji Coba Iklan ChatGPT Raup 100 Juta Dollar AS, OpenAI Mulai Serius Monetisasi

6 months ago
Benchmark Mengejutkan! iGPU Intel Arc B390 Disebut Lebih Cepat dari RTX 4050 untuk Laptop

Benchmark Mengejutkan! iGPU Intel Arc B390 Disebut Lebih Cepat dari RTX 4050 untuk Laptop

9 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem
  • Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra
  • Bawa Racikan Kamera ARRI, Honor Magic 9 Pro Max Resmi Debut dengan Baterai Jumbo

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem

Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem

October 2, 2026
Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra

Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra

October 2, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In