Olympic.or.id – Siap-siap terpukau! Xiaomi kini benar-benar menunjukkan taringnya di dunia kecerdasan buatan. Sebagai buktinya, raksasa teknologi asal China ini dikabarkan tengah mempersiapkan senjata rahasia terbaru mereka, yaitu chatbot AI bernama Mi Chat. Yang membuat heboh, chatbot canggih ini langsung diposisikan sebagai rival berat untuk ChatGPT milik OpenAI dan Google Gemini. Bahkan, informasi eksklusif ini pertama kali bocor dari unggahan seorang tipster di WeChat bernama “Du Jia”. Menurut dia, versi awal Mi Chat sudah selesai dan kini masuk fase persiapan akhir menuju peluncuran spektakulernya.
Lalu, apa yang membuat Mi Chat berbeda? Ternyata, Xiaomi merancangnya sebagai asisten AI super pintar yang bakal terintegrasi penuh dalam ekosistem HyperOS. Bayangkan, di masa depan, semua perangkat pintar Xiaomi—mulai dari smartphone, perangkat smart home, hingga mobil listrik legendaris SU7—akan dipersatukan oleh kecerdasan Mi Chat. Lebih jauh lagi, Xiaomi melalui Lu Weibing, Partner dan Presiden Grupnya, dengan tegas menyatakan bahwa AI kini menjadi prioritas strategis inti perusahaan. Mereka bahkan mengungkapkan bahwa progres pengembangan model bahasa besar (LLM) internal berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan!
Visi Besar: AI Jadi Fondasi, Bukan Sekadar Fitur
Di sisi lain, Xiaomi juga menegaskan sebuah visi besar. Bagi mereka, AI tidak lagi sekadar fitur tambahan, melainkan akan menjadi lapisan fondasi yang menghubungkan seluruh perangkat dalam visi “Human x Home x Vehicle”. Dengan kata lain, Mi Chat akan menjadi pusat kendali cerdas yang benar-benar memahami konteks hidup Anda. Baik saat Anda berada di rumah, sedang berkendara, maupun saat menggunakan beragam layanan digital Xiaomi, Mi Chat akan selalu siap mendampingi.

Nah, yang paling menarik, kekuatan di balik Mi Chat dipercaya berasal dari model bahasa internal pertama Xiaomi, yaitu MiMo-7B-RL yang dirilis akhir April lalu. Perlu Anda tahu, MiMo-7B-RL ini bukan model AI biasa. Model ini diklaim mampu menulis kode program (coding) dan menyelesaikan masalah kompleks dengan nalar layaknya manusia. Artinya, MiMo-7B-RL bisa “berpikir” secara mendalam sebelum memberikan respons atau solusi yang sangat detail dan akurat.
Ditenagai “Jagoan” AI Rekrutan dari DeepSeek
Hebatnya lagi, pengembangan model mutakhir ini dipimpin oleh seorang “jagoan” AI, Luo Fuli, yang baru saja direkrut Xiaomi dari DeepSeek. Sebagai catatan, DeepSeek sendiri dikenal sebagai startup AI yang sukses meluncurkan model reasoning “DeepSeek R1” di awal 2025 dan langsung dijuluki sebagai penantang serius ChatGPT. Jadi, dengan merekrut talenta sekaliber ini, Xiaomi jelas menunjukkan ambisi besar mereka untuk bersaing di tingkat global.
Secara garis besar, Mi Chat akan diposisikan sebagai “otak” bagi seluruh ekosistem HyperOS. Nantinya, Anda bisa memanfaatkan chatbot ini untuk berbagai skenario kehidupan sehari-hari. Mulai dari sesi tanya-jawab cerdas dengan konteks real-time, mengontrol seluruh perangkat rumah pintar dengan satu perintah, berintegrasi dengan fitur-fitur canggih mobil listrik Xiaomi, hingga meningkatkan produktivitas kerja harian Anda. Bayangkan kemudahan yang akan Anda dapatkan!
Namun, perlu diingat bahwa semua informasi ini masih berupa bocoran yang beredar. Meski demikian, kabar terbaru menyebutkan bahwa Xiaomi telah menjadwalkan pengumuman resmi proyek Mi Chat pada ajang Human x Car x Home Ecosystem Partner Conference 2025 di Beijing, tepatnya pada tanggal 17 Desember mendatang. Konon, dalam acara puncak tersebut, bos Xiaomi Lu Weibing dan sang kepala tim MiMo, Luo Fuli, akan membeberkan strategi AI Xiaomi secara lengkap serta masa depan Mi Chat sebagai penantang utama ChatGPT dan Google Gemini. Jadi, tunggu saja kejutan besar mereka!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Indonesiaartnews.or.id










