Monday, October 12, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Teknologi

Diproduksi TSMC 3 nm, Chip XRing O3 Siap Debut di Xiaomi 18 Fold September 2026

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
August 28, 2026
in Teknologi
0
Diproduksi TSMC 3 nm, Chip XRing O3 Siap Debut di Xiaomi 18 Fold September 2026
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Xiaomi akhirnya resmi meluncurkan chipset andalan terbaru buatan mereka sendiri, XRing O3. Setelah sukses dengan generasi pertama, kini Xiaomi kembali mengguncang industri dengan gebrakan baru yang bikin para penggemar teknologi penasaran. Chip ini kabarnya membawa lompatan performa yang sangat signifikan dibandingkan pendahulunya, XRing O1.

Yang bikin heboh, performa CPU XRing O3 diklaim mampu bersaing ketat bahkan melampaui chip flagship-nya Apple, A19 Pro, dalam beberapa pengujian benchmark tertentu. Wah, berani banget nih Xiaomi tantang raksasa Cupertino!

Related posts

Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC

Table of Contents

Toggle
    • Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC
    • Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector
  • Punya 10 Core, Tanpa Core Hemat Daya
  • GPU Juga Diklaim Lebih Kencang
  • Jadi Chip Pertama dengan LPDDR6
  • Debut di Xiaomi 18 Fold

Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC

October 12, 2026
Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector

Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector

October 11, 2026

Berdasarkan hasil Geekbench 6.5 yang dipamerkan Xiaomi, XRing O3 berhasil mencatat skor 3.945 poin untuk single-core dan 15.221 poin untuk multi-core. Angka ini masing-masing melonjak sekitar 31 persen dan 61 persen dibandingkan XRing O1. Kenaikan yang luar biasa dalam satu generasi!

Namun, ketika dibandingkan dengan Apple A19 Pro, ternyata si buah apel masih unggul dalam pengujian single-core. Meski begitu, XRing O3 justru membalikkan keadaan dengan skor multi-core yang jauh lebih tinggi berdasarkan pengujian yang dipaparkan Xiaomi. Ini menunjukkan bahwa chip besutan Xiaomi ini lebih mumpuni untuk tugas-tugas berat yang membutuhkan banyak inti prosesor.

Keunggulan XRing O3 juga terlihat jelas pada sektor grafis. Dalam pengujian 3DMark Solar Bay Extreme, GPU XRing O3 membukukan skor 3.628 poin. Xiaomi dengan percaya diri mengklaim hasil ini 63 persen lebih tinggi dibandingkan A19 Pro. Bayangkan, untuk urusan gaming dan rendering grafis, chip ini bisa jadi pilihan yang lebih menggiurkan.

Kendati demikian, hasil tersebut tidak serta-merta berarti XRing O3 lebih kencang dibandingkan A19 Pro dalam semua skenario penggunaan. Angka yang dipaparkan berasal dari pengujian sintetis dan performa sebenarnya dapat berbeda bergantung pada perangkat, sistem pendingin, konsumsi daya, serta optimalisasi perangkat lunak.

Di samping itu, performa XRing O3 pada perangkat komersial masih perlu diuji secara independen. Chip ini dijadwalkan debut pada Xiaomi 18 Fold dan Xiaomi Pad 9 Pro Max pada September 2026. Kita tunggu saja pembuktiannya di dunia nyata nanti.

Punya 10 Core, Tanpa Core Hemat Daya

XRing O3 menggunakan konfigurasi CPU yang cukup berbeda dibandingkan kebanyakan chipset smartphone. Alih-alih menggabungkan performance core dengan efficiency core berukuran kecil, Xiaomi mengadopsi konfigurasi 10-core “all-big-core” yang seluruhnya mengandalkan inti berkinerja tinggi. Langkah berani yang jarang dilakukan produsen lain.

Konfigurasinya terdiri dari dua C1-Ultra dengan kecepatan hingga 4,35 GHz, empat C1-Premium hingga 3,68 GHz, dan empat C1-Pro hingga 3,15 GHz. Xiaomi menyebut enam inti pertama sebagai “super-large cores”, sementara empat C1-Pro dikategorikan sebagai “large cores”. Semuanya didesain untuk performa maksimal tanpa kompromi.

CPU tersebut dilengkapi total cache 44 MB, terdiri dari 12 MB L2 cache, 16 MB L3 cache, dan 16 MB System Level Cache (SLC). Dengan cache sebesar ini, akses data menjadi lebih cepat dan efisien.

Menariknya, meski tidak menggunakan efficiency core tradisional, Xiaomi mengeklaim XRing O3 lebih hemat daya dibandingkan generasi sebelumnya. Pada beban kerja ringan hingga menengah, konsumsi dayanya diklaim turun hingga 25 persen dibandingkan XRing O1. Efisiensi yang impresif berkat arsitektur dan fabrikasi terbaru.

XRing O3 sendiri dibuat dengan proses fabrikasi 3 nanometer (nm) N3P milik TSMC. Chip tersebut memiliki luas die 133 mm persegi dan menampung sekitar 24 miliar transistor. Jumlah transistor yang sangat padat ini memungkinkan performa tinggi dalam ukuran yang ringkas.

GPU Juga Diklaim Lebih Kencang

Peningkatan besar juga diberikan Xiaomi pada sektor grafis. XRing O3 menggunakan GPU Mali-G2 Ultra NX MC16 dengan 16 compute unit (CU). Delapan di antaranya dilengkapi akselerator tensor NX untuk menangani pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI). Kombinasi ini siap menghadirkan pengalaman visual yang memukau.

Dalam pengujian 3DMark Steel Nomad Lite, GPU tersebut mencatat skor 4.567 poin atau meningkat sekitar 85 persen dibandingkan XRing O1. Sementara dalam 3DMark Solar Bay Extreme, skornya mencapai 3.628 poin. Xiaomi mengeklaim angka tersebut 182 persen lebih tinggi dibandingkan XRing O1 dan 63 persen lebih tinggi dibandingkan Apple A19 Pro. Lonjakan performa yang luar biasa!

Sekali lagi, angka tersebut merupakan hasil benchmark yang dipaparkan Xiaomi dan belum menggambarkan performa XRing O3 dalam seluruh skenario penggunaan nyata. Pengujian independen tetap diperlukan untuk memastikan klaim ini.

GPU XRing O3 juga mendukung teknologi AI upscaling dan frame generation. Teknologi ini antara lain memungkinkan game dirender pada resolusi 540p kemudian ditingkatkan menjadi 1080p menggunakan AI. Hasilnya, visual yang tajam dengan beban komputasi yang lebih ringan.

Xiaomi mengeklaim metode tersebut membutuhkan daya 20 persen lebih rendah dibandingkan menjalankan game secara langsung pada resolusi native 1080p. Teknologinya juga memungkinkan gambar 1080p ditingkatkan hingga resolusi 3,4K serta frame rate dari 60 fps menjadi 120 fps. Pengalaman gaming yang mulus dan hemat daya!

Jadi Chip Pertama dengan LPDDR6

Keunggulan lain XRing O3 terdapat pada dukungan memorinya. Chip tersebut diklaim menjadi SoC smartphone pertama yang mendukung RAM generasi baru LPDDR6 secara native. Ini adalah terobosan yang akan mendefinisikan standar memori di masa depan.

LPDDR6 pada XRing O3 memiliki kecepatan hingga 10.667 MT/s dengan bandwidth maksimum 113,8 GB per detik. Kecepatan ini memungkinkan multitasking berat, gaming, dan pemrosesan AI berjalan dengan mulus tanpa hambatan.

Untuk kebutuhan AI, Xiaomi membekali XRing O3 dengan NPU empat inti yang menawarkan kemampuan komputasi hingga 200 TOPS pada presisi A8W4. Kemampuan ini membuat berbagai tugas AI seperti pengenalan wajah, penerjemahan real-time, dan pemrosesan gambar berjalan lebih cepat dan akurat.

Sementara untuk pengolahan gambar dari kamera, image signal processor (ISP) generasi kelima milik Xiaomi mendukung sensor tunggal hingga 432 MP atau konfigurasi tiga kamera 64 MP + 64 MP + 50 MP. Ini berarti hasil foto dan video akan memiliki kualitas yang lebih baik dengan detail yang lebih tajam.

ISP tersebut juga mampu memproses video malam 4K 60 fps dengan pengurangan noise berbasis AI. Hasil rekaman video di kondisi minim cahaya akan jauh lebih jernih dan minim gangguan.

Debut di Xiaomi 18 Fold

XRing O3 telah memasuki tahap produksi massal. Reuters melaporkan TSMC menjadi pihak yang memproduksi chip tersebut menggunakan teknologi fabrikasi 3 nm. Kerja sama strategis ini memastikan kualitas dan ketersediaan chip.

Xiaomi akan menggunakan XRing O3 pertama kali pada Xiaomi 18 Fold dan Xiaomi Pad 9 Pro Max. Kedua perangkat tersebut dijadwalkan meluncur pada September 2026. Momen yang dinantikan para penggemar setia Xiaomi.

Khusus Xiaomi 18 Fold, Reuters melaporkan Xiaomi menargetkan pengiriman perangkat berbasis XRing O3 sekitar 200.000 hingga 300.000 unit. Target yang cukup ambisius untuk perangkat premium.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

Hadir di Pakistan, Vivo V80 Lite 5G Bawa Desain Elegan dan Chipset MediaTek 4nm

Next Post

Solusi Laptop Multitasking untuk Pelajar, Acer Aspire Go 14 Bawa RAM Up to 32 GB

Next Post
Diproduksi TSMC 3 nm, Chip XRing O3 Siap Debut di Xiaomi 18 Fold September 2026

Solusi Laptop Multitasking untuk Pelajar, Acer Aspire Go 14 Bawa RAM Up to 32 GB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Sony Patenkan AI: Fitur Mengerikan yang Bikin Boss Game 100% Pintar!

Sony Patenkan AI: Fitur Mengerikan yang Bikin Boss Game 100% Pintar!

2 days ago
Sempat Dipromosikan, Kini OpenClaw Dibatasi Pemerintah China karena Kekhawatiran Keamanan Data

CEO Adobe Mundur di Saat Industri Desain Digempur AI

7 months ago
Hadir untuk Pelajar dan Pekerja Muda, Infinix XBook 15 Meluncur dengan Dua Varian Harga

Zhang Yiming Naik ke Peringkat 2 Orang Terkaya Asia Berkat Meroketnya Nilai ByteDance

4 months ago
Kakao Gandeng OpenAI, Hadirkan Fitur AI Terbaru Berbasis ChatGPT untuk Tingkatkan Pengalaman Pengguna

Kakao Gandeng OpenAI, Hadirkan Fitur AI Terbaru Berbasis ChatGPT untuk Tingkatkan Pengalaman Pengguna

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC
  • Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif
  • Usung Layar AMOLED dan Fitur ECG, Garmin Rilis Smartwatch Golf Premium Approach S72

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC

Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC

October 12, 2026
Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif

Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif

October 12, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In