OLYMPIC.OR.ID — Bayangin nih, lagi asyik scroll TikTok atau Instagram Reels, tiba-tiba muncul cewek cantik yang ditampar mantan, trus balik jadi bos kaya raya. Eh, durasinya cuma 60-90 detik! Penasaran lanjutannya? Harus bayar dulu di app khusus. Itu lah micro-drama atau yang kita kenal Dracin (Drama China). Ternyata, hiburan instan ini lagi bikin industri hiburan dunia ngences duit. Tahun 2024 saja, bisnisnya tembus Rp 132,9 triliun secara global! Gila, kan?
Dari China, Menjalar ke Hollywood

Awalnya, Dracin meledak di China sekitar empat tahun lalu. Platform kayak Douyin (TikTok-nya China) jadi sarangnya. Judul-judulnya bikin orang langsung klik: “CEO Tampan yang Dibenci Jadi Suami Rahasia” atau “Balas Dendam Istri yang Dikhianati”. Hook-nya kuat, plot twist-nya bikin orang hooked. Beberapa episode pertama gratis di medsos, tapi kalau mau lanjut? Bayar! Model bisnis ini disebut freemium – gratis dulu, bayar kalau ketagihan.
Kunjungi laman berita terbaru di Exposenews.id
Menurut laporan Media Partners Asia, tahun 2024 China nyumbang Rp 116,3 triliun dari total global. Bandingkan sama 2021 yang cuma Rp 8,3 triliun – naiknya brutal! Proyeksi 2030? Bisa nyampe Rp 269 triliun di China doang. Luar China, pasarnya juga lagi panas. Total Rp 23,2 triliun di 2024, diprediksi jadi Rp 157,9 triliun tahun 2030.
Amerika Ikutan Demam Dracin
Bukan cuma Asia, Hollywood juga ngiler. Fox Entertainment dan Telemundo mulai produksi drama vertikal. Biaya murah, potensi gede. Di AS, pasarnya capai Rp 13,6 triliun tahun 2024, diprediksi Rp 63 triliun dalam lima tahun. Target utamanya? Wanita kota usia 30-60 tahun yang doyan cerita romansa, CEO kaya, atau balas dendam.
Duit Dari Mana?
- 74% dari in-app purchase – orang bayar buat buka episode.
- 25% dari iklan.
- 1% dari commerce (orang beli barang yang dipake tokoh).
Kenapa Dracin Bisa Meledak?
- Durasi pendek – cocok buat generasi yang males nunggu.
- Hook kuat – judul dan adegan pembuka bikin orang ga bisa stop.
- Gratis dulu – strategi freemium yang bikin orang ketagihan.
- Produksi murah – ga butuh studio gede, aktor top, atau efek spesial.
Indonesia Juga Kena Demam
Di Tanah Air, Dracin sering jadi bahan meme dan obrolan. Banyak yang ketagihan sampe binge-watch sampe lupa waktu. Bahkan, ada yang bikin versi lokal dengan bahasa Indonesia. Potensinya besar, apalagi pengguna TikTok dan Instagram di Indonesia jutaan.
Masa Depan Dracin?
Dengan proyeksi Rp 269 triliun di China dan Rp 157,9 triliun di luar China tahun 2030, Dracin bakal jadi next big thing di hiburan digital. Hollywood, Bollywood, sampai K-Drama mungkin ikutan bikin versi pendek. Siapa tahu, besok ada Dracor (Drama Korea) atau Drindo (Drama Indonesia) yang bikin kita semua nggak bisa lepas dari HP.
Jadi, lain kali scroll medsos dan ketemu Dracin, jangan langsung skip. Siapa tahu, itu awal dari addiction baru yang bikin industri hiburan dunia nggusur duit triliunan. Kamu udah ketagihan belum? 😏









