Tuesday, October 13, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Gugatan 29 Negara Bagian AS, Meta Terancam Hadapi Denda hingga Rp 25 Kuadriliun

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
August 24, 2026
in Berita
0
Gugatan 29 Negara Bagian AS, Meta Terancam Hadapi Denda hingga Rp 25 Kuadriliun
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Meta, perusahaan induk dari Facebook dan Instagram, sekarang menghadapi badai hukum yang luar biasa besar di Amerika Serikat. Bukan main-main jumlahnya, denda yang mengintai mencapai angka fantastis yang sulit dibayangkan oleh kebanyakan orang!

Bayangkan saja, hampir 25 kuadriliun rupiah siap menghantam kantong Mark Zuckerberg jika perusahaan yang didirikannya itu terbukti bersalah. Angka tersebut setara dengan 1,4 triliun dollar AS, sebuah jumlah yang nyaris menyamai seluruh nilai pasar Meta saat ini. Artinya, jika hakim memutuskan denda maksimal, Meta bisa kehilangan hampir seluruh kekayaannya!

Related posts

Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif

Table of Contents

Toggle
    • Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif
    • Geger! Meta Blokir Iklan TikTok di 7 Negara, Pemasar Digital Bakal Kena Imbas Buruk
  • Kenapa Meta Begitu Santai Membiarkan Anak-Anak Kecanduan?
  • Instagram Disebut “Narkoba” oleh Karyawannya Sendiri!
  • Meta Membantah Keras, Tapi Bukti Mulai Berbicara
  • Saksi Pertama Mengguncang Ruang Sidang!
  • Denda Bisa Menghancurkan Meta Selamanya!
  • Kisah Lama yang Kembali Berulang?

Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif

October 12, 2026
Geger! Meta Blokir Iklan TikTok di 7 Negara, Pemasar Digital Bakal Kena Imbas Buruk

Geger! Meta Blokir Iklan TikTok di 7 Negara, Pemasar Digital Bakal Kena Imbas Buruk

October 12, 2026

Kenapa Meta Begitu Santai Membiarkan Anak-Anak Kecanduan?

Gugatan yang dilayangkan oleh 29 negara bagian AS ini menuduh Meta dengan sengaja merancang platformnya seperti jebakan mematikan bagi anak-anak dan remaja. Mereka menuding perusahaan teknologi tersebut dengan sadar menciptakan fitur-fitur adiktif yang membuat generasi muda terus-menerus menggulir layar tanpa henti. Para jaksa penuntut mengklaim bahwa desain-platform yang membuat ketagihan itu telah memperparah masalah kesehatan mental di kalangan anak muda, mulai dari kecemasan berlebihan, depresi berkepanjangan, hingga risiko bunuh diri yang mengancam jiwa!

Empat negara bagian yang memimpin perkara ini, yaitu California, Colorado, Kentucky, dan New Jersey, juga tidak main-main dalam menuntut Meta. Mereka menuduh perusahaan tersebut melanggar hukum federal yang mengatur pengumpulan dan penggunaan data pribadi anak. Ini bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan pelanggaran serius yang bisa membuat terjungkal ke jurang kehancuran finansial!

Instagram Disebut “Narkoba” oleh Karyawannya Sendiri!

Sidang yang telah dimulai di pengadilan federal Oakland, California pada Selasa (18/8/2026) langsung menghadirkan kejutan-kejutan mengejutkan. Wakil Jaksa Agung California, Megan O’Neill, dengan lantang menggambarkan model bisnis Meta sebagai upaya sistematis untuk membuat pengguna terus terpaku di platform. Ia menuduh Meta ingin “mengait” pengguna layaknya pengguna narkoba yang terus mencari dosis berikutnya!

Yang lebih mengejutkan lagi, pihak penggugat mengungkap komunikasi internal perusahaan yang sangat mengkhawatirkan. Dalam sebuah email internal kepada bos Instagram Adam Mosseri, disebutkan bahwa “waktu yang dihabiskan remaja” menjadi salah satu tujuan utama perusahaan. Bahkan lebih parah lagi, karyawan Meta sendiri pernah menggambarkan Instagram sebagai “narkoba” dan diri mereka sebagai “pengedar” dalam percakapan internal mereka!

O’Neill juga menuding Meta dengan kejam mempelajari bagaimana otak anak bekerja dan bereaksi terhadap rangsangan digital. Perusahaan raksasa itu kemudian melacak setiap interaksi anak-anak di aplikasi, seolah-olah mereka sedang melakukan eksperimen berbahaya terhadap generasi muda tanpa izin!

Meta Membantah Keras, Tapi Bukti Mulai Berbicara

Tentu saja, Meta tidak tinggal diam menghadapi tudingan-tudingan mengerikan tersebut. Pengacara Meta, Paul Schmidt, tampil membantah bahwa Facebook dan Instagram sengaja dirancang untuk membuat anak-anak kecanduan. Ia mengklaim bahwa meskipun beberapa pengguna menghadapi masalah, penelitian belum menunjukkan hubungan yang jelas antara penggunaan media sosial dan penurunan kesejahteraan remaja.

Schmidt juga membantah anggapan bahwa CEO Meta Mark Zuckerberg ingin membuat produk perusahaannya menjadi berbahaya. Terkait penggunaan istilah “narkoba” dalam percakapan internal, ia berkilah bahwa karyawan terkadang menggunakan bahasa yang “ceroboh” dalam komunikasi pribadi. Namun, apakah penjelasan ini cukup meyakinkan di hadapan bukti-bukti yang semakin menggunung?

Saksi Pertama Mengguncang Ruang Sidang!

Setelah argumen pembuka selesai, mantan engineer keselamatan Meta, Arturo Bejar, menjadi saksi pertama yang mengguncang ruang sidang. Selama ini Bejar vokal menyebut bahwa Mereka mengetahui sejumlah perangkat perlindungan anak di platformnya tidak bekerja sebagaimana mestinya. Ia mengungkapkan bahwa aspek keamanan tidak selalu menjadi pertimbangan ketika produk-produk seperti video pendek IG Reels pertama kali diluncurkan ke publik!

Yang lebih menegangkan lagi, Mark Zuckerberg sendiri dan CEO Instagram Adam Mosseri diperkirakan akan ikut memberikan kesaksian di pengadilan. Kedua petinggi Meta ini harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan tajam dari para jaksa yang sudah menyiapkan bukti-bukti kuat. Meta nantinya juga akan menghadirkan bukti mengenai upaya yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan keamanan platform, namun apakah itu cukup untuk menyelamatkan mereka?

Denda Bisa Menghancurkan Meta Selamanya!

Jika dinyatakan bertanggung jawab, Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers dapat menjatuhkan denda perdata sekaligus memerintahkan perubahan besar-besaran pada Facebook dan Instagram. Beberapa perubahan yang diminta antara lain menghilangkan fitur likes dan infinite scroll yang membuat ketagihan, menerapkan batas waktu penggunaan bagi pengguna muda, serta memperketat pembatasan agar anak di bawah usia 13 tahun tidak menggunakan platform tersebut. Ini bisa mengubah wajah media sosial selamanya!

Sementara mereka memperkirakan potensi hukuman maksimal bisa mencapai 1,4 triliun dollar AS, jaksa agung negara bagian mengatakan dalam sidang pekan lalu bahwa dendanya kemungkinan lebih dekat ke 200 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.562 triliun). Angka ini kira-kira setara dengan tiga tahun laba bersih Meta setelah pajak, tetap merupakan jumlah yang sangat menghancurkan!

Kisah Lama yang Kembali Berulang?

Gugatan terhadap perusahaan yang bermarkas di Menlo Park, California ini sebenarnya telah bergulir sejak 2023. Kasus tersebut muncul sekitar dua tahun setelah mantan karyawan Meta sekaligus whistleblower Frances Haugen bersaksi di Senat AS. Haugen membocorkan ribuan lembar dokumen rahasia perusahaan yang membuat industri teknologi gempar kala itu. Ia menuding mengetahui produknya dapat membahayakan anak dan mengetahui langkah yang bisa dilakukan untuk membuatnya lebih aman, tetapi tidak mengambil tindakan yang memadai karena kepentingan bisnis yang lebih besar.

Kini, Meta juga tengah menghadapi sejumlah perkara lain terkait dampak platformnya terhadap anak dan remaja. Pada Maret lalu, juri di Los Angeles memerintahkan Meta dan Google membayar 6 juta dollar AS kepada seorang perempuan berusia 20 tahun yang mengaku kecanduan Instagram dan YouTube sejak masih anak-anak. Awal Agustus ini, hakim di New Mexico juga memerintahkan membayar 567 juta dollar AS terkait dampak platform perusahaan terhadap kesehatan mental remaja. Semua kasus ini menunjukkan pola yang sangat mengkhawatirkan!

Akankah mereka mampu bertahan dari guncangan dahsyat ini? Atau justru ini menjadi awal kehancuran kerajaan media sosial yang telah mendominasi dunia selama hampir dua dekade? Yang jelas, sidang selama enam minggu ke depan akan menentukan nasib Facebook, Instagram, dan mungkin seluruh industri media sosial global!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: meta
Previous Post

Palworld dan No Man’s Sky: Spekulasi Kolaborasi yang Masih Menunggu Konfirmasi

Next Post

Poco M8x Resmi Meluncur: Kombinasi Snapdragon 4 Gen 5, Baterai 7.900 mAh, dan Harga Terjangkau

Next Post
Gugatan 29 Negara Bagian AS, Meta Terancam Hadapi Denda hingga Rp 25 Kuadriliun

Poco M8x Resmi Meluncur: Kombinasi Snapdragon 4 Gen 5, Baterai 7.900 mAh, dan Harga Terjangkau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Jangan Biarkan Chat Terlewat, Cek Pengaturan Notifikasi WhatsApp Kamu Sekarang

Forza Horizon 6 Sudah Bisa Dibeli di Steam dan Xbox, Harga Mulai Rp900 Ribuan

5 months ago
Bawa Sensor 1 Inci dan Perekaman 8K, Insta360 Luna Ultra Kini Bisa Dibeli di Indonesia

Bos Nothing: Harga Komponen Memori Naik 2 Kali Lipat, HP Ikut Melambung

4 months ago
Untuk Pertama Kalinya, Samsung Raup Kapitalisasi Pasar 1.000 Triliun Won

Untuk Pertama Kalinya, Samsung Raup Kapitalisasi Pasar 1.000 Triliun Won

9 months ago
Bikin Lagu Semakin Mudah, Google Integrasikan Lyria 3 ke Gemini, Cukup Modal Kata-kata

Asha Sharma, Mantan Presiden Core AI Microsoft, Jadi Bos Anyar Xbox Gantikan Phil Spencer

8 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC
  • Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif
  • Usung Layar AMOLED dan Fitur ECG, Garmin Rilis Smartwatch Golf Premium Approach S72

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC

Mengenal AnyPS5: Software Open-Source yang Membawa Game PS5 ke PC

October 12, 2026
Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif

Ekspansi Lini Hiburan, Xbox Dirikan Divisi XP untuk Adaptasi Layar Lebar hingga Wahana Imersif

October 12, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In