Olympic.or.id – Para penggemar Assassin’s Creed yang sudah tidak sabar menanti kehadiran seri terbaru berjudul Hexe tampaknya harus menghela napas panjang. Pasalnya, Ubisoft dikabarkan masih membutuhkan waktu lebih lama untuk merampungkan proyek ambisius ini. Berdasarkan informasi terkini yang beredar di kalangan industri game, Assassin’s Creed Hexe baru akan meluncur paling cepat pada paruh kedua tahun 2027. Jadwal ini ternyata lebih mundur dibandingkan prediksi sebelumnya yang menyebutkan game tersebut akan hadir pada pertengahan tahun yang sama. Kabar mengejutkan ini tentu saja langsung menjadi perbincangan hangat di komunitas gamers Tanah Air dan dunia.
Spekulasi mengenai penundaan ini mengemuka seiring dengan kesuksesan gemilang yang baru saja diraih Ubisoft melalui dua judul andalan mereka. Pertama, Assassin’s Creed Shadows berhasil menyabet respons positif dari para kritikus dan pemain. Kedua, peluncuran ulang Assassin’s Creed Black Flag: Resynced juga turut menorehkan prestasi membanggakan. Keberhasilan kedua game tersebut rupanya memberikan dampak signifikan terhadap strategi rilis Ubisoft ke depan. Pihak pengembang dinilai tidak lagi berada dalam tekanan untuk segera meluncurkan seri utama baru dalam waktu dekat. Mereka memiliki ruang bernapas yang cukup longgar untuk menyempurnakan Hexe tanpa terburu-buru mengejar tenggat waktu.
Meskipun kabar ini sudah tersebar luas dan menjadi topik hangat di berbagai forum diskusi, penting untuk dicatat bahwa semua informasi mengenai jadwal rilis tersebut masih belum berasal dari sumber resmi Ubisoft. Hingga detik ini, perusahaan asal Prancis itu belum mengumumkan tanggal peluncuran Assassin’s Creed Hexe secara publik. Mereka juga belum memberikan pembaruan terkait progres pengembangan game yang digarap di balik layar. Sikap diam dari Ubisoft ini justru memicu semakin banyak spekulasi dan teori bermunculan dari para pengamat industri.
Bocoran Terbaru Sebut Rilis Mundur Hingga Akhir 2027, Benarkah?
Informasi paling segar mengenai penundaan ini berasal dari NateTheHate2, seorang leaker industri game yang cukup populer di platform X (dulu Twitter). Ia dengan tegas menyatakan bahwa Assassin’s Creed Hexe “tidak akan dirilis hingga paruh kedua tahun 2027, paling cepat”. Pengakuan dari sosok yang kerap membocorkan informasi akurat ini tentu saja membuat para penggemar gelisah. Namun demikian, NateTheHate2 juga tidak mengungkapkan adanya bukti konkret maupun sumber internal yang dapat memperkuat klaimnya tersebut. Ia hanya menyampaikan prediksi berdasarkan analisis dan informasi yang beredar di kalangan insider.
Meski masih berupa rumor, prediksi dari NateTheHate2 ini dinilai cukup masuk akal oleh banyak pengamat. Jika kita menilik kalender rilis, Assassin’s Creed Shadows sendiri belum genap berusia dua tahun pada pertengahan 2027 mendatang. Dengan siklus hidup game modern yang semakin panjang melalui pembaruan konten rutin dan ekspansi besar-besaran, Ubisoft dinilai masih memiliki banyak ruang untuk terus mendukung Shadows. Mereka bisa menghadirkan berbagai konten tambahan, event spesial, hingga ekspansi cerita baru yang membuat pemain tetap betah menjelajahi dunia Shadows sebelum akhirnya memperkenalkan seri utama berikutnya. Strategi ini sebenarnya sudah terbukti efektif untuk menjaga antusiasme komunitas dalam jangka panjang.
Ubisoft Kabarnya Sibuk Garap Beberapa Proyek Assassin’s Creed Sekaligus!
Selain fokus pada pengembangan Hexe, Ubisoft juga dikabarkan tengah menggarap sejumlah proyek besar lainnya dalam waralaba Assassin’s Creed. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah remake dari Assassin’s Creed pertama yang legendaris. Proyek ini konon akan membawa kembali pengalaman awal Altair dengan sentuhan visual dan gameplay modern yang lebih memukau. Menurut berbagai laporan sebelumnya, proyek remake tersebut diperkirakan akan hadir setelah peluncuran Assassin’s Creed Black Flag: Resynced dan berpotensi dirilis lebih dulu dibandingkan Hexe. Jika kabar ini benar, para penggemar setia mungkin bisa menikmati nostalgia Altair terlebih dahulu sebelum menyambut petualangan baru di Hexe.
Rumor menarik lainnya juga menyebut bahwa Assassin’s Creed Hexe akan menghadirkan kembali karakter ikonik Ezio Auditore da Firenze. Namun, kali ini Ezio tidak akan tampil sebagai protagonis utama, melainkan sebagai figur mentor yang membimbing karakter baru dalam cerita. Kembalinya Ezio tentu menjadi angin segar bagi para penggemar yang merindukan pesona Assassin asal Italia tersebut. Meski begitu, seperti halnya informasi jadwal rilis, semua bocoran tentang kehadiran Ezio ini masih belum mendapat konfirmasi resmi dari Ubisoft. Oleh karena itu, kita semua masih perlu menyikapi berbagai kabar yang beredar saat ini dengan penuh kehati-hatian.
Keputusan Ubisoft untuk tidak terburu-buru merilis Hexe sebenarnya bisa dilihat sebagai langkah bijak. Mereka ingin memastikan bahwa game yang akan disajikan benar-benar matang dan memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar. Namun, penantian panjang hingga 2027 tentu akan menguji kesabaran komunitas Assassin’s Creed di seluruh dunia. Sampai Ubisoft memberikan pengumuman resmi mengenai proyek selanjutnya, kita hanya bisa menikmati berbagai bocoran dan spekulasi yang bermunculan. Satu hal yang pasti, industri game terus bergerak dinamis dan kejutan selalu bisa terjadi kapan saja!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










