Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Gugatan Baru Warnai Konflik AI vs Hak Cipta, 3 YouTuber Tuntut Snapchat

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
January 30, 2026
in Berita
0
Gugatan Baru Warnai Konflik AI vs Hak Cipta, 3 YouTuber Tuntut Snapchat
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Gelombang perlawanan kreator digital terhadap raksasa teknologi akhirnya mencapai puncaknya! Tiga Youtuber ternama asal Amerika Serikat baru-baru ini secara resmi menggugat Snap, perusahaan induk Snapchat. Aksi ini mereka lakukan lantaran Snap diduga secara semena-mena menggunakan video-video mereka tanpa seizin untuk melatih model kecerdasan buatan (AI) miliknya.

snapchat

Hebatnya, ketiga penggugat ini secara kolektif menguasai perhatian lebih dari 6,2 juta subscriber. Sebagai informasi, trio ini terdiri dari channel populer “h3h3” dengan 5,52 juta pengikut, ditambah dengan dua channel spesialis golf, MrShortGame Golf dan Golfholics. Mereka dengan tegas menyatakan bahwa Snap telah memanfaatkan konten berharga mereka sebagai “bahan bakar” untuk mengembangkan sistem AI-nya, khususnya untuk fitur canggih bernama “Imagine Lens”.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Table of Contents

Toggle
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
      • Dataset Akademis yang Dibelokkan untuk Kepentingan Komersial
      • Gugatan yang Bisa Mengubah Masa Depan AI dan Hak Cipta

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

September 18, 2026
Dataset Akademis yang Dibelokkan untuk Kepentingan Komersial

Lebih lanjut, fitur tersebut memang terlihat mengesankan karena memungkinkan jutaan pengguna Snapchat mengedit gambar hanya dengan perintah teks. Namun, di balik kemudahan itu, tersimpan dugaan pelanggaran yang serius. Rupanya, Snapchat diduga mengakses dataset raksasa bernama HD-VILA-100M yang berisi jutaan video dan deskripsi teks. Parahnya, dataset ini sebenarnya dirancang khusus hanya untuk tujuan akademis dan penelitian murni. Akan tetapi, Snap justru memakainya untuk kepentingan komersial, sehingga jelas melanggar ketentuan layanan YouTube dan batasan lisensi yang berlaku.

Tak hanya berhenti di Snap, ketiga kreator pemberani ini juga menyeret nama-nama besar lain ke meja hijau. Perusahaan teknologi seperti Nvidia, Meta (pemilik Facebook dan Instagram), hingga ByteDance (pemilik TikTok) turut menjadi target gugatan serupa. Mereka berencana mengajukan gugatan class action ini ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Pusat California, menunjukkan keseriusan mereka dalam memperjuangkan hak.

Gugatan yang Bisa Mengubah Masa Depan AI dan Hak Cipta

Secara gamblang, gugatan ini tidak hanya menuntut ganti rugi finansial, tetapi juga perintah pengadilan untuk menghentikan pelanggaran hak cipta di masa depan. Jelas, kasus ini bukanlah yang pertama dan terakhir. Saat ini, ia telah menambah deretan panjang gugatan dari berbagai kalangan kreator terhadap pengembang model AI. Sebelumnya, kita sudah melihat aksi serupa dari para penerbit buku, penulis, perusahaan koran, hingga seniman visual.

Menurut data organisasi nirlaba Copyright Alliance, tercatat lebih dari 70 kasus pelanggaran hak cipta yang telah diajukan terhadap perusahaan-perusahaan AI. Namun, jalan peradaban teknologi tidak selalu lurus. Dalam beberapa kasus, seperti gugatan sekelompok penulis terhadap Meta, hakim memutuskan kemenangan berada di pihak perusahaan teknologi tersebut.

Di sisi lain, ada juga resolusi yang lebih damai. Misalnya, dalam kasus antara perusahaan AI Anthropic dan sekelompok penulis, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan di luar pengadilan dengan Anthropic setuju membayar kompensasi kepada para penggugat. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana hakim akan menyelesaikan pertarungan sengit antara para Youtuber dengan Snap dan kawan-kawannya ini. Bagaimana pun hasilnya, kasus ini akan menjadi preseden penting bagi masa depan etika AI dan hak kekayaan intelektual di era digital. Laporan ini dihimpun dari sumber terpercaya seperti TechCrunch.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: Snapchat
Previous Post

YouTube Music Akhirnya Bisa Lanjutkan Pemutaran Secara Otomatis Antar Perangkat

Next Post

Masa Depan Robotika! Humanoid dengan Tulang Balon yang Mampu Menjelajah Segala Medan

Next Post
Masa Depan Robotika! Humanoid dengan Tulang Balon yang Mampu Menjelajah Segala Medan

Masa Depan Robotika! Humanoid dengan Tulang Balon yang Mampu Menjelajah Segala Medan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

10 Unit Jammer Rusia Siap Ganggu Sinyal Starlink di Garis Depan Ukraina

Samsung Luncurkan Galaxy F70 Pro, Baterai 6.000 mAh dan Jaminan Update Android Hingga 6 Generasi

1 month ago
Axis + Nubia Neo 3: Kuota 200 GB Gratis!

Axis + Nubia Neo 3: Kuota 200 GB Gratis!

10 months ago
OnePlus N6x Hadir dengan Baterai Jumbo 7.000 mAh dan Chipset MediaTek Dimensity 6360

Mini PC ASUS VM31 Resmi Meluncur, Bawa Chip AMD Rebrand untuk Produktivitas Sehari-hari

2 months ago
Peretas Bobol Superkomputer Tianjin, 10 Petabyte Data Sensitif China Diduga Bocor

Peretas Bobol Superkomputer Tianjin, 10 Petabyte Data Sensitif China Diduga Bocor

5 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In