Thursday, October 22, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Asha Sharma, Mantan Presiden Core AI Microsoft, Jadi Bos Anyar Xbox Gantikan Phil Spencer

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
February 24, 2026
in Berita
0
Bikin Lagu Semakin Mudah, Google Integrasikan Lyria 3 ke Gemini, Cukup Modal Kata-kata
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Dunia gaming internasional baru saja diguncang kabar mengejutkan! Phil Spencer, sosok karismatik yang selama ini menjadi nahkoda kapal besar Xbox sekaligus menjabat sebagai CEO Microsoft Gaming, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Microsoft. Pria yang telah mendedikasikan hidupnya selama 38 tahun di perusahaan teknologi raksasa ini memutuskan untuk memasuki masa pensiun.

Kabar mengejutkan ini pertama kali disampaikan langsung oleh Spencer melalui unggahan mendadak di akun LinkedIn pribadinya. Ia tidak banyak bicara, tetapi pesannya jelas dan mengharukan.

Related posts

Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar

Table of Contents

Toggle
    • Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar
    • Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup
  • Kursi Panas Xbox Diserahkan ke Bos AI
  • Ujian Berat Menanti di Tengah Tantangan Bisnis

Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar

October 21, 2026
Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup

Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup

October 20, 2026

“Setelah mengabdi selama 38 tahun di Microsoft, akhirnya waktu itu tiba bagi saya. Saya mengambil keputusan penting untuk pensiun dan bersiap memulai babak baru yang sama sekali berbeda dalam hidup,” tulis Spencer dalam pernyataannya yang dikutip langsung dari LinkedIn, Jumat kemarin.

Selama 12 tahun terakhir, Spencer memegang kendali penuh atas divisi Xbox. Ia pertama kali dipercaya menjadi Head of Xbox pada tahun 2014, kemudian kariernya meroket hingga dipromosikan menjadi CEO Microsoft Gaming. Di bawah komandonya, Microsoft berhasil mencaplok raksasa game Activision Blizzard dalam akuisisi bersejarah yang mengubah peta persaingan industri hiburan digital global.

Pimpinan tertinggi Microsoft, Satya Nadella, angkat bicara mengenai kepergian orang kepercayaannya itu. Nadella mengungkapkan fakta menarik bahwa keputusan pensiun Spencer sebenarnya bukanlah keputusan dadakan, melainkan sudah direncanakan dengan matang sejak tahun sebelumnya.

“Tahun lalu, Phil Spencer sudah mengambil keputusan pribadi untuk pensiun dari perusahaan. Sejak saat itu, kami secara intensif membahas berbagai rencana suksesi agar transisi kepemimpinan berjalan mulus,” tulis Nadella secara terbuka dalam memo internal yang ditujukan kepada seluruh karyawan Microsoft.

Kursi Panas Xbox Diserahkan ke Bos AI

Asha Sharma, Mantan Presiden Core AI Microsoft, Jadi Bos Anyar Xbox Gantikan Phil Spencer

Nah, pertanyaan besarnya sekarang: siapa pengganti sosok sekaliber Phil Spencer? Jawabannya mungkin akan membuat banyak orang terkejut. Posisi strategis ini akan diisi oleh Asha Sharma. Wanita ini sebenarnya baru bergabung dengan keluarga besar Microsoft pada tahun 2024, setelah sebelumnya berkarier di perusahaan teknologi Instacart.

Dalam struktur baru nanti, Sharma akan secara resmi menjabat sebagai CEO Gaming dan bertanggung jawab langsung melapor kepada Satya Nadella. Sebuah lompatan karier yang fantastis!

Sebelum ditunjuk memimpin gaming, Sharma menjabat sebagai President of Product di divisi bisnis Core AI Microsoft. Di posisi itu, ia bekerja di bawah komando mantan eksekutif Meta, Jay Parikh. Jadi, latar belakangnya memang kuat di dunia produk dan kecerdasan buatan.

Dalam pesan perdananya yang ditujukan kepada seluruh karyawan gaming Microsoft, Sharma langsung menegaskan komitmennya terhadap ekosistem Xbox. Ia tidak ingin para penggemar setia merasa khawatir dengan perubahan kepemimpinan ini.

“Kami akan segera memperbarui komitmen kami kepada para penggemar setia dan pemain inti Xbox. Mereka adalah orang-orang yang telah berinvestasi secara emosional dan finansial bersama kami selama 25 tahun terakhir. Kami juga tidak akan melupakan para developer hebat yang membangun dunia imajiner dan pengalaman bermain yang tak terlupakan bagi pemain di seluruh penjuru dunia,” tulis Sharma dengan penuh keyakinan.

Menariknya, Sharma juga secara gamblang menyinggung dua hal yang saat ini menjadi topik panas di industri: monetisasi dan kecerdasan buatan (AI). Ia menyadari betul bahwa kedua elemen ini berkembang sangat cepat dan akan memengaruhi masa depan industri game secara drastis.

Namun, ia memberikan jaminan yang menenangkan. “Seiring monetisasi dan AI terus berkembang serta memengaruhi masa depan industri ini, kami berjanji tidak akan mengejar keuntungan efisiensi jangka pendek. Kami juga tidak akan membanjiri ekosistem dengan konten hasil generasi AI yang tidak memiliki jiwa. Game adalah dan akan selalu menjadi sebuah karya seni otentik, dibuat oleh tangan-tangan kreatif manusia, dan diciptakan dengan dukungan teknologi paling inovatif yang kami sediakan,” tegas Sharma.

Bagi yang belum tahu, Sharma sebelumnya memang terlibat aktif dalam pengembangan produk-produk AI canggih seperti Foundry. Teknologi ini berguna untuk mengintegrasikan berbagai model AI ke dalam aplikasi pihak ketiga.

Sharma juga menyampaikan kabar baik lainnya: Microsoft akan segera memperbarui komitmennya terhadap bisnis konsol. Ingat, Microsoft pertama kali merilis Xbox perdana pada tahun 2001 dan sejak saat itu konsol menjadi tulang punggung bisnis mereka.

Sementara itu, posisi Kepala Xbox Studios yang selama ini dipegang Matt Booty tidak berubah secara struktur. Booty akan tetap menjabat sebagai Executive Vice President dan Chief Content Officer, hanya saja kini ia akan langsung melapor kepada Sharma.

“Kami yakin kombinasi Asha dan Matt adalah perpaduan tepat. Asha memiliki kepemimpinan produk konsumen yang visioner, sementara Matt memiliki kedalaman pengalaman di industri gaming. Bersama, mereka akan mendorong inovasi platform dan pengembangan konten kami ke level selanjutnya,” puji Nadella dalam memo yang sama.

Bukan hanya Spencer yang hengkang. Sebagai bagian dari transisi kepemimpinan besar-besaran ini, Presiden Xbox Sarah Bond juga memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Ujian Berat Menanti di Tengah Tantangan Bisnis

Pergantian komando ini terjadi di saat yang kurang menguntungkan. Bisnis gaming Microsoft memang tengah menghadapi ujian berat. Data terbaru menunjukkan pendapatan divisi game Microsoft ambles sekitar 10 persen pada kuartal Desember jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan konsol Xbox generasi terbaru juga masih tertatih-tatih mengejar ketertinggalan dari pesaing utamanya.

Meskipun bisnis sedang tidak dalam performa terbaiknya, Nadella tetap memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Spencer. Ia menilai Spencer adalah arsitek utama di balik transformasi besar-besaran bisnis gaming Microsoft.

“Selama 38 tahun mengabdi di Microsoft, termasuk 12 tahun terakhir memimpin divisi Gaming, Phil telah membantu mentransformasi secara total apa yang kami kerjakan dan bagaimana cara kami mengerjakannya. Jejaknya akan selalu membekas di perusahaan ini,” tulis Nadella penuh apresiasi.

Di akhir pernyataannya, Spencer sendiri menyatakan bahwa ia tidak akan benar-benar putus hubungan dengan dunia yang membesarkan namanya. Ia masih akan menjadi pengamat dan pendukung setia industri game dari luar.

“Ke depannya, saya akan terus memberikan dukungan kepada para talenta hebat yang mendorong industri ini maju. Dan tentu saja, saya akan tetap duduk santai sambil memainkan game-game terbaru bersama komunitas luar biasa yang selama ini saya cintai,” pungkas Spencer dalam unggahan LinkedIn-nya, memberi isyarat bahwa masa pensiunnya akan diisi dengan kebahagiaan sebagai gamer sejati.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: xbox
Previous Post

Bikin Lagu Semakin Mudah, Google Integrasikan Lyria 3 ke Gemini, Cukup Modal Kata-kata

Next Post

NASA Umumkan Kebijakan Baru, Astronot Boleh Bawa Gadget ke Bulan

Next Post
Bikin Lagu Semakin Mudah, Google Integrasikan Lyria 3 ke Gemini, Cukup Modal Kata-kata

NASA Umumkan Kebijakan Baru, Astronot Boleh Bawa Gadget ke Bulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Huawei Geser Apple, Rajai Pasar Smartwatch Global untuk Pertama Kalinya!

Huawei Geser Apple, Rajai Pasar Smartwatch Global untuk Pertama Kalinya!

1 year ago
OnePlus 16 Resmi Diluncurkan di China dengan Chip Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6

OnePlus 16 Resmi Diluncurkan di China dengan Chip Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6

7 days ago
IBM Lepas “Burung Pemangsa” Kuantum Nighthawk

IBM Lepas “Burung Pemangsa” Kuantum Nighthawk

11 months ago
Kacau! Server R6 Siege Diretas, Hacker Bagi-bagi Kredit Premium ke Pemain!

Kacau! Server R6 Siege Diretas, Hacker Bagi-bagi Kredit Premium ke Pemain!

10 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo
  • Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian
  • Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo

October 21, 2026
Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian

Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian

October 21, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In