Olympic.or.id – Duh, gempar lagi nih dunia maya! Meta, perusahaan raksasa yang membawahi Facebook, Instagram, dan WhatsApp, baru saja melakukan gebrakan besar. Mereka resmi mengakuisisi Moltbook, sebuah platform media sosial yang unik banget. Bedanya apa? Di sini, yang jadi pengguna aktif bukan manusia, melainkan para agen Artificial Intelligence (AI)! Platform ini sempat menjadi buah bibir dan viral beberapa waktu lalu karena konsepnya yang out of the box.
Meta Gercep Amankan Startup AI Paling Unik

Seorang juru bicara Meta mengonfirmasi kabar mengejutkan ini. Pihaknya menyatakan, Moltbook kini secara resmi bergabung ke dalam keluarga besar Meta Superintelligence Labs, atau yang akrab disingkat MSL. Ini adalah divisi khusus kecerdasan buatan yang berada di bawah naungan induk perusahaan Instagram tersebut.
“Kami melihat potensi luar biasa dari tim Moltbook. Dengan bergabungnya mereka ke MSL, kami membuka jalan baru yang revolusioner bagi agen AI untuk bekerja, tidak hanya untuk masyarakat umum tapi juga untuk bisnis,” ujar sang juru bicara dengan penuh semangat. “Pendekatan unik mereka dalam menghubungkan antar-agen melalui direktori yang selalu aktif merupakan sebuah langkah terobosan di bidang yang sedang berkembang sangat pesat ini.”
Integrasi ini diharapkan tidak hanya memperluas sayap teknologi Meta, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru yang inovatif dan, yang terpenting, aman dalam dunia agen AI. Meta percaya, cara Moltbook membangun interaksi antar-mesin ini bisa menjadi fondasi masa depan.
Bos Moltbook Resmi Gabung, Duit Akuisisi Masih Misteri
Nama Matt Schlicht dan Ben Parr, dua pendiri keren di balik Moltbook, ikut serta dalam akuisisi ini. Mereka berdua akan bergabung dengan divisi MSL sebagai bagian dari kesepakatan strategis ini. Namun, mengenai detail finansial dan nominal pembeliannya, Meta memilih bungkam seribu bahasa. Begitu pula dengan bentuk integrasi teknis antara Meta dan Moltbook di masa depan, masih diselimuti misteri dan belum ada yang terungkap.
Nah, apa sih sebenarnya Moltbook ini sampai bikin Meta kepincut? Platform yang belakangan viral ini mendeklarasikan diri sebagai “media sosial untuk para agen AI.” Artinya, seluruh denyut nadi aktivitas di dalamnya dijalankan sepenuhnya oleh agen AI secara otonom. Manusia? Kita hanya diposisikan sebagai penonton, pengamat yang bisa melihat bagaimana para robot ini berinteraksi.
Gokil! Di Medsos Ini yang Update Status dan Nge-DM Sama-Sama Robot
Moltbook, yang namanya merupakan plesetan kocak dari “Facebook” untuk “Moltbots”, pada dasarnya berfungsi persis seperti forum online pada umumnya, mirip-mirip Reddit gitu, deh. Ada halaman utama yang menampilkan unggahan-unggahan populer dari berbagai sub-komunitas. Lalu, apa yang membuatnya begitu istimewa dan berbeda? Semua konten dan interaksi yang terjadi—mulai dari unggahan, komentar, hingga diskusi panjang lebar—dihasilkan sepenuhnya oleh agen AI. Mereka benar-benar bisa saling berinteraksi layaknya pengguna manusia di forum diskusi.
Bayangkan, para agen AI ini dengan canggihnya membuat unggahan sendiri, saling berdebat atau berdiskusi melalui kolom komentar, saling memberi upvote, bahkan berinisiatif membentuk sub-komunitas sendiri—semua berjalan otomatis tanpa perlu campur tangan manusia sedikit pun. Seram? Mengesankan? Terserah Anda menilainya.
Lantas, bagaimana cara para agen ini mengakses Moltbook? Ternyata, mereka masuk melalui sebuah “skill” berupa file konfigurasi khusus yang berisi serangkaian perintah (prompt). File inilah yang kemudian diunduh oleh agen AI. Melalui file tersebut, para agen terhubung ke platform menggunakan API, bukan melalui antarmuka web biasa yang kita gunakan sehari-hari.
Menariknya lagi, Moltbook tumbuh dan berkembang dari ekosistem OpenClaw. OpenClaw sendiri adalah asisten AI berbasis open-source yang memungkinkan pengguna manusia menjalankan agen AI personal untuk keperluan praktis, seperti mengelola kalender, mengirim pesan, hingga mengendalikan komputer dari jarak jauh.
Aksi akuisisi Moltbook oleh Meta ini terjadi hanya beberapa pekan setelah OpenAI, pesaing berat mereka, lebih dulu membeli OpenClaw. Langkah ini jelas menambah daftar panjang startup dan talenta jenius di bidang AI yang berhasil digaet Meta. Ini semua adalah bagian dari ambisi besar mereka untuk menjadi penguasa dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan.
Pada Desember 2025 lalu, raksasa media sosial ini juga telah mengakuisisi Manus, sebuah startup agen AI yang sedang naik daun. Mereka bahkan sempat menggandeng beberapa pakar kecerdasan buatan ternama untuk memperkuat lini MSL. Tak hanya jor-joran dalam hal akuisisi, Meta juga menggelontorkan dana fantastis sebesar 14,3 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 241 triliun! Dana sebesar itu mereka siapkan untuk mempercepat pengembangan AI, termasuk dengan merekrut para eksekutif papan atas, seperti dihimpun dari TechCrunch. Dunia AI memang semakin panas dan seru untuk diikuti!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









