Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Oracle Kurangi Karyawan Gegara AI: Begini Penjelasan Resmi Perusahaan

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
March 14, 2026
in Berita
0
Oracle Kurangi Karyawan Gegara AI: Begini Penjelasan Resmi Perusahaan
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Pernah bayangin nggak sih, kalau suatu saat nanti pekerjaan lo bisa digantikan sama mesin? Nah, ini bukan skenario film fiksi ilmiah lagi. Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Oracle, baru saja mengumumkan kabar mengejutkan yang bikin geleng-geleng kepala. Mereka bakal memecat (PHK) ribuan karyawan di berbagai divisi. Bukan cuma itu, mereka juga menunda perekrutan karyawan baru (hiring freeze), khususnya di divisi cloud. Kok bisa?

Laporan terbaru dari media teknologi dan bisnis terkemuka, Bloomberg, mengungkap fakta mencengangkan di balik keputusan ini. Ternyata, Oracle merasa teknologi kecerdasan buatan (AI) sudah jago banget dan sanggup menggantikan tugas-tugas yang selama ini dikerjakan manusia. Jadi, buat apa repot-repot bayar gaji karyawan banyak-banyak, gitu loh kira-kira pikirannya.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Table of Contents

Toggle
    • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
    • Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
  • Di Balik Kabar Buruk, Ternyata Cuan Oracle Malah Melejit
  • Investasi Gila-gilaan Demi Memenangkan Perang AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

September 18, 2026

Langkah berani ini juga mereka ambil karena ingin menekan biaya operasional. Apalagi, pengeluaran mereka untuk investasi dan pengembangan AI saat ini sedang gila-gilaan besarnya. Coba bayangkan, pada kuartal terakhir saja, arus kas bebas (free cash flow) Oracle jeblok hingga minus 24,7 miliar dollar AS! Angka yang bikin siapa pun pasti bergidik ngeri. Bahkan, para analis memprediksi kondisi arus kas negatif ini bisa berlanjut hingga tahun 2030. Duh, gawat darurat finansial!

Nah, kembali ke isu PHK dan hiring freeze. Sumber yang sama bilang kalau dua kebijakan ini bakal diterapkan Oracle dalam waktu dekat. Memang belum ada kepastian 100 persen apakah rencana yang bakal mengguncang nasib ribuan karyawan dan calon karyawan ini akan benar-benar terjadi.

Tapi, tanda-tandanya sudah sangat jelas. Dalam pernyataan resmi terbaru mereka soal laporan keuangan kuartal ketiga (Q3, Desember-Februari) tahun fiskal 2026 (FY26), Oracle terang-terangan mengakui kalau mereka memang lagi rajin-rajinnya mengurangi jumlah karyawan karena ulah AI.

Mereka bilang, “Model AI untuk menghasilkan kode komputer sekarang sudah sangat efisien. Karena itu, kami sedang merestrukturisasi tim pengembangan produk menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil, lincah, dan lebih produktif.” Terus terang banget, kan?

Oracle nambahin lagi, “Teknologi baru AI Code Generation ini memungkinkan kami membangun lebih banyak perangkat lunak dalam waktu yang singkat dengan jumlah karyawan yang lebih sedikit.” Wah, kalau udah begini, para programmer pasti mulai deg-degan. Masanya para pembuat kode bakal ‘dikode’ sama buatan mereka sendiri?

Di Balik Kabar Buruk, Ternyata Cuan Oracle Malah Melejit

Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru bersedih. Meskipun berita PHK dan hiring freeze ini bikin miris, di sisi lain kinerja bisnis Oracle justru menunjukkan pertumbuhan yang bikin saingannya iri. Ibarat kata, mereka lagi galau urusan karyawan, tapi pundi-pundi uang terus mengalir deras.

Dalam laporan kinerja Q3 FY26 yang mereka rilis pada Selasa (10/3/2026) waktu setempat AS, Oracle berhasil mencatatkan pendapatan yang jauh melampaui ekspektasi para analis. Gimana nggak, secara total, pendapatan kuartalan mereka mencapai 17,2 miliar dollar AS. Angka ini melesat naik sekitar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Keren, kan?

Bahkan, bisnis cloud mereka tumbuh dengan kecepatan yang sulit dibayangkan. Total pendapatan dari layanan cloud, yang mencakup infrastructure-as-a-service (IaaS) dan software-as-a-service (SaaS), berhasil meraup 8,9 miliar dollar AS. Ini artinya, ada lonjakan sekitar 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya!

Salah satu primadona yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah layanan cloud infrastructure (IaaS). Pendapatannya mencapai 4,9 miliar dollar AS, atau melonjak fantastis sekitar 84 persen secara tahunan. Ini bukti kalau mesin uang Oracle masih bekerja sangat efisien.

Investasi Gila-gilaan Demi Memenangkan Perang AI

Nah, di tengah euforia pertumbuhan bisnis cloud ini, Oracle justru makin menjadi-jadi dalam berinvestasi. Mereka menggeber habis-habisan pembangunan infrastruktur AI, terutama pusat data atau data center raksasa. Target mereka sungguh ambisius, yaitu membelanjakan modal (capital expenditure) sekitar 50 miliar dollar AS pada tahun fiskal 2026. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari belanja mereka tahun sebelumnya!

Lalu, kenapa mereka berani jor-joran banget? Jawabannya sederhana: permintaan komputasi cloud untuk keperluan AI lagi membludak. Mulai dari kebutuhan untuk melatih (training) model AI sampai dengan penggunaannya sehari-hari (inferencing), semuanya butuh daya komputasi raksasa yang hanya bisa dipenuhi oleh data center canggih.

Oracle sendiri mengakui, saat ini permintaan kapasitas cloud untuk AI tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan ketersediaan infrastrukturnya. Jadi, investasi besar-besaran ini adalah strategi perang mereka agar tidak kehabisan amunisi di tengah gempuran kompetitor. Mereka rela berutang dan berkorban di sisi arus kas demi memastikan bisa memenangkan pertarungan bisnis AI di masa depan. Jadi, meskipun sekarang arus kas mereka jebol, mereka yakin ini adalah investasi jangka panjang yang bakal berbuah manis kelak. Skenario besar sedang dimainkan, dan karyawan jadi pion yang harus rela diganti demi mesin yang lebih canggih.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Oracle
Previous Post

Meta Caplok Moltbook, Platform Unik dengan Agen AI sebagai Penggunanya

Next Post

Magic Layers Hadir di Canva, Memudahkan Pengguna Edit Gambar Tanpa File Asli

Next Post
Oracle Kurangi Karyawan Gegara AI: Begini Penjelasan Resmi Perusahaan

Magic Layers Hadir di Canva, Memudahkan Pengguna Edit Gambar Tanpa File Asli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Polemik Rating Usia Game di Steam Memanas, Kemkomdigi Tegaskan Itu Bukan Hasil Verifikasi Resmi IGRS

Investasi Rp216 Triliun Take-Two Berujung PHK, Divisi AI Jadi Korban Pertama Restrukturisasi

5 months ago
LG Gram Pro 2026 Hadir dengan Bahan Aerominum, Klaim Jadi Laptop Teringan

LG Gram Pro 2026 Hadir dengan Bahan Aerominum, Klaim Jadi Laptop Teringan

8 months ago
Rayakan Dua Dekade ASUS ROG, Zephyrus Duo 2026 Akhirnya Resmi Masuk Indonesia

Catat Tanggalnya! Office 2021 Kehilangan Dukungan Microsoft pada Oktober 2026

3 months ago
Meta Tunjuk Bos WhatsApp Baru dari India, Sekaligus Suntik Dana Rp16 Triliun

Realme P4x 4G Resmi Rilis: Baterai 8.000 mAh, Chipset Unisoc, dan Harga Mulai Rp 3,4 Juta

3 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In