OLYMPIC.OR.ID – Baru-baru ini, para pengguna Infinix GT 30 Pro di Indonesia ramai-ramai mengeluhkan masalah serius pada ponsel mereka. Sebuah bug menyebalkan membuat perangkat ini mendadak melakukan factory reset alias kembali ke pengaturan pabrik tanpa peringatan. Akibatnya, data berharga seperti foto, video, hingga aplikasi lenyap seketika!
Factory reset sendiri adalah fitur yang mengembalikan ponsel ke kondisi seperti baru keluar dari kotak. Sayangnya, bug ini membuat proses itu terjadi tanpa sepengetahuan pengguna. Keluhan ini mencuat di media sosial, khususnya di grup Facebook “Infinix GT 30 Pro Indonesia”, tempat pengguna berbagi pengalaman pahit mereka.

Infinix GT 30 Pro resmi meluncur di Indonesia pada Juni 2025. Namun, euforia peluncuran ponsel ini ternoda oleh masalah teknis yang bikin jengkel. Banyak pengguna melaporkan ponsel mereka tiba-tiba menampilkan layar informasi factory reset setelah restart otomatis. Layar itu menunjukkan pesan seperti, “Untuk menggunakan ponsel ini, login ke Akun Google yang terakhir digunakan sebelum reset. Anda harus menyiapkan ponsel lagi.”
Pesan tersebut disertai tombol “Siapkan ponsel” yang memaksa pengguna memulai pengaturan ulang seperti ponsel baru. Akibatnya, proses ini sering kali menghapus data penting, meskipun beberapa pengguna melaporkan foto dan video di penyimpanan internal masih selamat.

Berdasarkan pantauan KompasTekno pada Rabu (10/9/2025), kronologi masalah ini cukup jelas. Pertama, aplikasi yang sedang digunakan, seperti WhatsApp atau YouTube Shorts, tiba-tiba crash dan tertutup. Kemudian, antarmuka XOS menampilkan pesan error “XOS berhenti”. Tanpa aba-aba, ponsel langsung restart sendiri. Setelah menyala, layar factory reset muncul, dan data pengguna pun lenyap setelah proses penyiapan selesai. Betapa frustrasinya!
Seorang pengguna bernama Rozi Plasma berbagi ceritanya di grup Facebook. Saat asyik menonton YouTube, tiba-tiba muncul notifikasi “XOS berhenti”. Aplikasi langsung mati, dan ponsel restart sendiri. Ketika dinyalakan kembali, ponsel sudah dalam kondisi factory reset, membuatnya tak bisa masuk ke sistem.
Pengalaman serupa dialami pengguna lain yang memilih anonim. Ia sedang membuka WhatsApp ketika aplikasi tiba-tiba tertutup, diikuti restart otomatis. Setelah mencoba berbagai cara, ia akhirnya masuk ke sistem, tetapi layar penyiapan factory reset menyambutnya.
Pengguna lain, Renaldi Yan Armadani, bahkan lebih apes. Ia mengaku sudah lima kali mengalami bug factory reset dalam beberapa bulan terakhir. Pada Selasa (9/9/2025), ia mendapat kabar dari Infinix bahwa solusi berupa pembaruan (patch) sedang disiapkan untuk mengatasi masalah ini.
Selain reset mendadak, pengguna juga mengeluhkan masalah lain. Menu “Settings” tiba-tiba hilang, ponsel cepat panas, baterai boros, sistem XOS sering crash, hingga perangkat restart sendiri tanpa sebab. Keluhan ini menggema di grup Facebook, mencerminkan kekecewaan pengguna.
Untuk mengatasi masalah, beberapa pengguna menyarankan melapor ke aplikasi Carlcare, layanan resmi Infinix, atau mengirim email langsung ke kantor pusat Infinix. Langkah ini diharapkan mendorong Infinix Indonesia segera merilis patch untuk memperbaiki bug, terutama yang terkait factory reset.
Hingga kini, Infinix Indonesia masih bungkam soal keluhan ini. KompasTekno sudah berusaha menghubungi pihak Infinix sejak Selasa (9/9/2025), namun belum mendapat tanggapan resmi. Sungguh disayangkan!
Kunjungi laman berita terkini di Indonesiaartnews.or.id
Sementara itu, kabar baik mulai terdengar. Berdasarkan pantauan OLYMPICTekno di grup Facebook, beberapa pengguna melaporkan telah menerima pembaruan sistem dengan versi 15.1.0.153SP05 (OP001PF001AZ) sebesar 406 MB. Pembaruan ini diklaim meningkatkan performa ponsel secara keseluruhan dan memperbaiki “beberapa masalah”. Namun, belum jelas apakah bug factory reset termasuk di antaranya.
Menariknya, pembaruan ini tampaknya menjangkau semua pengguna Infinix GT 30 Pro, termasuk mereka yang tidak mengalami reset otomatis. Meski begitu, karena pembaruan ini masih baru, belum ada konfirmasi apakah patch ini benar-benar menyelesaikan masalah yang dikeluhkan. Para pengguna kini menanti kepastian sambil berharap ponsel kesayangan mereka kembali normal.








