Wednesday, October 21, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Perang Senyap di Angkasa, Rusia Dituding Sadap Satelit NATO

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
February 13, 2026
in Berita
0
Meta Luncurkan Fitur AI, Ubah Foto Profil Facebook Jadi Bergerak ala Koran Harry Potter
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Konflik geopolitik ternyata tidak hanya berkecamuk di darat. Kini, angkasa pun ikut memanas! Pejabat keamanan Uni Eropa baru-baru ini membuka suara, mereka yakin dua kendaraan luar angkasa milik Rusia sudah mencegat komunikasi dari setidaknya belasan satelit yang melayang di atas Eropa. Bukan sekadar memata-matai, aksi ini bahkan bisa memicu tabrakan di orbit!

Perang Senyap di Angkasa, Rusia Dituding Sadap Satelit NATO

Apa yang terjadi selanjutnya? Jelas, risiko kebocoran data sensitif bukan satu-satunya mimpi buruk. Lebih mengerikan lagi, Rusia diduga kuat bisa mengubah jalur orbit satelit-satelit tersebut, atau skenario terburuknya, menabrakkannya satu per satu. Ini bukan film fiksi ilmiah. Ini nyata.

Related posts

Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar

Table of Contents

Toggle
    • Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar
    • Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup
  • Manuver Membuntuti di Orbit Geostasioner
  • Celah Keamanan di Satelit Lawas
  • Skenario Serangan dan Nasib Luch-1

Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar

October 21, 2026
Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup

Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup

October 20, 2026

Manuver Membuntuti di Orbit Geostasioner

Tim keamanan Eropa mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir, dua satelit Rusia bernama Luch-1 dan Luch-2 makin sering membuntuti satelit-satelit Eropa. Mereka tidak sekadar lewat. Mereka konsisten mendekat, mengikuti, dan terus mengamati. Otoritas militer dan sipil Barat pun tak tinggal diam. Mereka terus memantau gerak-gerik Luch yang penuh teka-teki itu.

Semua ini terjadi di tengah ketegangan yang sudah memuncak antara Rusia dan Barat, terutama setelah invasi penuh Rusia ke Ukraina. Jadi, tidak heran jika kecurigaan langsung mengarah ke Moskow.

Pernah suatu ketika, kedua satelit ini melesat sangat dekat, sampai batas yang sangat berisiko, ke sejumlah satelit geostasioner paling vital milik Eropa. Satelit-satelit itu tidak main-main fungsinya. Mereka digunakan untuk siaran TV, komunikasi data, dan layanan publik yang melayani seluruh Eropa, termasuk Inggris. Artinya, aktivitas sehari-hari miliaran orang bergantung pada keamanan satelit-satelit ini.

Data orbit dan pengamatan teleskop dari Bumi memperlihatkan pola yang sama, Luch kerap numpang tinggal di dekat satelit lain selama berminggu-minggu. Parahnya, sejak diluncurkan pada tahun 2023, Luch-2 tercatat sudah mendekati 17 satelit Eropa. Bayangkan, satu satelit mata-mata bisa mendekati hampir dua lusin target dalam waktu singkat!

Celah Keamanan di Satelit Lawas

Lalu, apa sebenarnya yang mereka incar? Militer Jerman mencurigai kedua satelit ini menjalankan misi SIGINT, yaitu Signals Intelligence, alias penyadapan sinyal komunikasi elektronik. Caranya? Mereka menyelip masuk ke area yang disebut kerucut sinyal data. Ini adalah wilayah imajiner antara antena di Bumi dan satelit target. Begitu Luch masuk ke dalam kerucut itu, sinyal komunikasi bisa dicegat. Data perintah ke satelit pun bisa direkam.

Untungnya, sebagian data ini terenkripsi. Sayangnya, tidak semua. Pejabat intelijen Eropa mengakui bahwa beberapa data sensitif, terutama perintah pengendali satelit, tidak dalam kondisi terenkripsi. Satelit-satelit lawas kebanyakan diluncurkan sebelum teknologi enkripsi modern tersedia. Jadi, mereka seperti rumah tanpa kunci di kawasan rawan maling. Jika data ini jatuh ke tangan musuh, di masa depan musuh bisa mempelajari cara mengganggu, bahkan menghancurkan satelit.

Skenarionya makin mencekam ketika kita menghubungkan aktivitas ini dengan strategi besar Rusia. Saat ini, Moskow memang gencar meningkatkan hybrid warfare di Eropa. Kita sudah melihat sabotase kabel internet bawah laut, serangan siber, hingga operasi-operasi rahasia. Kini, menurut pejabat intelijen, ruang angkasa menjadi medan tempur berikutnya.

Memang, China dan Amerika juga memiliki teknologi serupa. Namun Rusia dianggap memiliki program mata-mata luar angkasa paling agresif dan paling canggih. Mereka tidak hanya mendekat, mereka juga konsisten dan terorganisir.

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menyebut jaringan satelit sebagai titik Achilles-nya masyarakat modern. Sekali jaringan ini lumpuh, negara bisa kolaps total. Bukan hiperbola. Coba bayangkan, GPS mati, TV satelit padam, komunikasi militer terputus, data pemerintahan menguap. Semua itu bisa terjadi jika satelit-satelit utama berhasil disusupi atau dihancurkan.

Yang lebih mengkhawatirkan, satelit-satelit Eropa yang kerap didekati Luch ternyata tidak hanya melayani keperluan sipil. Sebagian membawa lalu lintas komunikasi pemerintah, bahkan data militer. Jadi, ini bukan sekadar spionase korporat. Ini sudah masuk ranah keamanan nasional.

Skenario Serangan dan Nasib Luch-1

Untungnya, pejabat intelijen Eropa menilai bahwa Luch saat ini belum bisa langsung menghancurkan atau mengganggu satelit. Namun mereka bisa mengumpulkan data penting tentang kelemahan sistem. Data ini kelak bisa dipakai untuk menyerang, baik dari darat maupun dari orbit.

Militer Jerman bahkan menduga Luch sudah menyadap command link, yaitu jalur komunikasi antara pengendali di Bumi dan satelit. Jika data ini sudah mereka kantongi, Rusia bisa menyamar sebagai operator resmi. Mereka bisa mengirim perintah palsu ke satelit. Perintah itu bisa memicu thruster, mesin pendorong kecil yang menjaga posisi orbit satelit. Akibatnya? Satelit bisa melenceng, jatuh ke Bumi, atau melayang tanpa tujuan di angkasa.

Bukan cuma itu. Data intelijen dari Luch juga memungkinkan Rusia melancarkan serangan yang lebih tersamar. Dengan memonitor lalu lintas komunikasi satelit, mereka bisa mengetahui siapa pengguna satelit tersebut dan di mana lokasi antena terminal di Bumi. Informasi ini sangat berguna untuk jamming, mengganggu sinyal darat, atau bahkan meretas sistem dari jarak jauh.

Slingshot Aerospace, perusahaan AS yang memantau objek luar angkasa dengan sensor darat dan kecerdasan buatan, mengonfirmasi pola ini. Luch kerap bermanuver lalu parkir di dekat satelit geostasioner selama berbulan-bulan. Saat ini, Luch-2 sedang nangkring di dekat Intelsat 39, satelit komunikasi raksasa yang melayani Eropa dan Afrika.

Sejak 2023, Luch-2 sudah teridentifikasi mendekati sedikitnya 17 satelit geostasioner di atas Eropa. Mereka tidak pandang bulu, targetnya campuran dari satelit komersial hingga milik pemerintah. Analis dari Aldoria, perusahaan pelacak satelit asal Prancis, menambahkan bahwa Luch kerap mengincar operator yang sama dan sebagian besar berasal dari negara-negara NATO.

Bahkan tanpa membuka isi pesan terenkripsi, kata mereka, Luch tetap bisa memetakan pola penggunaan satelit dan menentukan posisi antena terminal di darat. Ini ibarat seorang mata-mata yang tidak perlu membaca surat, cukup melihat siapa yang mengirim, ke mana tujuannya, dan seberapa sering surat itu dikirim.

Rusia tidak berhenti di Luch. Mereka baru saja meluncurkan dua satelit baru, yaitu Cosmos 2589 dan Cosmos 2590. Keduanya diduga memiliki kemampuan manuver yang mirip dengan Luch. Cosmos 2589 kini diketahui sedang meluncur menuju orbit geostasioner, sekitar 35.000 kilometer di atas Bumi.

Namun kabar menarik datang dari Luch-1. Satelit yang lebih tua ini diduga mulai tidak berfungsi. Pada 30 Januari lalu, teleskop di Bumi menangkap semburan gas keluar dari tubuh satelit itu. Tak lama kemudian, sebagian strukturnya terlihat pecah. Diduga, sistem propulsi, mesin pendorong satelit, mengalami kegagalan. Akibatnya, terjadi fragmentasi. Kini Luch-1 dilaporkan berputar tak terkendali di angkasa. Ironis, pemburu mulai diburu oleh kerusakannya sendiri.

Dari laporan panjang yang dirangkum dari Ars Technica ini, satu hal yang pasti, angkasa bukan lagi tempat yang damai. Orbit yang dulu sunyi kini menjadi medan laga diam-diam. Setiap satelit yang meluncur ke atas bukan hanya membawa misi teknologinya, tapi juga membawa ancaman, kecurigaan, dan masa depan keamanan global.

Jika kita tidak mulai serius menjaga lalu lintas di luar sana, jangan salahkan jika suatu hari kita terbangun dan mendapati dunia benar-benar gelap, karena satelit-satelit kita sudah tidak bisa lagi bicara.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: SatelitTeknologi
Previous Post

ByteDance Hantam OpenAI? Seedance 2.0 Rilis, Kualitas 2K Bikin Sora AI Kepanasan

Next Post

Luar Biasa! Drone Kini Bisa Terbang Nonstop Berkat Teknologi Laser Ini!

Next Post
Meta Luncurkan Fitur AI, Ubah Foto Profil Facebook Jadi Bergerak ala Koran Harry Potter

Luar Biasa! Drone Kini Bisa Terbang Nonstop Berkat Teknologi Laser Ini!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Di Tengah Ketegangan Iran-UEA, Pusat Data AWS Terbakar Usai “Dihantam” Objek

Di Tengah Ketegangan Iran-UEA, Pusat Data AWS Terbakar Usai “Dihantam” Objek

8 months ago
Rahasia Baru Google yang Bikin Kamu Ketagihan: Circle to Search Bisa Nerjemahin Seluruh Website Seketika!

Rahasia Baru Google yang Bikin Kamu Ketagihan: Circle to Search Bisa Nerjemahin Seluruh Website Seketika!

1 year ago
Baterai Nggak Gampang Habis, Oppo Luncurkan A6t Series dengan Harga Kompetitif

Baterai Nggak Gampang Habis, Oppo Luncurkan A6t Series dengan Harga Kompetitif

9 months ago

Lenovo Hadirkan Solusi Gadget Aman untuk Anak dengan Teknologi AI dan Pelacak GPS

4 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo
  • Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian
  • Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo

October 21, 2026
Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian

Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian

October 21, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In