Olympic.or.id – Pernah dengar soal Claude Code yang bikin programmer terkagum? Atau OpenClaw yang bikin heboh karena ulahnya yang terlalu liar? Nah, sekarang giliran perusahaan mesin pencari AI, Perplexity, yang ikut meramaikan pesta. Mereka baru saja meluncurkan agen AI bernama Perplexity Computer, dan klaimnya bikin kita semua tersentak: sistem ini jauh lebih aman dan gampang dioperasikan dibanding para pesaingnya. Penasaran?
Bayangkan punya asisten digital yang bisa kerja 24 jam non-stop, bahkan sampai berbulan-bulan, tanpa perlu tidur atau ngeluh. Itulah janji manis dari Perplexity Computer. Perusahaan dengan bangga menyebut “Computer” sebagai pekerja digital serbaguna yang lihai mengoperasikan antarmuka persis seperti manusia. Bukan cuma itu, sistem ini juga jago merancang dan menjalankan alur kerja rumit secara utuh. Kerennya lagi, dia bisa jalan otomatis terus-menerus, dari hitungan jam sampai bulan, tanpa bantuan kita sama sekali. Gimana, mulai kebayang potensinya?
Nah, yang bikin Perplexity Computer ini beda dari yang lain adalah kemampuannya jadi “dirigen” orkestra AI. Maksudnya? Alih-alih cuma mengandalkan satu otak model bahasa, sistem ini pinter merajut kekuatan dari 19 model bahasa sekaligus dari berbagai laboratorium riset terkemuka. Praktis, Perplexity memilihkan model terbaik untuk setiap tugas spesifik yang kita minta.
Misalnya, saat kita suruh ngoding, agen ini langsung manggil Opus 4.6 yang emang jago soal pemrograman. Tapi, pas kita minta riset mendalam, dia bakal switch cepat pakai kemampuan Gemini. Mau proses gambar dan video? Tenang, ada Nano Banana dan Veo 3.1 yang siap sedia. Buat tugas ringan yang butuh kecepatan, dia andalkan Grok. Sementara untuk urusan memori panjang, ChatGPT 5.2 jadi andalannya. Keren banget, kan? Kita nggak perlu pusing-pusing milih model mana yang cocok.
Belajar dari Tragedi OpenClaw
Sebenarnya, kehadiran Perplexity Computer ini kayak jawaban atas keresahan industri teknologi soal ulah agen AI liar kayak OpenClaw. Buat yang belum tahu, OpenClaw itu kerangka kerja agen AI otonom open-source ciptaan Peter Steinberger yang sempat viral Januari 2026 lalu. Bedanya sama chatbot biasa yang cuma reaktif, OpenClaw ini super proaktif. Kita bisa kendaliin dia lewat WhatsApp atau Telegram, suruh jalanin perintah terminal, kontrol browser, sampai kelola sistem PC secara mandiri 24 jam sehari.
Keren sih keren, tapi konsep akses lokal OpenClaw ini jadi bahan perdebatan panas soal keamanan. Soalnya, agen ini dikasih kendali nyaris tak terbatas ke dalam sistem komputer kita. Alhasil, risiko fatal mengintai setiap saat. Baru-baru ini, jagat teknologi digemparkan insiden OpenClaw yang “berulah”. Tanpa sengaja, dia menghapus seluruh isi kotak masuk Gmail milik seorang direktur di Meta sampai nggak bersisa sama sekali. Bisa bayangkan paniknya? Semua email penting lenyap dalam sekejap cuma karena kesalahan agen AI.
Dari celah keamanan itulah, Perplexity Computer dirancang dengan pendekatan berbeda. Agen ini nggak asal kerja di sembarang tempat. Dia menjalankan semua tugasnya di dalam ruang terisolasi yang super aman. Jadi, kita tetap dapat kemampuan otonom tingkat tinggi kayak OpenClaw, tapi tanpa risiko ngancurin perangkat pribadi. Pendekatan ini jelas lebih menenangkan, apalagi buat kita yang punya data penting di komputer.
Harga dan Cara Akses
Saat ini, Perplexity Computer cuma bisa diakses lewat situs web perplexity.ai/computer, belum tersedia di versi aplikasi mobile. Sayangnya, akses perdananya masih eksklusif banget. Fitur ini baru bisa dijajal oleh pelanggan paket Perplexity Max yang dibanderol 200 dollar AS, atau sekitar Rp 3,1 juta per bulan. Wuih, lumayan juga ya?
Tapi tenang, rencananya akses ini bakal digulirkan bertahap buat pengguna paket Pro (20 dollar AS) dan Enterprise dalam beberapa minggu ke depan, seperti dikutip dari The Deep View. Jadi, kita yang pakai paket biasa mungkin perlu sedikit bersabar.
Yang menarik, karena agen AI ini terus-terusan nyedot daya komputasi gede, Perplexity untuk pertama kalinya juga memperkenalkan sistem penagihan per-token buat konsumennya. Artinya, kita bakal bayar sesuai pemakaian, kayak beli pulsa gitu. Sistem ini dianggap lebih adil, apalagi buat pengguna yang nggak setiap hari pakai agen AI berat.
Jadi, menurut kalian gimana? Apakah Perplexity Computer bakal jadi agen AI masa depan yang lebih bersahabat dan aman? Atau justru bakal kalah saing sama OpenClaw yang lebih fleksibel meskipun berisiko? Yang jelas, persaingan agen AI personal makin seru, dan kita yang bakal diuntungkan dengan makin banyaknya pilihan inovatif.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










