Olympic.or.id – Sejak Mei 2025, dunia teknologi benar-benar gempar! Pasalnya, sang pengembang ChatGPT, OpenAI pimpinan Sam Altman, secara resmi berkolaborasi dengan mantan desainer legendaris Apple, Jony Ive, untuk menyiapkan beberapa perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diprediksi bakal menggebrak pasar. Kemudian, bocoran terbaru yang bikin penasaran pun bermunculan; konon, keduanya saat ini tengah menyiapkan gadget AI yang kemungkinan besar hadir dalam wujud sebuah pulpen AI yang super cerdas! Akibatnya, gosip ini langsung memicu berbagai spekulasi menarik di kalangan penggemar teknologi.
Duet Altman-Ive dan Akuisisi Fantastis

Menariknya, ini justru akan menjadi gadget AI kedua yang dirumorkan tengah digarap OpenAI dan Ive. Sebelumnya, perusahaan yang didirikan Sam Altman dan Ive ini sudah dikabarkan menyiapkan perangkat audio portabel mirip iPod Shuffle yang nostalgic. Oleh karena itu, kolaborasi antara dua raksasa kreatif ini jelas bukan main-main dan patut kita tunggu inovasinya.
Kolaborasi strategis OpenAI dan Jony Ive sendiri akhirnya terungkap jelas pada Mei lalu, terutama setelah OpenAI secara mengejutkan mengakuisisi startup bernama io (dibaca: “ai-o”) dengan nilai fantastis, yaitu 6,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 106,2 triliun! Perlu diketahui, startup io ini berada di bawah payung perusahaan desain LoveFrom milik Jony Ive. Dengan demikian, akuisisi besar-besaran ini semakin mengokohkan niat mereka untuk menciptakan perangkat fisik yang memadukan desain ikonis dengan kecerdasan AI terdepan.
Bocoran Fitur “Gumdrop”: Dari Pulpen Ajaib Hingga Asisten Pendengar
Namun demikian, detail spesifik soal fitur dari pulpen AI itu masih sangat minim dan tertutup rapat. Meskipun begitu, menurut rumor yang beredar kencang, perangkat ini bisa berupa pulpen pintar atau perangkat audio portabel yang bisa dibawa ke mana saja dengan sangat praktis. Alhasil, imajinasi publik pun langsung terbang membayangkan berbagai kemungkinan fitur canggihnya. Sebagai contoh, jika benar nantinya berbentuk pulpen, para ahli memprediksi perangkat ini akan mampu mengubah tulisan tangan kita menjadi teks digital secara instan dengan bantuan AI yang sangat cepat.
Selanjutnya, catatan hasil konversi tersebut kemudian bisa langsung kita proses oleh ChatGPT untuk diringkas, diedit, atau dianalisis secara real-time. Selain itu, pulpen AI ini juga diyakini kuat akan menawarkan fitur canggih seperti always-on listening, sehingga ChatGPT dapat membantu kita memahami memo, merekam percakapan, hingga memberikan jawaban secara real time tepat saat kita butuhkan. Yang lebih menarik lagi, dalam sebuah twit di X, tipster ternama bernama Smart Pikachu dengan berani menyebut perangkat ini punya nama internal “Gumdrop”. Menurut dia, gadget AI hasil kolaborasi Sam Altman dan Jony Ive itu berpotensi besar diproduksi oleh Foxconn, perusahaan manufaktur raksasa yang juga dikenal sebagai perangkat iPhone.
Posisi di Pasar dan Timeline Peluncuran yang Dinantikan
Sementara itu, gadget AI lain yang konon juga disiapkan oleh pembuat chatbot AI ChatGPT dan Ive adalah perangkat audio portabel (mirip iPod Shuffle) yang dirancang khusus untuk penggunaan harian. Desain perangkat tersebut memungkinkannya untuk dikenakan dengan nyaman di leher, persis seperti pemutar musik iPod Shuffle generasi awal yang ikonis itu. Selain itu, produk ini juga dikabarkan akan terhubung secara mulus ke smartphone dan PC kita guna memanfaatkan daya komputasi dan tampilan dari perangkat utama tersebut.
Pada intinya, perangkat-perangkat revolusioner ini kabarnya akan diposisikan sebagai “third-core device”, yaitu pelengkap setia ponsel dan laptop, bukan penggantinya. Dengan kata lain, alat ini dirancang untuk membentuk ekosistem baru dalam keseharian digital kita, sebagaimana dihimpun dari DigitIn. Namun demikian, kita harus ingat bahwa kabar ini masih baru sebatas bocoran dan rumor.
Sejauh ini, Jony Ive sendiri memang belum berkomentar banyak soal gadget AI yang dibuat bersama OpenAI. Akan tetapi, dalam kesempatan terbatas, ia hanya mengatakan bahwa sebagian besar proses pengembangan perangkat keras anyar tersebut tidak dapat diprediksi dan penuh kejutan. “Terutama di perusahaan besar yang menghargai prediktabilitas, para pemimpin merasa sangat tidak nyaman dengan ambiguitas,” ungkap Ive secara kritis.
Sebagai penutup, pada November lalu, Ive dengan penuh keyakinan memproyeksikan bahwa perangkat keras AI buatannya dengan Sam Altman kemungkinan besar akan diperkenalkan ke publik dalam waktu dua tahun mendatang, atau bahkan bisa lebih cepat dari yang kita bayangkan! Oleh karena itu, bersiaplah untuk menyambut era baru di mana AI tidak hanya hidup di layar, tetapi juga berada di genggaman tangan kita, menyatu dengan keseharian secara elegan dan powerful.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










