Thursday, October 22, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Teknologi

Samsung Kaji Penerapan Teknologi Liquid Cooling demi Atasi Throttling di HP Flagship

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
June 3, 2026
in Teknologi
0
Samsung Kaji Penerapan Teknologi Liquid Cooling demi Atasi Throttling di HP Flagship
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Chipset flagship di smartphone zaman sekarang ternyata masih punya kelemahan besar. Performanya gampang banget turun atau throttling kalau suhu perangkat sudah kepanasan. Oleh karena itu, Samsung sekarang mencoba memecahkan masalah klasik ini dengan mengembangkan sistem pendingin yang benar-benar baru. Sebuah laporan kencang langsung dari Korea Selatan mengklaim bahwa Samsung sedang mempertimbangkan secara serius sistem pendingin cair aktif, atau yang kita kenal dengan liquid cooling, untuk jajaran ponsel Galaxy mereka di masa depan.

Kita semua tahu bahwa pengguna flagship biasanya membutuhkan performa stabil untuk multitasking berat, gaming intensif, hingga editing video. Sayangnya, ketika suhu chipset naik drastis, sistem perlindungan otomatis akan langsung menurunkan kecepatan prosesor. Akibatnya, pengalaman pengguna jadi terganggu dan HP terasa lambat. Samsung pun tidak mau tinggal diam menghadapi tantangan ini.

Related posts

Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat

Table of Contents

Toggle
  • Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat
  • Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB
  • Tim Riset Khusus dan Target Utama Pendinginan
  • Cairan Vs Udara, Mana yang Lebih Unggul?
  • Vapor Chamber hingga Exynos 2600, Semakin Matang

Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat

October 22, 2026
Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB

Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB

October 21, 2026

Tim Riset Khusus dan Target Utama Pendinginan

Kabar menariknya, Samsung dilaporkan sudah membentuk tim riset khusus di Production Technology Research Institute. Tim ini memang sengaja didirikan untuk meneliti berbagai teknik pendinginan aktif, termasuk liquid cooling dan juga air cooling (pendingin udara). Seorang petinggi di sana, Park Min yang menjabat sebagai Direktur Laboratorium di Production Technology Research Institute, dengan percaya diri mengungkapkan bahwa timnya sekarang fokus meneliti sistem liquid cooling yang menggunakan struktur terhubung langsung ke chipset.

Jadi, target utamanya sudah jelas: mendinginkan otak HP dari sumber panas paling utama. Tim riset ini konon sudah bekerja sejak awal tahun 2026 dan melibatkan puluhan insinyur berpengalaman di bidang termal dan mekanik. Mereka terus melakukan simulasi dan uji coba untuk menemukan desain paling efisien namun tetap aman untuk perangkat sekecil smartphone.

Cairan Vs Udara, Mana yang Lebih Unggul?

Lalu, bagaimana cara kerja sistem canggih ini? Sistem liquid cooling nantinya akan mendinginkan perangkat dengan mengalirkan cairan khusus dalam sirkulasi tertutup di dalam tubuh HP. Cairan tersebut akan menyerap panas dari chipset, lalu mengalirkannya ke area pembuangan panas seperti radiator mini. Setelah dingin, cairan akan kembali lagi ke chipset dan mengulangi siklus yang sama.

Sementara itu, sistem air cooling yang mengandalkan udara sebenarnya juga cukup efektif. Akan tetapi, kehadiran kipas yang berat dan berisik menjadi efek samping yang harus mereka pertimbangkan matang-matang. Bayangkan saja, jika HP Galaxy masa depan dilengkapi kipas internal, pengguna pasti akan terganggu dengan suara bising saat menelepon atau menonton video. Karena itulah, Samsung saat ini lebih memilih mengoptimalkan teknologi cairan yang lebih senyap dan tidak menambah ketebalan perangkat secara signifikan.

Perlu diketahui bersama, sistem pendingin berbasis cairan dan udara sebenarnya bukanlah barang baru di industri smartphone. Beberapa vendor seperti Oppo dan Vivo, misalnya, sudah lebih dulu meluncurkan ponsel dengan sistem air cooling aktif. Di sisi lain, Nubia juga sudah berhasil meluncurkan ponsel gaming di lini RedMagic yang menggabungkan liquid cooling dan air cooling sekaligus.

Jadi, teknologi ini bukan sekadar teori atau mimpi di siang bolong, dan seharusnya bisa dicapai dengan mudah oleh Samsung. Bahkan, Asus dengan lini ROG Phone-nya juga sudah menerapkan sistem pendingin yang cukup agresif untuk menjaga performa gaming tetap stabil. Dengan kata lain, Samsung sebenarnya terlambat beberapa langkah dibanding kompetitor. Namun, keterlambatan ini tidak selalu berarti buruk. Samsung justru bisa belajar dari kesalahan dan keberhasilan vendor lain sebelum merilis produk finalnya.

Vapor Chamber hingga Exynos 2600, Semakin Matang

Untuk saat ini, banyak perangkat Samsung yang sudah mengandalkan sistem pendingin vapor chamber. Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan uap cairan yang bergerak secara pasif menyerap dan melepas panas. Meski cukup efektif untuk penggunaan normal, vapor chamber ternyata masih punya batasan saat dihadapkan dengan beban kerja ekstrem seperti gaming AAA atau rendering video 4K dalam waktu lama.

Terlebih lagi, chipset Exynos 2600 buatan Samsung sendiri disebut-sebut sudah dilengkapi teknologi Heat Pass Block yang membuatnya lebih adem dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Informasi ini dikutip langsung dari SamMobile pada Minggu (31/5/2026). Jadi, peningkatan demi peningkatan terus diupayakan oleh raksasa teknologi asal Korea ini. Mereka tidak hanya mengandalkan solusi perangkat keras dari sisi chipset, tetapi juga berusaha menyempurnakan sistem pembuangan panas secara menyeluruh.

Sistem manajemen panas ke depannya akan menjadi fitur super penting di ponsel flagship. Selain memang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan gaming berat, sistem pendingin ini juga akan mendukung performa AI on-device yang menuntut kinerja bebas throttling. Bisa dibayangkan, ketika AI bekerja tanpa hambatan panas, pengalaman pengguna pun akan terasa jauh lebih mulus dan memuaskan. Contoh nyatanya, fitur AI generatif seperti pengeditan foto real-time atau asisten suara cerdas membutuhkan daya komputasi tinggi. Jika chipset terlalu panas dan performanya diturunkan, respons AI akan terasa lambat dan tidak akurat. Oleh karena itu, kehadiran liquid cooling aktif bisa menjadi game changer bagi ekosistem Galaxy AI ke depan.

Masih ada kabar penting lainnya. Meski langkah Samsung ini terlihat sangat menjanjikan, sebuah catatan disampaikan oleh laporan tersebut. Teknologi ini dikonfirmasi masih dalam pengembangan tahap awal. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti perangkat Samsung mana yang pertama kali akan memperkenalkan teknologi pendingin revolusioner ini.

Ada spekulasi bahwa Galaxy S series generasi mendatang atau mungkin lini Galaxy Z Fold yang lebih besar dan memiliki ruang internal lebih lega akan menjadi perangkat pertama yang mengadopsi sistem ini. Dengan adanya langkah serius ini, panas berlebih pada HP Galaxy sepertinya akan segera menjadi masa lalu. Jika berhasil, bukan tidak mungkin Samsung akan kembali memimpin pasar smartphone global dengan inovasi pendinginan terbaiknya. Pantau terus perkembangannya, karena masa depan HP gaming dan AI yang adem sudah di depan mata!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: samsungTeknologi
Previous Post

Swatting Menimpa Nenek Streamer 81 Tahun, Polisi Temukan Perlengkapan Live dan Langsung Curiga Laporan Itu Palsu

Next Post

Marshall Emberton III Hadir Lebih Gaya dengan Varian Vintage Black dan Black & Silver

Next Post
Samsung Kaji Penerapan Teknologi Liquid Cooling demi Atasi Throttling di HP Flagship

Marshall Emberton III Hadir Lebih Gaya dengan Varian Vintage Black dan Black & Silver

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

China Minta Waspada! Claude Code Versi Lama Disebut Miliki Fitur Pemantauan Berbahaya

Harga Chip Terus Melambung, Samsung Prediksi Keuntungan Masih Akan Tumbuh Hingga 2027

3 months ago
2 Miliar Ancaman Diblokir, Sistem Anti-Spam Komdigi Selamatkan Warga dari Penipuan Digital

2 Miliar Ancaman Diblokir, Sistem Anti-Spam Komdigi Selamatkan Warga dari Penipuan Digital

8 months ago
Netflix Playground Resmi Dirilis, Aplikasi Game Ramah Anak dengan Karakter Peppa Pig hingga Dr. Seuss

Windows 11 Rentan Disusupi Malware AI, Pengguna Diminta Segera Update dan Waspada

7 months ago
Investasi Rp333 Miliar, Jerman Hadirkan Fasilitas Canggih untuk Latih Robot Humanoid

Xiaomi Book Pro 14 Resmi Meluncur, Kembalikan Eksistensi Xiaomi di Pasar Laptop Premium Setelah 4 Tahun

7 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xbox xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Smartband 400 Ribuan Terbaik? Xiaomi Redmi Band 4 Bawa Daya Tahan Baterai Tiga Minggu
  • Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat
  • MacBook Pro Layar Sentuh Perdana Dikabarkan Usung Chip M5 dan Bodi Lebih Tipis

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Smartband 400 Ribuan Terbaik? Xiaomi Redmi Band 4 Bawa Daya Tahan Baterai Tiga Minggu

Smartband 400 Ribuan Terbaik? Xiaomi Redmi Band 4 Bawa Daya Tahan Baterai Tiga Minggu

October 22, 2026
Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat

Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat

October 22, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In