Olympic.or.id – Dunia wearable kembali diguncang! Setelah sukses membuat comeback dengan duo smartwatch Core 2 Duo dan Core Time 2, merk legendaris Pebble akhirnya meluncurkan senjata terbarunya: Pebble Round 2! Secara mengejutkan, jam pintar ini merupakan “reboot” langsung dari sang pionir, Pebble Time Round, yang pertama kali meluncur pada 2015 dan sempat menyandang gelar smartwatch paling tipis sejagad.
Tipis dan Elegan, Masih Tak Terkalahkan!

Walaupun begitu, tim Pebble ternyata berhasil mempertahankan warisan ketipisannya dengan sangat apik. Pebble Round 2 terbaru ini hanya memiliki ketebalan 8,1 mm, yang memang sedikit lebih tebal dari nenek moyangnya yang berada di angka 7,5 mm. Akan tetapi, Anda harus lihat bagaimana jam ini masih dengan mudah mengalahkan para raksasa pasar! Sebagai bukti, Pebble Round 2 jelas lebih ramping dibandingkan Samsung Galaxy Watch 8 (8,6 mm), apalagi Apple Watch 11 (9,7 mm) dan Huawei Watch 5 (11,3 mm). Selain itu, sesuai namanya, Pebble Round 2 tetap menghadirkan desain layar bulat elegan yang langsung memberi kesan premium. Yang paling bombastis, perangkat canggih ini cuma dibanderol 199 dollar AS atau sekitar Rp 3,3 juta saja!
Fokus pada Esensi, Baterai Pun Bertahan Lama
Dengan harga segitu, Anda mungkin bertanya-tanya: fitur apa yang didapat? Ternyata, Pebble memilih fokus pada esensi. Alhasil, smartwatch ini hanya menawarkan pelacakan aktivitas dasar seperti menghitung langkah dan memantau tidur, tanpa membebani dengan sensor detak jantung atau fitur kebugaran high-end. Nah, justru karena filosofi “less is more” inilah, Pebble Round 2 berhasil mencapai sesuatu yang sangat didambakan: daya tahan baterai super panjang! Kabarnya, sekali cas penuh, jam tangan ini bisa tahan banting dari 10 hingga 14 hari! Bayangkan, Anda bebas dari ritual cas sehari-hari yang merepotkan.
Layar Lebih Tajam, Bezel Lebih Ramping
Pendiri Pebble, Eric Migicovsky, juga blak-blakan mengakui kelemahan model lama. Menurutnya, bezel atau bingkai layar pada generasi sebelumnya terkesan terlalu besar dan kurang modern. Namun, pada generasi terbaru ini, teknologi layar yang jauh lebih matang akhirnya memungkinkan tim desain membuat bezel lebih tipis dan area tampilan yang lebih luas. Dengan kata lain, Anda mendapatkan screen-to-body ratio yang lebih memukau.
Lantas, seperti apa sih layar andalannya? Pebble Round 2 mengusung layar e-paper berwarna berukuran 1,3 inci dengan resolusi 260 x 260 piksel. Yang bikin heboh, kerapatan pikselnya mencapai 283 ppi atau dua kali lipat lebih padat dari generasi sebelumnya! Secara teori, tampilan teks dan grafis pasti akan terlihat jauh lebih jelas dan detail. Jangan khawatir juga untuk kondisi gelap, karena layar ini sudah dilengkapi dengan backlight yang memadai.
Untuk urisan “otak”, sistem operasi yang digunakan tetap setia, yaitu Pebble OS berbasis open source yang ringan dan responsif. Saat ini, smartwatch ini sudah bisa dengan mulus dihubungkan dengan perangkat Android, dan kabarnya konektivitas untuk iOS akan segera menyusul. Jangan lupakan fitur praktis lainnya seperti mikrofon untuk perintah suara serta side button serbaguna untuk navigasi, membisukan panggilan, hingga mengontrol musik.
Sebagai informasi, popularitas Pebble sempat meledak pada 2012 berkat smartwatch pertamanya yang mengandalkan layar e-paper hemat daya, plus strategi pendanaan crowdfunding via Kickstarter yang fenomenal. Uniknya, perangkat ini sudah eksis jauh sebelum Apple Watch lahir! Saat itu, smartwatch Pebble memungkinkan pengguna melihat notifikasi, mengustomisasi tampilan jam, hingga mengakses toko aplikasi sederhana. Daya tahannya yang bisa mencapai seminggu dengan layar selalu aktif pun menjadi legenda.
Sayangnya, masa kejayaan Pebble harus berlangsung singkat. Minat konsumen perlahan-lahan menurun drastis, hingga akhirnya pada Desember 2016, Pebble pun diakuisisi oleh Fitbit. Nasib berlanjut ketika Fitbit sendiri kemudian diakuisisi oleh Google pada tahun 2019. Artinya, seluruh ekosistem dan teknologi Pebble akhirnya berada di bawah naungan raksasa teknologi tersebut.
Setelah vakum bertahun-tahun tanpa produk baru, akhirnya semangat Pebble kembali berkobar! Mereka mengumumkan comeback dengan smartwatch Core 2 Duo dan Core Time 2 pada Maret 2025, yang kemudian baru tersedia pada Juli dan Desember 2025. Awalnya, kedua smartwatch ini diumumkan tanpa embel-embel merek Pebble karena hak mereknya masih dipegang Google. Namun, sebuah kejutan besar terjadi pada Agustus lalu! TechCrunch melaporkan bahwa sang pendiri, Eric Migicovsky, berhasil merebut kembali merek dagang Pebble.
Kemenangan itulah yang akhirnya membuka jalan! Kini, jam tangan baru tersebut bisa dengan bangga menyandang nama Pebble 2 Duo dan Pebble Time 2. Hal yang sama tentunya berlaku untuk Pebble Round 2 yang baru saja dirilis pada Januari 2026 ini. Comeback sang legenda sudah dimulai, dan mereka siap menggebrak dengan filosofi sederhana: desain tipis premium, baterai tahan lama, dan pengalaman yang fokus!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id









