Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

TSMC Mulai Kewalahan, Google Dilaporkan Alihkan Pesanan 3 Juta Chip ke Intel

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
June 15, 2026
in Berita
0
TSMC Mulai Kewalahan, Google Dilaporkan Alihkan Pesanan 3 Juta Chip ke Intel
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Setelah sekian lama terpuruk, Intel akhirnya mulai menunjukkan taringnya lagi di panggung manufaktur chip canggih. Ya, kabar baik ini benar-benar membuat para kompetitor gigit jari. Sejumlah raksasa teknologi yang selama ini setia pada pemasok tradisional, seperti TSMC, kini justru berbondong-bondong melirik Intel sebagai pilihan utama. Apalagi di tengah euforia kecerdasan buatan yang sedang meledak-ledak, kemampuan produksi menjadi segalanya.

TSMC Mulai Kewalahan, Google Dilaporkan Alihkan Pesanan 3 Juta Chip ke Intel

Table of Contents

Toggle
  • Pesanan Raksasa yang Mengguncang Industri
    • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
    • Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
  • Alasan Krusial Google Mendahulukan Intel
  • Lompatan Strategis Intel di Bawah Komando Baru
  • Faktor Politik dan Sambutan Hangat Pasar

Pesanan Raksasa yang Mengguncang Industri

Berdasarkan laporan terbaru dari The Information, Alphabet yang merupakan induk usaha Google, secara mengejutkan telah memesan lebih dari tiga juta unit Tensor Processing Unit (TPU) kepada Intel. Produksi massal chip canggih ini rencananya baru akan dimulai pada tahun 2028. Namun, jika pesanan raksasa ini benar-benar terealisasi, divisi manufaktur Intel yang dikenal dengan nama Intel Foundry akan mendapat suntikan energi superbesar. Dengan begitu, Intel berpeluang merebut kembali takhta industri chip mutakhir yang sempat lepas dari genggamannya.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

September 18, 2026

Di sisi lain, keputusan Google untuk merapat ke Intel bukannya tanpa alasan. Pasalnya, TSMC selaku pabrikan asal Taiwan yang selama ini mendominasi produksi chip kelas atas, mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Mereka dilaporkan sudah kewalahan memenuhi lonjakan pesanan yang naik drastis akibat ledakan tren AI. Akibat ketimpangan antara stok terbatas dan permintaan yang membumbung tinggi, para desainer chip AI pun terpaksa mencari pabrikan alternatif. Dengan kata lain, mereka tidak bisa hanya bergantung pada TSMC seorang diri.

Alasan Krusial Google Mendahulukan Intel

Bagi Google sendiri, mengamankan kapasitas produksi untuk lini TPU internal merupakan langkah yang sangat kritis. Mengapa demikian? Karena langkah ini secara langsung membantu mereka mengurangi ketergantungan terhadap GPU buatan Nvidia. Tidak berhenti di situ, kebijakan ini juga sekaligus memperkuat infrastruktur layanan cloud mandiri mereka di masa depan. Jadi, pesanan tiga juta chip ini bukan sekadar angka, melainkan bagian dari grand strategy besar Google untuk berjaga-jaga.

Menariknya, Google ternyata tidak sendirian. Raja chip AI saat ini, Nvidia, kabarnya juga sedang gencar menjajaki kerja sama dengan Intel. Mereka disebut-sebut tengah mengevaluasi apakah teknologi pabrikasi Intel sanggup mendesain prosesor baru yang menggabungkan empat chip grafis sekaligus dalam satu paket. Meskipun Nvidia belum resmi memesan, ketertarikan mereka sudah menjadi bukti nyata betapa kritisnya kapasitas produksi chip high-end secara global saat ini.

Lompatan Strategis Intel di Bawah Komando Baru

Kabar baik lainnya datang dari lantai kepemimpinan Intel. Di bawah komando CEO Lip-Bu Tan, strategi untuk menyulap divisi manufaktur menjadi penantang serius TSMC mulai membuahkan hasil yang manis. Mereka bahkan telah menggelar peta jalan ambisius yang mencakup teknologi fabrikasi generasi terbaru, yaitu 14A. Semua upaya ini dilakukan agar Intel bisa selaras dengan kebutuhan pasar yang terus berubah.

Coba simak deretan pencapaian besar yang sudah berhasil diraih Intel. Pertama, Tesla resmi menjadi pelanggan untuk proses fabrikasi 14A, yang nantinya akan digunakan untuk chip fasilitas AI Terafab milik Elon Musk di Austin. Kedua, Apple yang sudah melalui negosiasi alot selama lebih dari setahun akhirnya mencapai kesepakatan awal untuk memproduksi chip perangkat mereka di Intel. Ketiga, dari sisi investasi strategis, Intel berhasil menarik kucuran dana segar dari pemerintah Amerika Serikat dan perusahaan investasi raksasa SoftBank. Wah, lumayan bukan?

Faktor Politik dan Sambutan Hangat Pasar

Selain alasan diversifikasi pasokan, keputusan perusahaan teknologi AS merapat ke Intel ternyata juga dipengaruhi oleh faktor politis yang hangat. Seperti yang dijelaskan oleh analis D.A. Davidson, Gil Luria, kepada Reuters, “Selain kebutuhan standar untuk diversifikasi, Google dan Nvidia memiliki motivasi ekstra untuk bekerja sama dengan Intel. Mendukung Intel artinya mendukung manufaktur berbasis di AS, dan ini adalah hal yang penting bagi hubungan mereka dengan pemerintahan AS.” Dengan kata lain, di balik transaksi bisnis ini, ada pula hitung-hitungan politik yang kuat.

Tidak butuh waktu lama bagi investor untuk bereaksi. Begitu bocoran informasi pesanan Google ini tersebar, saham Intel langsung melonjak tajam lebih dari 9% pada awal perdagangan. Bahkan, tren positif ini sekaligus memperpanjang kenaikan harga saham Intel yang sudah meroket hingga 169% sepanjang tahun ini. Sebuah kenaikan yang membuat banyak analis terkejut sekaligus kagum.

Namun sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak Intel memilih bungkam dan menolak memberikan konfirmasi apapun. Sementara itu, Alphabet dan Nvidia juga belum merespons permintaan komentar dari berbagai media. Apakah ini bagian dari strategi kejutan? Kita tunggu saja.

Saat permintaan chip AI terus menekan batas maksimal rantai pasokan global, para perusahaan besar yang dulu hanya bertumpu pada satu pabrikan kini mulai menyebarkan telur mereka ke beberapa keranjang berbeda. Dan bagi Intel, pergeseran tren besar ini bisa menjadi pintu gerbang menuju kebangkitan epik yang sudah lama mereka nantikan. Namun, semua impian itu hanya akan terwujud jika Intel terbukti mampu mengeksekusi janji teknologinya dengan sempurna, sebagaimana dikutip dari Techspot, Sabtu (13/6/2026). Jadi, apakah Intel benar-benar siap merebut kembali takhtanya? Hanya waktu yang akan menjawab.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

Berdasarkan Simulasi EA Sports, Spanyol Diprediksi Juara Piala Dunia 2026

Next Post

LG Perkuat Pasar TV Tanah Air dengan Jajaran Premium 2026, Termasuk Model Micro RGB 100 Inci

Next Post
TSMC Mulai Kewalahan, Google Dilaporkan Alihkan Pesanan 3 Juta Chip ke Intel

LG Perkuat Pasar TV Tanah Air dengan Jajaran Premium 2026, Termasuk Model Micro RGB 100 Inci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Transparansi Digital dan Kepatuhan Regulasi di Tengah Isu Situs

Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Transparansi Digital dan Kepatuhan Regulasi di Tengah Isu Situs

1 year ago
Meta, ByteDance, Snap, dan Alphabet Tutup Kasus dengan Bayar Rp 486 Miliar, Tetapi Menyangkal Semua Dakwaan

Skor ChatGPT dan Gemini Tembus Ambang Kelulusan Ujian Masuk Universitas Tokyo dan Kyoto

3 months ago
Realme Kembali ke Pangkuan Oppo, Strategi Konsolidasi di Tengah Pasar Yang Makin Ketat

Realme Kembali ke Pangkuan Oppo, Strategi Konsolidasi di Tengah Pasar Yang Makin Ketat

8 months ago
Ini Dia Redmi Pad 2 4G! Tablet Xiaomi dengan Slot SIM, Spek Gahar Harga Merakyat

Honor Magic V6 Akhirnya Dirilis, Intip Spesifikasi Lengkap dan Harganya

6 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In