Olympic.or.id – Baru-baru ini, Tecno secara resmi meluncurkan penerus seri Pova yang paling dinanti, yaitu Tecno Pova 8, dan kabar gembira ini langsung menghebohkan pasar India. Sebagai produsen asal China yang bernaung di bawah grup Transsion, Tecno benar-benar membawa gebrakan baru dengan menyematkan baterai raksasa serta fitur layar mini yang belum pernah ada sebelumnya. Jika Anda mengira ponsel gaming cuma soal CPU kencang, maka Pova 8 hadir untuk membuktikan bahwa inovasi justru terletak pada hal-hal kecil – tepat di modul kameranya!
Lebih lanjut, Tecno sengaja meningkatkan kapasitas baterai Pova 8 secara drastis menjadi 8.000 mAh – sebuah lonjakan signifikan dari generasi sebelumnya yang hanya 6.000 mAh di Tecno Pova 7. Hasilnya? Perusahaan ini dengan percaya diri mengklaim, berdasarkan pengujian dari TÜV SÜD, bahwa baterai jumbo tersebut mampu bertahan hingga dua hari penuh dalam sekali cas. Bayangkan, Anda bisa main game, streaming film, atau scrolling medsos tanpa panik mencari charger colokan!
Tak cuma awet sehari-hari, Tecno juga merancang baterai ini untuk masa depan. Mereka mengklaim bahwa sel baterai Pova 8 masih mampu mempertahankan minimal 80 persen kapasitas awalnya meskipun telah melewati lebih dari 2.000 siklus pengisian daya. Untuk memberikan gambaran, angka tersebut setara dengan pemakaian intensif selama kurang lebih enam tahun – wah, bisa dipakai sampai lulus kuliah dua kali, ya! Klaim ini tentu sangat menarik bagi pengguna yang malas gonta-ganti ponsel.
Sementara itu, Tecno tidak melupakan kecepatan pengisian daya. Ponsel ini mendukung fast charging 45 watt yang diklaim mampu mengisi baterai dari 1 persen hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit – cukup untuk ngopi sebentar sambil rebahan. Lebih keren lagi, Pova 8 juga menyediakan fitur reverse charging 10 watt sehingga Anda bisa mengisi daya perangkat teman atau earphone wireless secara darurat. Namun, perlu dicatat bahwa fitur pengisian daya nirkabel 30 watt yang ada di Pova 7 kini dihilangkan.
Layar Mini di Modul Kamera, Fitur Unik yang Belum Ada Lawan
Nah, inilah kejutan paling menarik dari Tecno Pova 8: mereka membekali ponsel ini dengan teknologi bernama Alive Matrix Display, yaitu sebuah layar dot-matrix mini yang ditempatkan dengan apik di dalam modul kamera belakang. Fitur ini merupakan evolusi langsung dari Delta Light Interface yang sebelumnya diperkenalkan pada Pova 7. Jika pendahulunya hanya mengandalkan 104 lampu LED berbentuk segitiga, maka Alive Matrix Display hadir dengan tampilan visual yang jauh lebih interaktif – mampu menampilkan notifikasi, animasi khusus, bahkan status baterai secara imut dan fungsional.
Beranjak ke dapur pacu, Tecno Pova 8 ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100 dengan kecepatan 2,4 GHz. Chipset ini lalu dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 8 GB serta penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 256 GB. Menariknya, meskipun Dimensity 7100 merupakan prosesor yang lebih baru karena diperkenalkan pada awal 2026, ia tetap dibuat dengan proses fabrikasi 6 nanometer. Sebaliknya, Dimensity 7300 yang digunakan Pova 7 sudah memakai fabrikasi 4 nanometer. Konsekuensinya, efisiensi daya chipset di Pova 8 mungkin sedikit berkurang – namun jangan khawatir dulu!
Untuk menjaga suhu tetap stabil saat sesi game panas, Tecno menyematkan lembar grafit berukuran 15.000 mm persegi sebagai sistem pendingin andalan. Hasilnya, perusahaan mengklaim bahwa perangkat ini mampu menghadirkan frame rate stabil hingga 90 FPS pada sejumlah game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang dan Honor of Kings. Artinya, meski chipset secara teknis agak “turun kelas”, Pova 8 tetap dioptimalkan agar pengalaman bermain game mulus dan tidak lag.
Kamera 50 MP dan Layar 144 Hz Siap Manjakan Mata
Beralih ke aspek visual, modul kamera belakang Tecno Pova 8 mengusung tampilan segitiga yang sekilas terlihat seperti memiliki tiga kamera. Namun, perlu Anda ketahui bahwa hanya satu lensa yang benar-benar berfungsi sebagai kamera utama, yaitu kamera 50 MP dengan sensor Sony Lytia 600 berukuran 1/1,95 inci. Kamera ini mendukung pembesaran digital 2x melalui teknologi in-sensor zoom serta dilengkapi autofocus. Sementara itu, salah satu “lensa” lainnya ternyata adalah Alive Matrix Display yang tadi kita bahas, sedangkan kamera depan untuk swafoto punya resolusi 13 MP – cukup oke untuk selfie atau video call.
Pada bagian layar, Tecno Pova 8 dibekali panel IPS LCD berukuran 6,76 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate super mulus hingga 144 Hz. Layar ini juga mendukung touch sampling rate 240 Hz serta fitur canggih bernama Wet & Oily Finger Touch Recognition 2.0. Fitur tersebut diklaim tetap responsif meskipun jari pengguna dalam kondisi basah atau berminyak – sangat berguna saat Anda habis makan gorengan atau kehujanan. Tidak heran jika ponsel ini terasa nyaman dipakai untuk gaming dan scrolling.
Dari sisi perangkat lunak, Tecno Pova 8 menjalankan sistem operasi Android 16 yang sudah dipoles dengan antarmuka khas Tecno, yaitu HiOS 16. Kabar baiknya, ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP64 sehingga tahan terhadap debu dan percikan air – meski tentu tidak boleh direndam. Dengan demikian, Anda bisa lebih tenang saat membawanya beraktivitas di luar ruangan.
Harga Menggoda, tapi Apakan Bakal Mampir ke Indonesia?
Di pasar India, Tecno Pova 8 hadir dalam empat pilihan warna menarik: Arc White, Graphite Black, Helios Orange, dan Echo Green. Ponsel ini sudah bisa dibeli di sana dengan harga 30.000 rupee India (sekitar Rp 5,6 juta) untuk varian RAM dan storage 6/128 GB, serta 32.000 rupee (sekitar Rp 6 jutaan) untuk varian 8/128 GB. Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi apakah Tecno Pova 8 akan masuk ke pasar Indonesia atau tidak.
Oleh karena itu, seluruh keputusan untuk membawa ponsel ini ke Indonesia saat ini masih belum dapat dipastikan oleh pihak Tecno Indonesia. Meskipun demikian, banyak penggemar gadget Tanah Air yang menanti-nantikan kehadiran Pova 8 mengingat baterai 8.000 mAh dan layar mini uniknya belum dimiliki oleh kompetitor di kelas harga serupa. Tunggu saja perkembangan selanjutnya, siapa tahu Tecno segera memberikan kejutan manis untuk pasar Indonesia.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










