Olympic.or.id – Valve secara resmi akhirnya memperkenalkan perangkat “PC hybrid” khusus gaming mereka yang dinanti-nanti, yaitu Steam Machine. Kini, badai kontroversi pun melanda! Pasalnya, bocoran harga perangkat canggih itu tiba-tiba muncul di dunia maya dan bikin heboh. Yang paling mencengangkan, PC mini ini konon akan dibanderol dengan harga yang jauh lebih gila dibandingkan konsol generasi terbaru seperti PlayStation 5 (PS5) maupun Xbox Series X.
Bocoran Harga dari Situs Retail Ceko
Asal muasal gosip harga ini ternyata cukup kredibel. Informasi mengejutkan tersebut pertama kali berasal dari sebuah situs retail ternama asal Ceko yang berhasil ditemukan oleh para pengguna Reddit yang jeli. Pada situs tersebut, kita akhirnya bisa mengintip adanya dua varian Steam Machine yang didasarkan pada perbedaan kode sumber. Sebagai informasi, Steam Machine ini disinyalir akan tersedia dalam dua pilihan penyimpanan utama, yaitu versi 512 GB dan versi 1 TB yang lebih lapang.
Mari kita bahas satu per satu! Versi penyimpanan 512 GB diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar 950 dollar AS atau jika dikonversi setara dengan Rp 16 juta. Sementara itu, untuk model yang lebih besar yaitu 2 TB, harganya disebut-sebut akan melambung hingga 1.070 dollar AS atau sekitar Rp 18 juta. Bayangkan saja, jika angka-angka fantastis ini ternyata benar, maka Steam Machine akan langsung meloncat ke kelas harga premium yang jauh di atas semua konsol pesaingnya saat ini.
Perbandingan Sengit dengan Konsol Lain
Sebagai perbandingan yang adil, mari kita lihat harga para kompetitor. Sony dengan percaya diri menjual konsol andalannya, PS5 Pro, dengan harga sekitar 699 dollar AS (Rp 11 jutaan) di pasar Amerika Serikat. Belum lagi, PS5 edisi standar yang dilengkapi disc drive bahkan dijual dengan harga yang lebih ramah, yakni sekitar 549 dollar AS (sekitar Rp 9 jutaan). Di sisi lain, konsol Xbox Series X dari Microsoft juga dibanderol dengan harga yang cukup kompetitif, mendekati 649 dollar AS (Rp 10 jutaan). Dengan membandingkan angka-angka tersebut, kita langsung bisa menyimpulkan bahwa harga Steam Machine versi 512 GB nyaris mencapai dua kali lipat dari harga PS5 edisi standar!
Apa Penyebab Harganya Bisa Selangit?
Lalu, pertanyaan besarnya adalah, apa yang membuat harga Steam Machine melambung tinggi seperti ini? Ternyata, mahalnya harga Steam Machine ini diduga kuat berkaitan erat dengan meningkatnya biaya perangkat keras PC di pasaran global. Salah satu faktor kunci yang disorot oleh banyak analis adalah keterbatasan pasokan memori NAND, yang secara langsung berimbas pada melonjaknya harga komponen penyimpanan berkapasitas besar.
Selain itu, harga tinggi tersebut juga secara jelas mengindikasikan bahwa Valve kemungkinan besar sengaja menargetkan perangkat ini untuk segmen pengguna tertentu yang lebih spesifik. Dengan kata lain, Steam Machine kemungkinan besar akan lebih diarahkan untuk para penggemar game hardcore yang sangat mengutamakan performa tinggi dan fleksibilitas ala PC. Perangkat ini jelas bukan untuk pemain kasual yang hanya mencari konsol dengan harga terjangkau dan mudah digunakan. Sayangnya, Valve sendiri hingga detik ini belum memberikan konfirmasi resmi apa pun terkait kebenaran harga Steam Machine ini.
Spesifikasi Gahar di Balik Bodinya yang Mini

Lalu, apa sih yang ditawarkan oleh Steam Machine hingga harganya selangit itu? Valve dengan bangga menggambarkan Steam Machine versi terbarunya ini sebagai “PC mini yang ringkas tapi sangat bertenaga”. Perangkat yang berbentuk kubus hitam elegan ini diketahui memiliki ukuran hanya 6 inci dengan bobot sekitar 2,5 kg. Jika Anda melihatnya sekilas, Steam Machine ini memang mirip dengan konsol Xbox Series X, tetapi dengan ukuran yang jauh lebih kecil dan compact.
Namun, jangan terkecoh dengan bodinya yang mini! Di balik bentuknya yang sederhana, Steam Machine justru hadir dengan performa yang benar-benar gahar. Valve bahkan berani menyebut bahwa perangkat canggih ini memiliki daya komputasi enam kali lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya, Steam Deck. Dengan daya komputasi sebesar itu, pengguna dijamin akan merasakan lonjakan yang sangat signifikan dalam hal performa grafis dan kestabilan frame rate saat memainkan game-game terbaru.
Menurut laporan eksklusif dari IGN, performa Steam Machine versi anyar ini juga diklaim setara dengan GPU Nvidia RTX 4060 atau AMD RX 7600 versi mobile. Artinya, kemampuannya kurang lebih sama persis seperti PC gaming kelas menengah bawah yang biasa kita temui di pasaran. Yang menarik, Steam Machine sendiri menjalankan sistem operasi (OS) SteamOS berbasis Linux, bukan Microsoft Windows seperti PC pada umumnya. Sistem operasi canggih ini mendukung penuh fitur suspend/resume cepat serta wake-on-controller, yang memungkinkan pengguna menyalakan perangkat hanya dengan menekan tombol pada kontroler.
Selain itu, layaknya PC pada umumnya, Steam Machine memang dirancang khusus untuk terhubung ke monitor atau TV, sehingga pengguna bisa dengan leluasa memainkan video game di layar besar. Para gamer juga bebas memilih untuk memainkan game menggunakan keyboard dan mouse maupun controller khusus.
Mari kita kupas lebih dalam spesifikasi teknisnya! Secara teknis, Steam Machine mengandalkan chip AMD khusus dengan CPU Zen 4 enam inti yang memiliki kecepatan hingga 4,8 GHz dan GPU RDNA 3 dengan 28 compute units serta VRAM 8 GB GDDR6. Valve dengan percaya diri mengeklaim bahwa perangkat mutakhir ini dapat menjalankan game dengan kualitas 4K pada 60 FPS yang mulus, tentunya dengan dukungan teknologi upscaling FidelityFX Super Resolution (FSR) milik AMD.
Tidak berhenti di situ, Steam Machine juga dibekali dengan RAM DDR5 berkapasitas 16 GB, pilihan penyimpanan (storage) SSD NVMe 512 GB atau 2 TB yang super cepat, dan slot microSD berkecepatan tinggi untuk memperluas kapasitas perangkat dengan mudah. Dari sisi konektivitas, Steam Machine sudah mendukung penuh radio 2,4 GHz, Wi-Fi 6E terkini, dan Bluetooth untuk mendukung berbagai aksesori tambahan.
Terakhir, untuk video output, Valve menyediakan DisplayPort 1.4 yang mampu menampilkan hingga 4K 240 Hz, serta HDMI 2.0. Selain itu, perangkat lengkap ini juga dilengkapi dengan port Ethernet, USB-C 10 Gbps, dan empat port USB-A yang siap menghubungkan berbagai perangkat pendukung. Nah, dengan semua keunggulan ini, apakah harga yang hampir dua kali lipat PS5 itu akan terasa worth it? Hanya waktu yang akan menjawabnya!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id









