Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Iran Resmi Tinggalkan GPS, Sistem Navigasi China Jadi Andalan Baru

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
March 12, 2026
in Berita
0
Ventuno Q Jadi SBC Terbaru Qualcomm dengan Dukungan Ekosistem Arduino
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Kabar mengejutkan datang dari Timur Tengah. Iran dikabarkan secara resmi berpaling dari GPS milik Amerika Serikat. Sebagai gantinya, negara para Mullah itu kini mengadopsi sistem navigasi satelit buatan China, yaitu BeiDou Navigation Satellite System. Langkah ini bukan sekadar ganti merek, melainkan sebuah pernyataan geopolitik yang cukup keras.

Tentu kita tahu, di langit kita saat ini tidak cuma ada GPS dan BeiDou. Masih ada dua pemain besar lainnya, yakni GLONASS punya Rusia dan Galileo yang dikembangkan oleh Uni Eropa. Namun, keputusan Iran memilih China sebagai mitra strategis baru ini jelas memiliki arti tersendiri di tengah ketegangan global yang memanas.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Table of Contents

Toggle
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
  • Gangguan Sinyal Memicu Pergeseran Strategi
  • Keunggulan BeiDou yang Membuat Iran Beralih

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

September 18, 2026

Kabar mengejutkan ini pertama kali dihembuskan oleh media analisis geopolitik, National Herald. Mereka mengungkap bahwa Iran benar-benar sudah mulai meninggalkan ketergantungan lamanya pada teknologi Barat.

Gangguan Sinyal Memicu Pergeseran Strategi

Sebenarnya, isu ini sudah berembus sejak pertengahan 2025 lalu. Saat itu, hubungan Iran-Israel sedang memanas dan konflik militer mengintai. Di tengah situasi genting itulah, pejabat Kementerian Komunikasi Iran angkat bicara. Mereka secara terang-terangan mengonfirmasi sedang menjajaki opsi alternatif selain GPS, dan nama BeiDou muncul sebagai kandidat terkuat.

“Republik Islam dengan serius berencana mengejar berbagai opsi alternatif, termasuk sistem BeiDou milik China,” ujar Ehsan Chitsaz, Wakil Menteri Komunikasi Iran, kepada surat kabar lokal Ham-Mihan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa teknologi China ini bahkan menjadi salah satu poin utama dalam perjanjian kerja sama jangka panjang yang tengah dirundingkan antara Teheran dan Beijing. Jadi, ini bukan hubungan biasa, melainkan sudah masuk ke dalam ranah kesepakatan strategis antarnegara.

Lantas, apa yang mendorong Iran mengambil keputusan radikal ini? Situs berita Iran International melaporkan bahwa gangguan sinyal GPS dan masalah keamanan siber menjadi pemicu utamanya. Iran merasa tidak nyaman dan tidak aman terus-terusan bergantung pada teknologi yang dikuasai oleh musuh potensialnya.

Alasan paling mendasar tentu saja karena GPS sepenuhnya berada di bawah komando militer Amerika Serikat. Secara teori, dalam situasi konflik terbuka, akses Iran terhadap sinyal navigasi tersebut bisa diputus atau dikacaukan oleh AS kapan saja. Ketergantungan ini ibarat pisau bermata dua yang sangat berbahaya bagi keamanan nasional Iran.

Akibatnya, Teheran pun bergerak cepat. Beberapa laporan dari kalangan analis pertahanan menyebutkan bahwa Iran saat ini sudah mulai mengintegrasikan sistem BeiDou-3 ke dalam berbagai perangkat militernya. Drone dan rudal menjadi dua sektor utama yang pertama kali merasakan teknologi anyar dari China ini. Langkah ini mereka ambil untuk secara perlahan tapi pasti mengurangi ketergantungan pada GPS buatan AS.

Integrasi teknologi ini diyakini mampu meningkatkan daya tahan militer Iran. BeiDou kabarnya memiliki fitur anti-jamming yang andal dan sinyal militer terenkripsi yang sulit ditembus musuh. Dengan begitu, Iran berharap perangkat perangnya tidak akan mudah lumpuh di medan tempur akibat serangan elektronik.

Memang, dalam beberapa tahun terakhir, warga dan militer Iran kerap merasakan gangguan navigasi. Wilayah Teluk dan sejumlah area yang terdampak ketegangan militer di Timur Tengah sering menjadi titik terparah gangguan sinyal GPS, seperti dikutip dari National Herald. Gangguan ini sudah menjadi pemandangan biasa.

Meskipun drone dan rudal militer modern biasanya menggunakan sinyal GPS terenkripsi khusus militer, namun tidak semuanya. Beberapa drone pengintai serta bom atau rudal berpemandu tertentu ternyata masih mengandalkan sinyal GPS publik yang tidak terenkripsi. Akibatnya, perangkat-perangkat ini menjadi rentan terhadap gangguan atau pembajakan sinyal.

Dampak gangguan ini bahkan dirasakan langsung oleh warga sipil Iran. Aplikasi navigasi lokal seperti Balad dan Neshan, hingga aplikasi internasional seperti Waze, sering menunjukkan peta yang kacau. Pengguna tiba-tiba bisa “terlempar” secara virtual ke Eropa, Kanada, atau bahkan Afrika hanya karena sinyal GPS sedang di-jamming. Tentu ini pengalaman yang menjengkelkan dan membahayakan.

Oleh karena itu, dengan beralih ke BeiDou, Iran berharap bisa bernapas lega. Mereka menginginkan sistem navigasi yang lebih independen dan tidak terikat pada belenggu teknologi yang dikuasai negara-negara Barat.

Keunggulan BeiDou yang Membuat Iran Beralih

Lalu, sehebat apa sih sebenarnya sistem BeiDou buatan China ini? Saat ini, China mengoperasikan BeiDou dengan jaringan lebih dari 40 satelit yang setia mengorbit Bumi. Sistem ini secara resmi sudah beroperasi untuk skala global sejak tahun 2020. Jadi, teknologinya sudah matang dan teruji.

Kemampuan BeiDou kurang lebih setara dengan GPS. Ia bisa menentukan posisi, membantu navigasi, dan men-sinkronisasi waktu dengan sangat baik. Namun, China tidak berhenti di situ. Mereka menawarkan fitur unggulan berupa sinyal dengan akurasi tinggi dan layanan komunikasi pesan singkat melalui satelit—sesuatu yang tidak dimiliki GPS biasa.

Untuk penggunaan sipil, akurasi BeiDou berada di kisaran beberapa meter. Namun, jika Anda butuh presisi ekstrem, layanan khususnya bisa mencapai akurasi hingga level sentimeter dengan bantuan stasiun darat tambahan. Bayangkan, ketepatan seteliti ini sangat krusial untuk navigasi transportasi, logistik, hingga keperluan militer seperti mengarahkan drone atau rudal presisi.

Keputusan Iran memilih BeiDou tidak bisa dilepaskan dari persaingan teknologi global yang semakin sengit. Banyak negara mulai sadar dan mencari alternatif dari infrastruktur digital yang selama ini didominasi Amerika Serikat. Mereka ingin punya opsi agar tidak terjebak dalam ketergantungan tunggal.

China sendiri, dalam beberapa tahun terakhir, sangat agresif mempromosikan BeiDou ke negara-negara sahabatnya. Kawasan Asia, Afrika, dan Timur Tengah menjadi pasar utama ekspansi teknologi navigasi ini. Iran hanyalah salah satu contoh nyata dari pergeseran peta kekuatan teknologi global yang sedang terjadi di depan mata kita.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: chinaIranTeknologi
Previous Post

Ventuno Q Jadi SBC Terbaru Qualcomm dengan Dukungan Ekosistem Arduino

Next Post

MWC 2026: Lenovo Pamerkan Purwarupa Konsol Lipat Legion Go Fold

Next Post
Ventuno Q Jadi SBC Terbaru Qualcomm dengan Dukungan Ekosistem Arduino

MWC 2026: Lenovo Pamerkan Purwarupa Konsol Lipat Legion Go Fold

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Nova Launcher Berhenti Beroperasi Setelah 13 Tahun, Pengguna Geram dan Luncurkan Petisi

Nova Launcher Berhenti Beroperasi Setelah 13 Tahun, Pengguna Geram dan Luncurkan Petisi

1 year ago
CUMA 4 JUTAAN! 5 HP BARU YANG BIKIN KANTONG AMAN

CUMA 4 JUTAAN! 5 HP BARU YANG BIKIN KANTONG AMAN

10 months ago
Denda Rp 27 Triliun untuk Anthropic atas Penggunaan 500.000 Buku Tanpa Izi

Target 800 Juta Perangkat, Samsung Makin Serius Garap Ekosistem Galaxy AI

2 months ago
Samsung Galaxy S25 FE: Flagship Hemat yang Siap Bikin Kamu Ganti HP Lama!

Samsung Galaxy S25 FE: Flagship Hemat yang Siap Bikin Kamu Ganti HP Lama!

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In