olympic.or.id — Sebuah kejadian kocak sekaligus bikin geleng-geleng kepala terjadi di pusat kota London pekan lalu. Seorang turis asal Indonesia yang sedang jalan-jalan di area Covent Garden tiba-tiba kehilangan HP Android-nya dari saku celana belakang. Kurang dari 10 menit kemudian, HP itu… balik lagi ke tangannya. Alasannya? Si pencopet kecewa berat karena yang dicuri bukan iPhone!
Kejadian ini pertama kali viral setelah korban, yang minta namanya disamarkan jadi “Mas Gondrong”, mengunggah ceritanya di Instagram Story dan TikTok. Dalam video berdurasi 17 detik yang kini sudah ditonton lebih dari 8 juta kali, terlihat Mas Gondrong panik mencari-cari HP di trotoar, lalu tiba-tiba ada tangan misterius menyodorkan HP Android-nya sambil bilang dengan logat Inggris kental, “Here mate, wrong phone. Not iPhone.”

“Sumpah gue kaget banget,” cerita Mas Gondrong saat dihubungi OLYMPIC.OR.ID via DM, Sabtu (23/11). “Gue lagi foto-foto sama temen, eh tau-tau saku belakang kosong. Panik dong, soalnya di dalem HP ada foto KTP, SIM, sama bukti transfer buat bayar hostel. Belum apa-apa udah pasrah mau lapor polisi.”
Tapi nasib baik ternyata masih berpihak. Kurang dari lima menit kemudian, seorang cowok bertubuh kurus dengan hoodie abu-abu mendekat, ngeliatin Mas Gondrong dari ujung kaki sampai ujung kepala, lalu dengan muka kecewa ngeluarin HP Android merk China warna hitam dari saku jaketnya.

“Sorry bro, I thought it was iPhone. This one’s worthless on the market,” ujar si maling dengan santai, langsung nyerahin HP-nya tanpa minta apa-apa lagi.
Mas Gondrong yang masih shock cuma bisa nganga. “Gue sampe bengong, mau marah kok malah jadi lucu. Akhirnya gue cuma bilang ‘Thanks ya bang’ sambil nyengir kecut.”

Menurut keterangan teman Mas Gondrong yang ikut merekam dari jauh, si pencopet langsung ngeloyor pergi sambil ngedumel, “Bloody Android again… waste of time.”
Kejadian ini langsung jadi bahan guyonan netizen Indonesia di mana-mana. Banyak yang bilang, “Ini baru bukti nyata kalau HP Android emang anti maling!” Ada juga yang bercanda, “Makanya upgrade ke iPhone, biar dicuri sekalian diganti yang baru sama asuransi.”
Tapi di balik kelucuan, ada fakta miris yang bikin miris. Menurut data London Metropolitan Police, pencurian HP di area turis London memang meningkat tajam sejak 2023, dan target utama memang iPhone karena mudah dijual kembali di pasar gelap. Harga jual iPhone curian bisa 3–5 kali lipat dibanding Android mid-range.
“Android di pasar gelap susah laku karena banyak tipe, sparepart murah, dan gampang di-blacklist IMEI,” jelas Reza, seorang teknisi HP di Glodok yang sering “berurusan” dengan barang second. “Kalau iPhone, satu tipe aja bisa dipake part-nya buat banyak unit. Jadi maling sekarang pilih-pilih banget.”
Akibatnya, pemilik HP Android di London malah jadi “aman” secara tidak sengaja. Beberapa turis lain bahkan mulai bercanda di grup WhatsApp backpacker: “Pakai Zenfone aja bro, dijamin balik dalam 10 menit.”
Mas Gondrong sendiri sekarang jadi seleb dadakan. Dia bahkan bikin kaos bertuliskan “Not iPhone, Not Stolen” yang langsung laku keras di akun Shopee-nya. “Lumayan, dari musibah malah jadi cuan,” candanya.
Sementara itu, polisi London yang dihubungi OLYMPIC.OR.ID menyatakan sedang menyelidiki rekaman CCTV di area Covent Garden untuk mengidentifikasi si “pencopet pemilih” tersebut. Tapi mereka juga mengaku agak bingung, “Ini pertama kalinya kami dapat laporan pencurian yang barangnya dikembalikan sendiri oleh pelaku karena ‘tidak sesuai ekspektasi’.”
Buat kamu yang lagi mau liburan ke London, saran dari Mas Gondrong simpel: “Pakai Android aja bro, dijamin aman. Atau kalau mau aman banget, pakai Nokia jadul. Maling liat langsung kabur.”
Kasus ini sekali lagi membuktikan: di era sekarang, kadang HP murah justru jadi pelindung terbaik dari maling profesional. Siapa sangka, fitur “anti theft” ternyata bukan dari software, tapi dari harga jual kembali yang terlalu rendah!
Kunjungi juga laman berita exklusif hanya di Exposenews.id









