Olympic.or.id – Wah, gebrakan besar! Amazon baru saja mengumumkan bahwa mereka bakal mengucurkan dana fantastis lebih dari 33 miliar dollar AS (atau sekitar Rp 584 triliun) ke kawasan Asia Tenggara hingga tahun 2039. Nah, fokus utama dari investasi jumbo ini adalah untuk mengembangkan infrastruktur cloud dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Bayangin aja, duit segitu tuh gak main-main!
INVESTASI RAKSASA UNTUK EMPAT NEGARA
Lalu, ke mana saja sih dana sebesar itu akan dialirkan? Ternyata, Amazon membidik empat negara strategis, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Jadi, jangan heran kalau Indonesia kebagian porsi investasi yang gak kalah gede, ya!
Yang lebih mencengangkan lagi, menurut perhitungan Amazon, investasi raksasa ini diprediksi bakal menyumbangkan lebih dari 64 miliar dollar AS (sekitar Rp 1,13 kuadriliun) terhadap gabungan produk domestik bruto (PDB) keempat negara tersebut. Gila, kan? Itu belum termasuk dampaknya terhadap lapangan kerja. Konon, lebih dari 56.300 lapangan kerja bakal tercipta setiap tahunnya! Mantap, kan?
MENGAPA ASIA TENGGARA?
Jadi, kenapa sih Amazon sampe segitu seriusnya melirik Asia Tenggara? Jawabannya sederhana: kawasan ini dinilai sebagai salah satu yang paling penting bagi pertumbuhan ekonomi digital dan teknologi AI. Mereka menyadari potensi besar yang menganga di sini.
Bahkan, organisasi ASEAN diproyeksikan bakal menjelma menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia. Nilai ekonominya saja diprediksi tembus 560 miliar dollar AS (sekitar Rp 9,91 kuadriliun) pada 2030. Gede banget, kan? Makanya, Amazon gak mau ketinggalan kereta. Mereka buru-buru menancapkan kakinya lebih dalam.
“Kami sedang membangun infrastruktur, melatih tenaga kerja lokal, dan memungkinkan bisnis di seluruh kawasan untuk bersaing secara global,” tegas David Zapolsky, selaku Chief Global Affairs and Legal Officer Amazon dengan penuh optimisme.
INDONESIA DAPAT PELATIHAN DAN REKOR DUNIA!
Nah, kabar baik khusus buat kita di Indonesia! Negara kita ternyata menjadi salah satu prioritas dalam rencana investasi infrastruktur cloud Amazon di Asia. Buktinya, Amazon Web Services (AWS) sendiri sudah memiliki region cloud di Indonesia sejak 2021. Artinya, mereka sudah lama serius di sini.
Di Tanah Air, Amazon gak cuma asal suntik duit. Mereka juga menghadirkan berbagai program pelatihan keterampilan yang dilakukan bersama pemerintah dan organisasi lokal. Tujuannya jelas: memberdayakan sumber daya manusia kita.
Salah satu program yang paling keren adalah pelatihan AI generatif yang melibatkan siswa dan guru dari 21 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jawa Barat. Luar biasanya, dalam program tersebut, lebih dari 2.600 peserta berhasil membuat 10.821 aplikasi AI generatif hanya dalam satu hari! Hebatnya lagi, mereka berhasil mencetak rekor Guinness World Records untuk kategori “The Most Apps Made In An On-site Generative AI Event”. Keren abis, kan? Anak muda Indonesia emang juara!
KOLABORASI DENGAN PLN
Selain itu, perusahaan asal Seattle, Washington ini juga gak main-main dalam urusan keberlanjutan. Mereka menjalin kerja sama strategis dengan PT PLN melalui perjanjian green tariff berkapasitas 210 megawatt. Hal ini dilakukan demi mendukung penggunaan energi terbarukan di Indonesia. Jadi, selain modern, investasi ini juga ramah lingkungan.
Amazon juga gak bekerja sendirian. Mereka gencar berkolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, dan mitra industri. Tujuannya adalah untuk mempercepat adopsi AI sekaligus membangun talenta digital di berbagai posisi penting. Mulai dari cloud architect, spesialis AI/ML, hingga data engineer, semuanya disiapkan.
PELATIHAN DIGITAL MASIF
Sebagaimana yang dihimpun dari blog resmi Amazon, perusahaan ini dengan bangga mengklaim bahwa sejak tahun 2017, mereka telah melatih lebih dari 2,7 juta orang di Asia Tenggara dalam keterampilan cloud dan AI. Jumlah yang fantastis! Artinya, Amazon benar-benar konsisten membangun ekosistem digital dari hulu ke hilir.
Menurut Amazon, pelatihan AI dan cloud menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat adopsi teknologi AI di kawasan tersebut. Tanpa sumber daya manusia yang mumpuni, secanggih apa pun infrastruktur yang dibangun pasti percuma.
Di akhir pernyataannya, Amazon menegaskan bahwa mereka akan terus memperluas investasi teknologi, pengembangan keterampilan digital, serta kerja sama dengan pemerintah di Asia Tenggara. Tujuannya mulia, yaitu agar peluang AI dapat dinikmati secara luas dan berkelanjutan. Jadi, siap-siap ya, Indonesia bakal makin digital!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.








