Olympic.or.id – Dalam gebrakan yang ditujukan bagi para penggemar PC ringkas, ASUS secara resmi meluncurkan varian anyar dari kartu grafis andalannya, yaitu Dual RTX 5060 Ti EVO 16G. Perlu kamu catat, kartu grafis canggih ini hadir sebagai penyempurnaan dari model RTX 5060 Ti seri Dual yang telah beredar sebelumnya.
Sekilas, kamu mungkin mengira GPU ASUS Dual RTX 5060 Ti EVO 16G ini kembaran identik dengan saudara non-EVO-nya. Namun, ASUS ternyata melakukan penyempurnaan signifikan pada desain fisiknya sehingga tampil lebih ramping dan compact.
Transformasi Desain: Dari Tebal Menjadi Ramping dan Siap Masuk Casing Mini

Untuk menjaga performa tetap dingin, ASUS tetap membekali kartu ini dengan dua kipas Axial-tech yang handal, sama seperti varian non-EVO. Akan tetapi, perbedaan utama justru terletak pada rekayasa heatsink-nya yang menggunakan pipa panas dengan profil lebih rendah dan tidak menonjol.
Lebih detailnya, sirip-sirip pada heatsink tersebut sengaja dirancang secara vertikal sehingga terlihat lebih ringkas. Alhasil, dengan desain inovatif ini, pipa panasnya pun tampak lebih ramping dan jauh less bulky dibandingkan model sebelumnya.
Bahkan, ASUS tak segan melakukan “pemangkasan” pada dimensi kartu. Ketebalannya berhasil ditekan dari 2.5 slot menjadi hanya 2.1 slot, yang berarti ada pengurangan sekitar 12 mm! Selain itu, panjang kartu grafis ini juga dipotong sekitar 4 mm lebih pendek.
Oleh karena itu, RTX 5060 Ti EVO ini jelas-jelas menjadi pilihan utama untuk small form factor (SFF) atau casing dengan ruang super terbatas. Pokoknya, casing mini idamanmu kini bisa “gacor” dengan GPU sekelas ini!
Fitur yang Direlokasi dan Dikurangi: Trade-off untuk Kompatibilitas dan Efisiensi
Tak berhenti di situ, ASUS juga melakukan perubahan yang cukup mengejutkan dengan memindahkan konektor daya 8-pin ke sisi kiri kartu, dekat area I/O. Sebagai informasi, biasanya para vendor menempatkan konektor ini di sisi yang berlawanan.
Perubahan radikal ini kemungkinan besar ditujukan untuk mempermudah manajemen kabel di dalam casing tertentu, terutama casing mini yang serba sempit. Walaupun demikian, layout baru ini mungkin terasa sedikit asing bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan desain GPU konvensional.
Selanjutnya, ASUS juga melakukan penghematan fitur dengan menghilangkan GPU Guard di sudut PCB. Fitur penguat ini sebenarnya berfungsi untuk mengurangi risiko retak akibat tekanan fisik. Selain itu, switch Dual-BIOS yang ada di versi non-EVO juga turut dihilangkan.
Dengan absennya switch Dual-BIOS, konsekuensinya kamu tidak bisa lagi mengalihkan profil BIOS secara manual, misalnya antara mode senyap dan mode performa maksimal. Sementara itu, untuk koneksi, RTX 5060 Ti EVO mengadopsi interface PCIe 5.0 x8 dengan ukuran fisik yang lebih pendek, bukan konektor x16 penuh. Desain ini ternyata mirip dengan yang digunakan oleh kompetitor, seperti Gigabyte RTX 5060 Ti 16G WindForce.
Meskipun desainnya mengalami banyak transformasi, ASUS dengan tegas menegaskan bahwa performa GPU ini tetap sama tangguhnya dengan model non-EVO. Apalagi, spesifikasi teknis inti Dual RTX 5060 Ti EVO 16G ini pun persis sama dengan pendahulunya.
Sebagai bukti, kartu grafis ini tetap mempertahankan boost clock gila-gilaan hingga 2.602 MHz dalam mode OC, yang setara persis dengan versi non-EVO. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, perusahaan raksasa Taiwan tersebut belum mengumumkan harga resmi untuk GPU Dual RTX 5060 Ti EVO 16G ini, seperti yang dihimpun dari Wccf Tech. Jadi, kita hanya bisa menunggu dengan sabar kabar baiknya!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Indonesiaartnews.or.id










