Olympic.or.id – Microsoft mendadak bikin heboh pencinta dunia desain dan teknologi setelah resmi memperkenalkan jenis huruf terbaru buatan mereka, yaitu Michelangelus. Font unik ini sengaja dirancang dengan menyadur karakter tulisan tangan milik sang maestro seni legendaris asal Italia, Michelangelo Buonarroti. Para perancang kemudian menyulap goresan pena masa lalu tersebut menjadi sebuah sistem tipografi digital yang tampak begitu modern, elegan, serta memikat mata.
Kehadiran font ciamik ini sejatinya menjadi bagian dari perayaan besar peringatan 400 tahun konsekrasi Basilika Santo Petrus di Vatikan, yang mana puncaknya bakal berlangsung lewat prosesi upacara megah pada 18 November mendatang. Microsoft membagikan koleksi istimewa ini secara langsung melalui ekosistem aplikasi Microsoft 365 agar pengguna di seluruh dunia bisa menikmatinya.
Padahal kalau melihat riwayat awalnya, pengelola basilika hanya ingin menggunakan jenis huruf ini buat kebutuhan internal. Mereka berniat memajang font Michelangelus di berbagai papan penunjuk arah maupun dokumen cetak di dalam gedung bersejarah tersebut. Namun karena antusiasme tinggi, Fabbrica di San Pietro selaku pengelola keputusan untuk membagikannya secara luas kepada masyarakat umum.
Buat kamu yang udah penasaran dan nggak sabar ingin mencoba sensasi mengetik ala seniman Renaissance, kamu bisa langsung mengunduh dan memasangnya secara manual di komputer milikmu tanpa perlu menunggu pembaruan sistem aplikasi!
Di Balik Rahasia Dapur Pembuatan Font “Michelangelus”

Proyek ambisius ini bermula ketika Fabbrica di San Pietro berkolaborasi erat dengan agensi desain populer asal Italia, Studiogusto. Kedua pihak memiliki visi serupa, yaitu melestarikan warisan seni sejarah tanpa harus kehilangan relevansi dalam tren komunikasi era digital saat ini.
Demi mendapatkan hasil yang presisi, tim desainer Studiogusto bahkan rela menerobos dinginnya ruang arsip rahasia Vatikan. Di sana, mereka membongkar dan meneliti satu per satu manuskrip asli peninggalan Michelangelo secara mendetail. Para ahli mencatat setiap elemen penting, mulai dari ukuran proporsi huruf, irama tulisan, hingga ritme penggunaan ruang kosong pada lembaran kertas kuno tersebut.
Stefano Caliandro selaku Direktur Kreatif Studiogusto menceritakan bahwa gaya kaligrafi Michelangelo sejatinya memancarkan kombinasi rasa tidak sabar, kecermatan tinggi, serta energi yang sangat hidup. Karakter emosional inilah yang kemudian disuntikkan ke dalam susunan visual font Michelangelus.
Menariknya, para desainer tidak berniat mencetak ulang tulisan tangan Michelangelo secara seratus persen identik. CEO Studiogusto, Mimmo Berterame, menambahkan bahwa Michelangelo selalu memegang prinsip bahwa tulisan harus selalu jelas agar pembaca bisa menikmatinya dengan mudah. Oleh sebab itu, tim desain berfokus mengekstraksi logika visual tulisan sang maestro lalu menerapkannya ke standar tipografi modern agar tetap nyaman dibaca saat kamu mengetik paragraf panjang.
Jika kamu mengamati dengan jeli, font Michelangelus masih menyimpan rahasia kecil peninggalan Michelangelo, contohnya bentuk titik unik di atas huruf “h” dan titik di bawah huruf “y”.
Saat mengawali proses kreatif, para desainer membuat versi italic terlebih dahulu karena dinilai paling dekat dengan goresan tangan asli sang seniman. Sedangkan untuk varian reguler serta huruf kapital, mereka mengambil referensi utama dari ukiran huruf pada patung mahakarya Pietà yang terkenal sangat tinggi dan ramping.
Tim kreatif juga menjadikan huruf kapital “M” sebagai pijakan dasar perancangan. Selain melambangkan inisial nama Michelangelo, huruf ini memang kerap muncul dalam porsi besar pada dokumen sejarah. Adapun untuk karakter angka, para desainer merancangnya berdasarkan bentuk huruf terdekat—seperti angka satu yang dibuat mengacu pada huruf “I”—karena tidak ditemukannya arsip angka buatan tangan Michelangelo.
Pada akhirnya, Studiogusto berhasil memproduksi lebih dari 500 karakter lengkap untuk setiap jenis font, mulai dari reguler, italic, bold, hingga bold italic.
Ada fakta menggelitik di balik ketatnya standar keterbacaan font ini. Michelangelo ternyata sering mengomel gusar melalui surat kepada keponakannya, Lionardo Buonarroti, hanya gara-gara tulisan tangan si keponakan sangat jelek dan sulit dibaca!
Meskipun Michelangelo terus mengeluh dan emosi setiap kali membaca surat dari keponakannya, Lionardo tetap saja rajin berkirim surat. Kisah unik ini membuktikan betapa Michelangelo sangat menjunjung tinggi kejernihan tulisan, sebuah filosofi yang kini diabadikan sempurna di dalam font Michelangelus.
Bikin Pro-Kontra! Kenapa Netizen Ramai Kritik Font Ini?
Kendati dirancang lewat riset mendalam, peluncuran font ini rupanya sempat memicu perdebatan sengit di media sosial. Beberapa pengguna forum internet seperti Reddit melontarkan kritik karena menganggap hasil font digital ini terlalu jauh dari gaya tulisan tangan asli sang maestro.
Menanggapi riak kritik tersebut, pencinta seni lain dengan sigap menjelaskan klarifikasi dari pihak Basilika Santo Petrus. Mereka menegaskan bahwa font ini memang dibuat bukan sebagai tiruan mentah tulisan tangan Michelangelo, melainkan sebagai adaptasi logika estetika klasik ke dalam wujud tipografi modern yang mengutamakan fungsi keterbacaan.
Tutorial Praktis Mengunduh Font Michelangelus di Komputer
Meskipun pengguliran otomatis di aplikasi Microsoft 365 baru akan berlangsung pada akhir tahun ini—sebagaimana dikonfirmasi oleh Si Daniels selaku Desainer Produk Utama Office Design—kamu tidak perlu menunggu lama. Kamu bisa langsung mengunduhnya secara manual dan memakainya di Windows 11 melalui langkah-langkah simpel berikut ini:
- Dapatkan berkas resminya lewat tautan Microsoft ini (https://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=108856).
- Klik tombol “Unduh” atau “download” pada halaman browser kamu.
- Buka folder unduhan lalu lakukan ekstraksi pada folder berformat zip tersebut.
- Jalankan menu Settings pada Windows dengan menekan tombol Windows + I.
- Masuk ke menu Personalization, kemudian pilih opsi Fonts.
- Buka folder font yang sudah kamu ekstrak sebelumnya.
- Tarik seluruh file font ke area bertuliskan “Drag and drop to install”.
- Buka aplikasi Microsoft Word untuk memastikan nama font Michelangelus sudah terdaftar dan siap kamu gunakan untuk mengetik karya keren!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









