Olympic.or.id – Siapa sangka, perusahaan raksasa kecerdasan buatan (AI) OpenAI kini benar-benar membagikan akses layanan premium ChatGPT Plus secara cuma-cuma! Seluruh warga negara Malta beruntung banget karena bisa menikmati layanan berbayar itu selama satu tahun penuh tanpa perlu merogoh kocek sepeser pun.
Program Nasional Pertama di Dunia
Program keren bertajuk “AI for All” ini langsung diluncurkan sebagai kerja sama nasional pertama antara OpenAI, pemerintah Malta, dan University of Malta. Mereka bergandengan tangan menghadirkan kesempatan emas bagi masyarakat setempat.
Dalam posting blog resminya, OpenAI menjelaskan dengan gamblang bahwa inisiatif ini bertujuan membekali warga Malta agar paham sekaligus menggunakan AI secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Mereka tidak mau rakyatnya cuma jadi penonton.
Baca Juga: Harga Chipset Naik 100%, Harga HP Android Flagship Dipastikan Tambah Mahal
“Seperti listrik, kecerdasan seharusnya tersedia bagi individu, bisnis, dan institusi untuk digunakan sebanyak yang mereka butuhkan, kapan pun dan di mana pun,” tulis OpenAI dengan penuh semangat. Pernyataan ini langsung mengundang decak kagum para pegiat teknologi.
Malta sendiri merupakan negara kepulauan kecil yang menawan di Eropa Selatan, tepatnya di tengah Laut Mediterania. Menurut catatan Worldometer, penduduknya hanya sekitar 568.847 jiwa – namun kini mereka jadi percontohan dunia berkat program nekat ini.
Syaratnya Wajib Ikut Pelatihan AI Dulu
Namun, jangan bayangkan akses gratis itu langsung mengalir begitu saja. Dalam skema yang diumumkan OpenAI, setiap penduduk yang terdaftar di sistem identitas digital Malta wajib mengikuti pelatihan AI terlebih dahulu. Setelah lulus, barulah pintu ChatGPT Plus terbuka lebar.
Kursus seru ini diinisiasi langsung oleh University of Malta. Materinya dirancang apik untuk membantu masyarakat memahami apa itu AI, mengetahui batasan kemampuannya, serta menggunakannya secara bertanggung jawab. Tidak ada alasan untuk takut lagi!
Menteri Perekonomian Malta, Silvio Schembri, dengan lantang menyatakan bahwa program “AI for All” gagasan OpenAI ini lahir agar masyarakat Malta tidak tertinggal dalam pusaran perkembangan teknologi AI global. Mereka serius mengejar ketertinggalan.
Baca Juga: Energizer Ultimate Child Shield: Baterai Koin yang Dirancang Khusus untuk Keselamatan Anak
Menurut Schembri, kombinasi antara edukasi AI dan akses gratis ke alat digital paling canggih saat ini dapat membantu pelajar, pekerja, hingga keluarga memanfaatkan AI dalam aktivitas sehari-hari. Bayangkan betapa praktisnya!
“Melalui kursus AI untuk semua ini, kami memastikan setiap warga negara, tanpa memandang latar belakang mereka, memiliki kesempatan untuk membangun kepercayaan diri dan keterampilan yang dibutuhkan agar dapat berkembang di dunia digital,” tutur Schembri dengan penuh keyakinan.
Program AI for All resmi diluncurkan pada Mei 2026. Pemerintah akan memperluas akses secara bertahap seiring semakin banyak warga yang menyelesaikan kursus tersebut. Yang lebih menggembirakan lagi, program ini juga berlaku bagi warga negara Malta yang sedang tinggal di luar negeri!
Malta Jadi Percontohan Global untuk Akses AI
Hebatnya, Malta menjadi negara pertama di dunia yang bekerja sama dengan OpenAI untuk menghadirkan akses ChatGPT Plus gratis secara nasional. Sebuah prestasi kecil yang mengguncang dunia teknologi.
Baca Juga: Bukan karena Tekor! GitLab Pangkas Jabatan dan Alihkan Anggaran untuk Percepatan AI
“Malta menjadi negara pertama yang meluncurkan kemitraan sebesar ini karena kami menolak membiarkan warga kami tertinggal di era digital,” tegas Schembri. Sikap berani ini patut diacungi jempol.
Utilitas Nasional ala OpenAI Mulai Terbukti
Menurut Head of OpenAI for Countries, George Osborne, eksistensi teknologi AI kini mulai berkembang menjadi semacam “utilitas nasional” . Pemerintah, ujarnya, memegang peran penting untuk memastikan masyarakatnya memiliki akses sekaligus kemampuan dalam memanfaatkan AI secara maksimal.
Osborne menambahkan dengan optimis bahwa langkah berani Malta ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi negara-negara lain. Mereka bisa meniru model serupa untuk memperluas penggunaan AI di sektor pendidikan, pekerjaan, hingga layanan publik.
Selain Malta, United Arab Emirates dilaporkan telah mulai menjalin kerja sama dengan OpenAI terkait pengembangan AI di tingkat nasional, sebagaimana dihimpun dari DigitalTrends. Dengan demikian, gerakan AI untuk semua tampaknya akan segera diadopsi oleh lebih banyak negara di masa depan.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









