Friday, October 30, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Wujudkan Pemerataan Koneksi Digital, Telkomsat Targetkan 50 Wilayah Susah Sinyal

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
July 31, 2026
in Berita
0
Dakwaan Baru Terhadap Pavel Durov, Rusia Klaim Telegram Jadi Alat Rekrutmen Sabotase
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Olympic.or.id – Bayangkan sebuah daerah terpencil di pelosok Nusantara yang selama ini hidup dalam keterbatasan sinyal telekomunikasi. Warga setempat kesulitan mengurus dokumen kependudukan karena jaringan internet yang nyaris tak pernah menyala. Nah, kabar gembira datang dari PT Telkom Satelit Indonesia atau yang akrab disapa Telkomsat! Perusahaan pelat merah ini kini secara serius memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital layanan publik dengan menyiapkan konektivitas berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) bagi 50 daerah yang masih belum memiliki sinyal atau mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi.

Telkomsat

Langkah berani ini diambil Telkomsat bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal, termasuk di wilayah-wilayah terpencil yang selama ini seolah terlupakan. Kita semua tahu betapa pentingnya administrasi kependudukan bagi kehidupan masyarakat, mulai dari pembuatan KTP elektronik, KK, hingga berbagai keperluan administrasi lainnya. Dengan adanya kolaborasi strategis ini, harapan baru pun muncul bagi warga di 50 daerah tersebut untuk mendapatkan akses pelayanan publik yang lebih baik dan setara.

Related posts

Anthropic Daftarkan IPO di US SEC, Targetkan Perdagangan Saham Berkode ANT

Table of Contents

Toggle
    • Anthropic Daftarkan IPO di US SEC, Targetkan Perdagangan Saham Berkode ANT
    • Imbas Usulan Pajak Miliarder, Meta Buat Skema Saham Khusus Demi Pertahankan Zuckerberg
  • Persiapan Matang Melalui Pelatihan di Jakarta
  • Menyebar dari Sumatra hingga Papua
  • SDM Unggul Kunci Keberhasilan

Anthropic Daftarkan IPO di US SEC, Targetkan Perdagangan Saham Berkode ANT

October 29, 2026
Imbas Usulan Pajak Miliarder, Meta Buat Skema Saham Khusus Demi Pertahankan Zuckerberg

Imbas Usulan Pajak Miliarder, Meta Buat Skema Saham Khusus Demi Pertahankan Zuckerberg

October 28, 2026

Kolaborasi antara Telkomsat dan Ditjen Dukcapil tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperluas akses layanan digital hingga ke daerah-daerah yang belum terjangkau infrastruktur telekomunikasi terestrial. Memang tidak bisa dipungkiri, membangun menara BTS atau jaringan fiber optik di wilayah terpencil membutuhkan biaya yang sangat besar dan waktu yang tidak sebentar. Karena itulah, solusi satelit menjadi alternatif yang paling masuk akal dan efektif untuk menjawab tantangan konektivitas di daerah-daerah blank spot.

Dengan memanfaatkan layanan satelit MangoStar, pemerintah daerah kini dapat mengakses sistem administrasi kependudukan secara lebih stabil dan andal tanpa harus bergantung pada ketersediaan jaringan seluler yang seringkali tidak menentu. MangoStar hadir sebagai solusi konektivitas berbasis satelit LEO yang menawarkan kecepatan dan stabilitas yang mumpuni. Artinya, para petugas Dukcapil di daerah terpencil tidak perlu lagi khawatir gagal mengirim data atau memperbarui informasi penduduk karena sinyal yang hilang-hilang timbul.

Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, dengan tegas menyatakan bahwa teknologi satelit kini menjadi solusi strategis untuk menghadirkan konektivitas di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur telekomunikasi. Pernyataan ini tentu saja memberikan angin segar bagi masyarakat di daerah-daerah terisolir yang selama ini merasa tertinggal dalam arus digitalisasi. Menariknya, Andri menekankan bahwa Telkomsat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pemerataan konektivitas melalui layanan berbasis satelit, khususnya bagi wilayah yang belum memiliki akses jaringan atau masih mengalami keterbatasan sinyal.

“Telkomsat berkomitmen untuk terus mendukung pemerataan konektivitas melalui layanan berbasis satelit, khususnya bagi wilayah yang belum memiliki akses jaringan atau masih mengalami keterbatasan sinyal. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan konektivitas yang dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan layanan pemerintah di seluruh Indonesia,” ujar Andri dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026). Dari pernyataan tersebut, jelas terlihat bahwa semangat pemerataan digital menjadi motor utama di balik inisiatif besar ini.

Lebih lanjut, Andri menyampaikan bahwa konektivitas berbasis satelit LEO diharapkan mampu memberikan akses yang lebih stabil terhadap sistem administrasi kependudukan sehingga pelayanan publik tetap dapat berlangsung dengan lancar, termasuk di daerah yang belum terjangkau jaringan terestrial secara memadai. Dengan stabilitas yang ditawarkan oleh teknologi LEO, berbagai proses administrasi seperti perekaman data, verifikasi, hingga sinkronisasi database bisa dilakukan secara real-time tanpa hambatan yang berarti.

Persiapan Matang Melalui Pelatihan di Jakarta

Sebagai tahap awal implementasi program ambisius ini, Telkomsat dan Ditjen Dukcapil menggelar kegiatan sharing knowledge atau berbagi pengetahuan di Jakarta pada 27 Juli 2026. Kegiatan ini bukanlah sekadar acara seremonial biasa, melainkan sebuah langkah konkret untuk memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan di daerah. Acara tersebut diikuti oleh 50 kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil dari kabupaten-kabupaten yang menjadi penerima bantuan konektivitas berbasis satelit. Bayangkan, puluhan kepala dinas dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dengan semangat yang sama untuk membawa perubahan bagi masyarakat di daerahnya masing-masing.

Dalam pelatihan yang berlangsung interaktif tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai layanan MangoStar. Mulai dari proses instalasi dan konfigurasi perangkat, tata cara penggunaan layanan, hingga penanganan awal apabila terjadi gangguan pada jaringan satelit, semua dibahas secara tuntas. Para kepala dinas pun tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan karena mereka menyadari betul bahwa konektivitas yang andal akan sangat membantu tugas mereka dalam melayani masyarakat. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, diharapkan mereka dapat mengimplementasikan teknologi ini dengan baik dan segera merasakan manfaatnya.

Menyebar dari Sumatra hingga Papua

Menarik untuk dicermati bahwa sebanyak 50 daerah penerima bantuan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Ke-50 daerah ini seluruhnya masih masuk kategori blank spot atau memiliki kualitas sinyal telekomunikasi yang belum memadai untuk mendukung layanan digital. Artinya, selama ini masyarakat di wilayah tersebut harus bersusah payah mencari sinyal hanya untuk mengakses layanan publik yang seharusnya mudah dijangkau. Kini, dengan hadirnya solusi satelit LEO, ketimpangan digital antara daerah perkotaan dan pedesaan diharapkan dapat semakin terkurangi.

Pemanfaatan satelit LEO dinilai menjadi alternatif penting untuk menjangkau wilayah-wilayah tersebut karena teknologi ini tidak bergantung pada pembangunan menara telekomunikasi atau jaringan fiber optik yang membutuhkan waktu dan investasi besar. Berbeda dengan teknologi satelit geostasioner konvensional yang berada di ketinggian sekitar 36 ribu kilometer, satelit LEO berada pada ketinggian yang jauh lebih rendah yakni sekitar 500 hingga 2.000 kilometer di atas permukaan bumi. Akibatnya, sinyal yang dikirim dan diterima memiliki latensi yang lebih rendah dan koneksi yang lebih stabil, sehingga sangat cocok untuk mendukung aplikasi-aplikasi pemerintahan yang membutuhkan koneksi real-time.

Dengan konektivitas yang lebih merata, berbagai layanan administrasi kependudukan seperti perekaman KTP elektronik, pembaruan data penduduk, hingga berbagai layanan Dukcapil lainnya dapat diakses masyarakat secara lebih cepat dan berkelanjutan. Tidak ada lagi cerita warga yang harus berjalan kaki berjam-jam hanya untuk mengurus dokumen kependudukan karena kantor kecamatan tidak memiliki koneksi internet yang memadai. Akses yang mudah dan cepat terhadap layanan administrasi kependudukan akan mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, yang pada gilirannya akan memudahkan pemerintah dalam menyusun kebijakan berbasis data yang akurat.

SDM Unggul Kunci Keberhasilan

Sekretaris Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam, menilai kesiapan sumber daya manusia di daerah menjadi salah satu kunci keberhasilan implementasi teknologi tersebut. Apalah artinya teknologi canggih jika tidak didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan siap menggunakannya. Oleh karena itu, pelatihan kepada pemerintah daerah menjadi bagian penting yang tidak bisa dilewatkan sebelum layanan mulai dioperasikan secara penuh. Hani menekankan bahwa pemahaman yang baik tentang teknologi akan mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Ketersediaan jaringan komunikasi yang memadai merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Melalui kegiatan ini, kami berharap kepala dinas dari daerah penerima bantuan dapat memahami implementasi dan pengoperasian layanan secara menyeluruh, sehingga pemanfaatannya dapat mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat,” kata Hani. Harapan ini tentu saja menjadi semangat bersama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program inovatif ini.

Keberhasilan program ini tidak hanya akan dirasakan oleh masyarakat di 50 daerah penerima bantuan, tetapi juga menjadi model bagi pengembangan layanan serupa di daerah-daerah lain yang masih menghadapi tantangan konektivitas. Dengan terus meningkatnya cakupan dan kualitas layanan, Indonesia secara bertahap akan semakin mendekati cita-citanya untuk menjadi negara dengan ekosistem digital yang inklusif dan merata di seluruh pelosok Nusantara. Selamat untuk Telkomsat dan Ditjen Dukcapil, semoga langkah besar ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

Dakwaan Baru Terhadap Pavel Durov, Rusia Klaim Telegram Jadi Alat Rekrutmen Sabotase

Next Post

LX 7G100 Bukti Nyata Kemajuan GPU China, Meski Masih Jauh dari Puncak Persaingan

Next Post
Dakwaan Baru Terhadap Pavel Durov, Rusia Klaim Telegram Jadi Alat Rekrutmen Sabotase

LX 7G100 Bukti Nyata Kemajuan GPU China, Meski Masih Jauh dari Puncak Persaingan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Izin Impor Chip Nvidia H200 dari AS Sudah Turun, 10 Perusahaan China Malah Urungkan Niat

Sukses Raup Rp278 Triliun, Cisco Kembali Melakukan Efisiensi dengan PHK 4.000 Karyawan

6 months ago
Vivo V70 dan V70 Elite Resmi, Desain Mirip, Baterai Sama, Chipset Beda Kelas

Tak Ada Sinyal di Tengah Longsor, Fitur Satelit iPhone Jadi Penyelamat Enam Pemain Ski

8 months ago
Akses Grok AI Kembali Pulih di Indonesia Setelah Komitmen Perbaikan dari X Corp

Akses Grok AI Kembali Pulih di Indonesia Setelah Komitmen Perbaikan dari X Corp

9 months ago
Komdigi Mulai Verifikasi 14 Layanan Apple, Termasuk iMessage dan Safari”

Meta Rilis Brain2Qwerty v2, AI Penerjemah Sinyal Otak Tanpa Implan dengan Akurasi Meningkat

4 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Kode Etik Pemain Rasional Membaca Slot PG Soft Tanpa Terhipnotis Angka Volatilitas Itu Ritme Bukan Ramalan Cara Menyesuaikan Ekspektasi di PG Soft Simulasi Sebelum Eksekusi Menjadikan Mode Demo sebagai Cermin Gaya Bermain Duel Mekanik Mahjong Ways dan Wild Bandito di Mata Pemain yang Disiplin Kantong Aman Kepala Dingin Merancang Batas Sesi yang Tidak Menyesatkan Spin Cepat Keputusan Lambat Menguji Mitos Efisiensi di Tombol Turbo Matematika Bonus Mengapa Multiplier Besar Tak Selalu Sering Hadir Layar Sunyi Bukan Undangan Balas Dendam Latihan Mental di Fase Kering Ilusi Pola Gacor Cara Berpikir Kritis Saat RNG Bicara Lewat Statistik Ritme Jam Durasi dan Fokus Membangun Sesi Main yang Sadar Waktu RTP Tinggi Bukan Jaminan Menang Cara Membaca Peluang di Slot PG Soft Secara Rasional Volatilitas Dinamis Antara Sensasi dan Statistik di Game PG Soft Terbaru Dari Mode Demo ke Taruhan Nyata Checklist Temperamen Game PG Soft Sebelum Mulai Mahjong Ways vs Wild Bandito Peta Mekanik Simbol dan Ritme Permainan Manajemen Amunisi Rumus Sederhana Batas Kalah dan Target Menang di Slot PG Soft Fast Spin Efisiensi atau Jebakan Membaca Dampaknya pada Keputusan Bermain Free Spin dan Multiplier Mitos Untung Besar vs Realita Frekuensi Bonus Fase Kering dan Psikologi Pemain Cara Tetap Tenang Tanpa Mengejar Kerugian Membongkar Pola Gacor Mengapa Pola Tidak Mengalahkan RNG dan RTP Jam Main Durasi dan Fokus Membangun Sesi Bermain yang Lebih Terkendali di PG Soft
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Penyempurnaan Fitur Computer Use: GPT-6.1 Terra Resmi Mengudara dengan Efisiensi Tinggi
  • Sentil Isu Layar Retak, Samsung Buka-Bukaan Bandingkan Z Fold 8 dan iPhone Duo
  • Sony Hadirkan Sensor Lytia 720, Kunci Kamera HP Makin Canggih di Kondisi Gelap

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Penyempurnaan Fitur Computer Use: GPT-6.1 Terra Resmi Mengudara dengan Efisiensi Tinggi

Penyempurnaan Fitur Computer Use: GPT-6.1 Terra Resmi Mengudara dengan Efisiensi Tinggi

October 30, 2026
Sentil Isu Layar Retak, Samsung Buka-Bukaan Bandingkan Z Fold 8 dan iPhone Duo

Sentil Isu Layar Retak, Samsung Buka-Bukaan Bandingkan Z Fold 8 dan iPhone Duo

October 30, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In