Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home AI

DeepSeek V4 Dirilis di Tengah Sanksi AS, China Kini Punya Alternatif Nyata Pengganti Nvidia

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
April 29, 2026
in AI
0
Eskalasi Siber di Timur Tengah, Handala Hack Team Klaim Bobol Data Intelijen Israel
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Percaya atau nggak, China kini mulai menunjukkan taringnya dalam usaha lepas dari belenggu chip kecerdasan buatan (AI) buatan Amerika Serikat. Sebuah langkah nyata dan berani baru saja diumumkan oleh startup AI asal China, DeepSeek, yang secara mengejutkan merilis pratinjau model AI terbaru mereka. Hebatnya lagi, model ini sengaja dioptimalkan supaya bisa berjalan mulus di chip Ascend bikinan Huawei. Langkah ini menjadi bukti bahwa China tidak mau selamanya bergantung pada teknologi asing.

Table of Contents

Toggle
  • China Akhirnya Punya Jalan Keluar dari Dominasi Nvidia
  • Laporan Keamanan Siber: AI Buatan AS dan Inggris Disalahgunakan Iran untuk Tingkatkan Serangan Hacker
  • Tak Mau Kalah dari Anthropic, OpenAI Rilis Daybreak untuk Keamanan Siber Perusahaan
  • Performa Gila: Setara GPT-5 Tapi Pakai Chip Sendiri
  • Sanksi AS Memicu Perlawanan, DeepSeek Kena Tudingan Miring

China Akhirnya Punya Jalan Keluar dari Dominasi Nvidia

Para penggemar teknologi pasti bakal heboh! Model AI yang dinamai DeepSeek V4 ini berhasil menjadi “pintu darurat” sekaligus sinyal paling keras bahwa ekosistem AI China mulai beralih dari ketergantungan kronis terhadap sistem GPU kepunyaan Nvidia. Seperti yang kita tahu, selama bertahun-tahun, hampir semua model AI global, termasuk yang lahir di China, selalu mengandalkan ekosistem CUDA punya Nvidia untuk proses pelatihan maupun inferensi. Namun, kini pola ketergantungan itu diputus secara dramatis oleh DeepSeek karena mereka mengklaim V4 sudah menyelesaikan adaptasi inferensi di platform Ascend Huawei. Dengan kata lain, implementasi chip domestik buatan perusahaan China sendiri kini resmi beralih dari sekadar uji coba ke penerapan yang nyata dan praktis!

Related posts

Surface Laptop Ultra Hadir dengan Chip Nvidia RTX Spark dan Unified Memory Hingga 128 GB

Laporan Keamanan Siber: AI Buatan AS dan Inggris Disalahgunakan Iran untuk Tingkatkan Serangan Hacker

June 4, 2026
OpenAI Resmi Masuki Bisnis Konsultasi dan Implementasi AI, Setelah Anthropic Lebih Dulu Melangkah

Tak Mau Kalah dari Anthropic, OpenAI Rilis Daybreak untuk Keamanan Siber Perusahaan

May 14, 2026

Yang lebih keren lagi, DeepSeek V4 ternyata hadir dalam dua varian menggoda: Pro dan Flash. Varian Pro diposisikan sebagai versi paling canggih, sementara Flash yang lebih ringan siap melayani kebutuhan harian. Namun, yang paling menarik perhatian adalah untuk pertama kalinya DeepSeek berani menempatkan GPU Nvidia dan NPU Ascend kepunyaan Huawei dalam satu kerangka validasi perangkat keras. Mereka dengan percaya diri menyebut bahwa skema fine-grained expert parallelism yang mereka kembangkan sudah terverifikasi berjalan mulus di kedua platform besar tersebut. Bayangkan, sebuah lompatan teknologi yang membuat banyak pihak ternganga!

Tak heran jika Direktur Riset Semikonduktor dari firma konsultan Omdia, He Hui, langsung angkat bicara. Menurutnya, langkah berani ini jelas masuk dalam kategori “perkembangan besar” bagi industri AI China. “Chip Ascend milik Huawei adalah alternatif terbaik buatan dalam negeri terhadap Nvidia,” ujarnya dengan penuh keyakinan. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dukungan penuh terhadap DeepSeek V4 menjadi bukti nyata bahwa model AI papan atas China kini sudah bisa berjalan di perangkat keras buatan dalam negeri. Pernyataan ini tentu saja merupakan pukulan telak bagi dominasi asing selama ini.

Performa Gila: Setara GPT-5 Tapi Pakai Chip Sendiri

Dari sisi performa, DeepSeek dengan pede-nya mengklaim bahwa model V4 mampu memproses lebih dari satu juta token dalam satu waktu. Coba bayangkan, kapasitas konteks sebesar itu setara dengan model-model raksasa seperti GPT-5.4 dari OpenAI dan Claude Opus 4.6 dari Anthropic! Sebagai informasi sederhana, token sendiri merupakan satuan untuk menghitung jumlah karakter atau kata yang diproses atau dihasilkan oleh model AI. Jadi, dengan kemampuan ini, DeepSeek V4 bisa “membaca” dan “memahami” dokumen sepanjang novel tebal hanya dalam sekejap.

Bukan cuma soal kapasitas, model AI anyar ini juga diklaim membawa sejumlah peningkatan signifikan di area kemampuan agen, pengetahuan dunia, serta performa penalaran. Semua tolok ukur utama itu menjadi patokan penting dalam evaluasi AI generasi berikutnya. Sementara itu, untuk versi Pro, DeepSeek mengklaim bahwa produk mereka mampu menungguli model open-source lainnya, terutama dalam tolok ukur pengetahuan dunia. Hebatnya lagi, versi Pro ini hanya berada di bawah model tertutup Gemini-Pro-3.1 kepunyaan Google. Ini prestasi luar biasa untuk produk buatan China!

DeepSeek dengan tegas menyatakan bahwa V4 sangat cocok untuk pekerjaan AI berbasis agen (AI agents) karena model ini mampu mengeksekusi tugas yang jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar chatbot biasa. Bayangkan robot-robot pintar yang bisa merencanakan, mengatur, dan mengambil keputusan sendiri. Bahkan, saking dahsyatnya, model DeepSeek V4 langsung mendapat perhatian hangat di komunitas global. Terbukti, model ini tercatat menjadi salah satu yang paling cepat naik ke peringkat atas di platform Hugging Face, tempat favorit para developer untuk saling berbagi dan menjalankan model machine learning.

Namun, jangan buru-buru terpukau habis. Meskipun membawa segudang kemampuan canggih, model AI terbaru buatan DeepSeek ini masih belum mendukung kemampuan multimodal. Artinya, jangan harap V4 bisa membuat gambar atau video keren seperti beberapa model AI populer lainnya. Fitur untuk membuat konten visual belum tersedia, setidaknya untuk pratinjau kali ini.

Sanksi AS Memicu Perlawanan, DeepSeek Kena Tudingan Miring

Perkenalan pratinjau DeepSeek V4 ini terjadi di tengah panasnya pembatasan ekspor chip canggih oleh pemerintah Amerika Serikat. Alih-alih patah arang, justru tekanan dari luar negeri itu semakin mendorong China untuk memacu teknologi mandiri mereka. Ini adalah buah dari kebijakan swasembada yang selama ini digalakkan. Sementara itu, DeepSeek sendiri saat ini dilaporkan tengah menghadapi kritik tajam dari AS dan perusahaan pesaing. Mereka menilai kesuksesan DeepSeek adalah hasil dari pemanfaatan teknologi buatan AS. Sungguh tuduhan berat yang memicu perang opini di industri.

Namun, pihak perusahaan dengan tegas membantah semua tudingan miring tersebut. Mereka menyatakan tidak secara sengaja menggunakan data sintesis yang dihasilkan oleh perusahaan rivalnya, yaitu OpenAI. Meski begitu, DeepSeek tetap mengakui bahwa mereka memang menggunakan chip Nvidia dalam proses pengembangan. Sayangnya, mereka tidak menjelaskan secara rinci apakah chip yang digunakan termasuk yang terkena pembatasan ekspor dari AS. Satu hal yang pasti: dengan hadirnya DeepSeek V4, China kini punya “pintu keluar” yang sah dari bayang-bayang ketergantungan pada Nvidia. Dunia harus bersiap menyaksikan persaingan AI yang semakin seru!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: DeepseekTeknologi
Previous Post

Tin Can Laris di AS, Ratusan Ribu Keluarga Pilih Telepon Jadul Demi Kurangi Ketergantungan Gadget

Next Post

Microsoft Akhirnya Memberlakukan Skema Pensiun Dini Perdana dalam Sejarah Perusahaan

Next Post
Eskalasi Siber di Timur Tengah, Handala Hack Team Klaim Bobol Data Intelijen Israel

Microsoft Akhirnya Memberlakukan Skema Pensiun Dini Perdana dalam Sejarah Perusahaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Microsoft Akan Hentikan Dukungan untuk Office Versi Ini! Segera Cek dan Beralih Sekarang!

Microsoft Akan Hentikan Dukungan untuk Office Versi Ini! Segera Cek dan Beralih Sekarang!

1 year ago
AirPods Pro 3 Dibongkar: Cantik di Telinga

AirPods Pro 3 Dibongkar: Cantik di Telinga

12 months ago
Hadapi Aturan Data Lokal yang Ketat, Nutanix Luncurkan Platform Cloud Berdaulat Global

Hadapi Aturan Data Lokal yang Ketat, Nutanix Luncurkan Platform Cloud Berdaulat Global

9 months ago
Hugging Face Dikabarkan Akan Diakuisisi NVIDIA, Nilai Transaksi Tembus Rp 229 Triliun

Hugging Face Dikabarkan Akan Diakuisisi NVIDIA, Nilai Transaksi Tembus Rp 229 Triliun

3 weeks ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In