Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Proyek Ambisius 2Africa Meta Tersendat Imbas Konflik Iran-AS

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
March 18, 2026
in Berita
0
Proyek Ambisius 2Africa Meta Tersendat Imbas Konflik Iran-AS
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Proyek kabel bawah laut terpanjang di dunia yang membentang lebih dari 45.000 kilometer kini terancam macet di tengah laut. Bukan karena masalah teknis, melainkan karena panasnya konflik Iran versus Amerika Serikat yang sedang memanas di kawasan Timur Tengah.

Meta, perusahaan raksasa di balik WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Threads, terpaksa mengerem laju pembangunan proyek ambisius bernama 2Africa. Bloomberg pertama kali membongkar kabar ini dan langsung mengundang perhatian publik. Bayangkan, proyek sebesar ini harus berhadapan dengan situasi geopolitik yang kian tidak menentu.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Table of Contents

Toggle
    • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
    • Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
  • Proyek Hampir Rampung, tapi…
  • Ancaman Nyata bagi Internet Global
  • Perusahaan Teknologi Lain Jadi Korban
  • Masa Depan Konektivitas di Ujung Tanduk
  • Jalan Terjal Menuju Konektivitas Global
  • Harapan di Tengah Ketidakpastian

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

September 18, 2026

Timur Tengah memang sedang tidak baik-baik saja. Ketegangan antara Iran dan AS menciptakan efek domino ke berbagai sektor, dan kini giliran infrastruktur digital yang jadi korban. Meta bersama konsorsium perusahaan telekomunikasi global lainnya memimpin proyek 2Africa dengan tujuan mulia: menghubungkan 33 negara di Afrika, Eropa, dan Asia. Lebih dari 3 miliar orang bakal merasakan lonjakan kapasitas internet jika proyek ini rampung sesuai rencana.

Kapasitasnya gila-gilaan. Dengan 16 pasang serat optik, 2Africa sanggup mengalirkan data hingga 180 terabit per detik. Coba bayangkan, kekuatan sebesar itu cukup untuk menayangkan lebih dari 36 juta film HD secara bersamaan. Kalau kamu penggemar berat film, secara teori kamu bisa mengunduh sekitar 15.000 film panjang dalam waktu cuma satu detik! Luar biasa, kan?

Yang lebih keren lagi, 2Africa menjadi kabel bawah laut pertama yang sukses menyatukan Afrika bagian timur dan barat dalam satu sistem berkelanjutan. Kabel ini juga jadi jembatan digital yang menghubungkan benua Afrika dengan Timur Tengah, Asia Selatan, dan Eropa. Sayangnya, rencana besar ini kini harus berhadapan dengan realitas pahit di lapangan.

Proyek Hampir Rampung, tapi…

Sebenarnya, Meta sudah mengumumkan bahwa sistem inti kabel laut 2Africa tuntas pada akhir 2025. Namun, pekerjaan lanjutan dan berbagai aktivitas terkait proyek di kawasan Timur Tengah kini terhambat konflik yang masih berkecamuk. Akibatnya, sebagian pengerjaan terpaksa ditunda hingga situasi keamanan membaik.

Perusahaan teknologi ini jelas tidak mau mengambil risiko. Apalagi, jalur yang dilalui kabel 2Africa melewati titik-titik panas seperti Laut Merah dan Selat Hormuz. Kedua wilayah ini kini menjadi pusaran konflik yang sulit diprediksi. Akibatnya, para pekerja dan kapal-kapal khusus yang menggelar kabel tidak bisa beroperasi dengan leluasa.

Ancaman Nyata bagi Internet Global

Konflik di Timur Tengah ternyata tidak cuma mengganggu jalur perdagangan minyak dan gas. Infrastruktur internet global pun mulai goyang. Kabel bawah laut adalah urat nadi komunikasi dunia, karena hampir seluruh lalu lintas data internasional melewatinya.

Di Laut Merah saja, terdapat sekitar 17 kabel bawah laut yang mengangkut data antara Eropa, Asia, dan Afrika. Jika jalur-jalur ini terganggu, dampaknya bakal terasa di seluruh dunia. Koneksi internet antarwilayah bisa melambat drastis, latensi meningkat, dan layanan digital seperti cloud, streaming, hingga transaksi keuangan bisa mengalami gangguan parah.

Perbaikan kabel bawah laut juga bukan perkara mudah. Kapal khusus harus dikerahkan untuk mengangkat kabel dari dasar laut dan menyambungkannya kembali. Jika wilayah konflik tidak aman, proses perbaikan bisa tertunda berbulan-bulan. Ini berarti gangguan internet bisa berlangsung lama dan merugikan banyak pihak.

Perusahaan Teknologi Lain Jadi Korban

Meta bukan satu-satunya yang terkena imbas. Amazon Web Services (AWS) juga dilaporkan menghentikan sebagian operasionalnya setelah dua pusat data di Uni Emirat Arab terkena serangan drone. Satu fasilitas lain di Bahrain pun mengalami kerusakan akibat ledakan di sekitarnya. Informasi ini dihimpun dari laporan Bloomberg yang detail.

Situasi keamanan yang kacau membuat banyak perusahaan teknologi asal Amerika Serikat mengurangi aktivitas di kawasan Teluk. Mereka terpaksa menutup kantor sementara dan membatasi perjalanan dinas karyawan. Keputusan ini diambil demi keselamatan, meskipun berdampak pada operasional bisnis.

Masa Depan Konektivitas di Ujung Tanduk

Proyek 2Africa sejatinya dirancang untuk membawa perubahan besar. Dengan panjang lebih dari 45.000 kilometer, kabel ini bakal menjadi tulang punggung konektivitas masa depan. Meta dan konsorsiumnya ingin memastikan bahwa miliaran orang di negara berkembang mendapatkan akses internet cepat dan stabil.

Namun, ambisi besar itu kini terganjal realitas politik. Ketegangan Iran-AS menciptakan ketidakpastian yang sulit diatasi. Para ahli khawatir jika konflik berkepanjangan, pembangunan infrastruktur digital di kawasan strategis akan terhambat. Akibatnya, kesenjangan digital antara negara maju dan berkembang bisa semakin lebar.

Jangan lupa, kabel bawah laut bukan cuma soal kecepatan internet. Ini menyangkut ekonomi digital, pendidikan jarak jauh, telemedicine, hingga hiburan. Jika proyek seperti 2Africa tertunda, masyarakat di Afrika dan Asia Selatan yang paling dirugikan. Mereka harus menunggu lebih lama untuk menikmati konektivitas setara dengan negara maju.

Jalan Terjal Menuju Konektivitas Global

Timur Tengah memang selalu menjadi kawasan rawan konflik. Namun, kali ini dampaknya merembet ke ranah digital yang sebelumnya dianggap aman. Kabel bawah laut yang membentang di dasar laut ternyata tidak kebal dari gejolak politik di permukaan.

Perusahaan seperti Meta dan AWS kini dihadapkan pada dilema besar. Di satu sisi, mereka ingin melanjutkan ekspansi dan memperkuat infrastruktur global. Di sisi lain, keselamatan karyawan dan aset perusahaan harus diutamakan. Menunda proyek mungkin jadi pilihan paling bijak, meskipun merugikan secara bisnis.

Situasi ini mengingatkan kita bahwa internet global sesungguhnya rapuh. Ketergantungan pada jalur-jalur sempit seperti Laut Merah dan Selat Hormuz menciptakan titik rawan yang bisa dimanfaatkan atau terganggu oleh konflik. Ke depan, mungkin perlu ada diversifikasi jalur kabel agar risiko seperti ini bisa diminimalkan.

Harapan di Tengah Ketidakpastian

Meskipun proyek 2Africa tersendat, Meta dan konsorsiumnya belum menyerah. Mereka terus memantau situasi dan siap melanjutkan pembangunan jika kondisi memungkinkan. Sistem inti yang sudah selesai setidaknya bisa beroperasi, meskipun belum optimal.

Kita semua berharap konflik di Timur Tengah segera mereda. Bukan cuma demi kelancaran proyek kabel laut, tapi juga demi kemanusiaan. Perang dan ketegangan politik hanya membawa kerugian bagi semua pihak, termasuk masa depan konektivitas global.

Jadi, lain kali saat kamu streaming film atau video call dengan teman di luar negeri, ingatlah bahwa di balik layar ada ribuan kilometer kabel bawah laut yang berjuang menghadirkan koneksi. Dan sayangnya, perjuangan itu kini terhambat oleh panasnya politik Timur Tengah. Semoga situasi cepat membaik, agar internet global kembali lancar tanpa hambatan.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: InternetIran
Previous Post

Investasi AI Membengkak, Atlassian Ambil Keputusan Sulit: PHK 1.600 Karyawan

Next Post

Instagram Hentikan Layanan Enkripsi End-to-End di Fitur Pesan Mulai Mei 2026

Next Post
Proyek Ambisius 2Africa Meta Tersendat Imbas Konflik Iran-AS

Instagram Hentikan Layanan Enkripsi End-to-End di Fitur Pesan Mulai Mei 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Tecno Pova 8 Andalkan Baterai 8.000 mAh dan Alive Matrix Display di Modul Belakang

Berdasarkan Simulasi EA Sports, Spanyol Diprediksi Juara Piala Dunia 2026

3 months ago
7 Tahun Berturut-turut Cellebrite, Perusahaan Israel Spesialis Pembobol Ponsel, Jadi Andalan FBI

7 Tahun Berturut-turut Cellebrite, Perusahaan Israel Spesialis Pembobol Ponsel, Jadi Andalan FBI

6 months ago
Ventuno Q Jadi SBC Terbaru Qualcomm dengan Dukungan Ekosistem Arduino

Tarif Impor Trump Dinyatakan Ilegal, Nintendo Minta Kompensasi

6 months ago
Usai Banyak Laporan Gagal Boot, Microsoft Akui dan Investigasi Masalah Update Windows 11

Usai Banyak Laporan Gagal Boot, Microsoft Akui dan Investigasi Masalah Update Windows 11

8 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In